MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 30 September 2016 - 18:06:32 WIB

Pasca Erupsi Barujari, 44 Pendaki Belum Tercatat Keluar dari Gunung Rinjani

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Yadin Black - Dibaca: 1459 kali



Mataram, MapalaPTM.com (30/9) - Data wisatawan yang tercatat masuk kawasan Gunung Rinjani sebelum terjadinya aktivitas Gunung Barujari, belum sama dengan yang keluar dari kawasan itu setelah erupsi terjadi.
 
44 orang wisatawan belum tercatat keluar dari kawasan itu, dari 464 orang yang tercatat masuk di kawasan TNGR sebelum terjadinya aktivitas tanggal 27 September lalu.
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, H Muhammad Rum menyampaikan, pihaknya bersama tim dari unsur Basarnas, TNGR dan Kepolisian terus melakukaan pendataan jumlah Wisman dan Wisnus yang sudah masuk dikawasan Gunung Rinjani untuk diminta keluar minimal sejauh radius 3,5 kilo meter.
 
Jumlah Wisatawan yang sempat masuk tracking mulai tanggal 25 September 2016 melalui pintu Sembalun, wisman 86 orang, wisnus 30 orang. pintu Senaru 16 orang wisman.
 
Tanggal 26, yang masuk melalui melalui pintu Sembalun Wisman 136 orang, Senaru 38 orang. Sementara Wisnus pintu Sembalun, 18 orang dan tanggal 27 yang masuk lewat pintu Sembalun, Wisman 112 orang, pintu Senaru 20 orang dan Wisnus pintu Sembalun 8 orang.
 
"Untuk yang keluar tanggal 28 September Wisman dari pintu Sembalun, 65 orang, Senaru 99 orang. Untuk Wisnus pintu Sembalun 41 orang, Senaru 7 orang dan tanggal 29 September Wisman keluar lewat Sembalun 18 orang. Artinya yang masuk 464 orang sedangkan keluar 420 orang tersisa 44 orang," ungkapnya, (30/9)
 
 
Terjadi selisih jumlah wisatawan masuk dengan yang keluar. Diperkirakan keluar tidak melalui pintu Sembalun atau Senaru atau masih ada disekitar pos-pos yang ada yang terdekat dengan kaldera yang berjarak 3,5 kilometer. Sehingga keberadaan mereka masih ditolelir karena dianggap steril yaitu berada lebih dari radius 3 kilometer dari kaldera.
 
BPBD NTB berharap agar masyarakat yang merasa ada anggota keluarganya yang diketahui menuju Rinjani dan belum kembali, untuk segera melapor. Akan tetapi pihak BPBD menduga kuat mereka telah keluar melalui jalur yang tidak resmi. Karena dikawasan TNGR banyak sekali jalur tikus.
 
Ditambahkan Rum, berdasarkan laporan aktivitas gunung api tertanggal 29 September 2016 pukul 00.00-24.00 wita dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Kondisi terlapor, cuaca cerah berawan, suhu udara 14-31 derajat celcius, kelembaban udara 84-89 persen, tekanan udara tidak ada, curah hujan 0 mm, kecepatan angin lemah, arah angin barat, kenampakan gunung jelas, tinggi asap 0 meter diatas puncak, warna asap tidak ada, intensitas asap tidak ada, keterangan visuallainnya nihil. 
 
Sedangkan, kegempaan tektonik jauh jumlah 5, amplitudo 3- 20 mm, S-P 12-12 detik, durasinya 25-105 detik. Kegempaan vulkanik dangkal jumlah 1, amplitudo 5 mm, durasinya 5 detik.
 
"Kesimpulan dari poin 1 dan 2 bahwa status masih dalam level 2 (waspada)," pungkasnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Yadin Black - Mapala UMM Lombok
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Fanspage @facebook: MapalaPTM.Com
#Hastag: #MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Korban Gagal di Evakuasi, Jasad kembali Hanyut dalam arus deras Sungai Cimanuk
Tim SAR Kerahkan Drone, Pencarian 19 Korban Hilang Banjir Bandang Garut masih Nihil
Tim SAR Gabungan kembali temukan 1 Jenazah lagi korban Banjir Bandang Garut
Tanggap Darurat diperpanjang, Tim SAR MapalaPTM kirim Tambahan Personel & Bantuan Logistik
Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Garut diperpanjang hingga 5 Oktober



IP Anda Adalah: 54.90.237.148

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2824303)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46597)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42551)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33280)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30416)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30322)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29812)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29510)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25175)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24241)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23983)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21105)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20414)

AOC II, Aldakawanaseta Universitas Dian Nuswantoro Semarang Kembali Menggelar Kejuaraan Orienteering

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina