MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 01 Oktober 2016 - 09:33:25 WIB

Berstatus Waspada menjadi Siaga, Kunjungan Wisatawan ke Gunung Bromo dibatasi

Kategori: Gunung Hutan Diposting oleh : Miranda Kayla - Dibaca: 1095 kali



Probolinggo, MapalaPTM.com (1/10) - Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membatasi jarak kunjungan wisata Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut seiring dengan statusnya yang meningkat dari waspada menjadi siaga.
 
Dengan perubahan status dari waspada menjadi siaga tersebut maka kunjungan ke Gunung Bromo dibatasi.
 
"Sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), maka kegiatan kunjungan wisata TNBTS di sekitar Gunung Bromo hanya diperbolehkan sampai dengan radius 2,5 kilometer dari kawah aktif Bromo," kata Kepala Subbagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Antong Hartadi saat dihubungi dari Probolinggo, Sabtu (1/10).
 
PVMBG menaikkan status Gunung Bromo yang berada di perbatasan Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang dari waspada (Level II) menjadi siaga (Level III) terhitung sejak 26 September 2016 pukul 06.00 WIB. "Pihak Balai Besar TNBTS menutup seluruh kawasan kaldera lautan pasir Gunung Bromo untuk semua aktivitas, namun wisatawan masih diperbolehkan berkunjung di sejumlah titik yang ditentukan," tuturnya.
 
Menurutnya, batas wisatawan yang masuk dari Kabupaten Probolinggo dibatasi hanya sampai Cemorolawang, sedangkan wisatawan dari Wonokitri Kabupaten Pasuruan dibatasi hanya sampai Penanjakan saja. "Untuk wisatawan yang masuk dari arah Malang dan Lumajang diperbolehkan hanya sampai batas Jemplang karena batas tersebut merupakan jarak aman sesuai dengan rekomendasi PVMBG yakni radius 2,5 kilometer," katanya.
 
 
Ia menjelaskan pihaknya sudah menyampaikan pengumuman batas kunjungan wisatawan Gunung Bromo tersebut kepada sejumlah pihak dan sudah mengumumkan melalui situs resmi TNBTS, agar diketahui masyarakat luas. "Pembatasan jarak kunjungan wisata Gunung Bromo itu berlaku sejak 27 September 2016 hingga batas waktu yang tidak ditentukan dan sudah ada rambu-rambu larangan untuk masuk kaldera. Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan PVMBG terkait dengan aktivis Gunung Bromo tersebut," ujarnya.
 
Meskipun Gunung Bromo berstatus siaga, pengunjung tetap bisa berwisata untuk melihat eksotisme erupsi Gunung Bromo di kawasan Pananjakan-Pasuruan, Cemorolawang-Probolinggo dan Argosari-Lumajang dengan tetap mematuhi rekomendasi PVMBG. Data TNBTS mencatat total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara di Gunung Bromo dan Semeru selama Januari-Agustus 2016 sebanyak 184.109 orang dengan rincian sebanyak 168.448 wisatawan domestik dan 15.661 wisatawan mancanegara. Sementara itu, BPBD Probolinggo bersama sejumlah instansi terkait menyiagakan posko terpadu di Cemaralawang yang berada di dekat pintu masuk kaldera lautan pasir Gunung Bromo.
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Antara

-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Fanspage @facebook: MapalaPTM.Com
#Hastag: #MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Peringatan Malam Satu Suro, Pengawasan Pendakian Gunung Merbabu diperketat
Pasca Erupsi Barujari, 44 Pendaki Belum Tercatat Keluar dari Gunung Rinjani
Korban Gagal di Evakuasi, Jasad kembali Hanyut dalam arus deras Sungai Cimanuk
Tim SAR Kerahkan Drone, Pencarian 19 Korban Hilang Banjir Bandang Garut masih Nihil
Tim SAR Gabungan kembali temukan 1 Jenazah lagi korban Banjir Bandang Garut



IP Anda Adalah: 54.80.8.44

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852599)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47029)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43921)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33724)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31985)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30857)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30181)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30171)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25646)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25524)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24355)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22084)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20813)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest