MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 01 Oktober 2016 - 11:19:55 WIB

Saat Mulai Petang Jalur Pendakian Pos I di Gunung Ciremai dihebohkan Suara Macan

Kategori: Gunung Hutan Diposting oleh : Christy - Dibaca: 4053 kali



Kuningan, MapalaPTM.com (1/10) - Para pendaki dan pengelola pendakian Gunung Ciremai akhir -akhir ini sering mendengar suara macan dari kawasan Pos 1 Cigowong jalur pendakian Ciremai lewat Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan atau di ketinggian sekitar 1.450 meter diatas permukaan laut (mdpl).
 
Informasi yang dihimpun KC, Kamis (29/9/2016), menyebutkan, para pengelola dan pendaki sering mendengar suara macan setiap malam hari mulai pukul 18.00 WIB. Bahkan, salah seorang pengelola beberapa tahun lalu sempat melihat wujud macan tersebut. Macan yang dilihatnya itu berwarna hitam dan berada disekitar lembah blok Kinina sebelum Pos 1 Cigowong.
 
Anggota pengelola pendakian Gunung Ciremai jalur Palutungan, Nana Kusna mengatakan, sejak ramainya pendakian dan warung di Pos 1 Cigowong suara macan itu selalu terdengar dan berputar – putar arah setiap selepas pukul 18.00 WIB atau ketika hari mulai petang.
 
“Saya mengasumsikan mungkin macan sudah merasa terusik dengan banyaknya keramaian. Kemungkinan dengan adanya suara macan itu merupakan peringatan agar jangan sampai mengusik kawasannya, meskipun keberadaan macan itu dipastikan tidak apa – apa. Beberapa tahun yang lalu saya sempat melihatnya langsung seekor macan berwarna hitam,” ungkap Nana Kusna.
 
Hal yang sama dikemukakan anggota pengelola pendakian Gunung Ciremai jalur Palutungan lainnya, Endun. Menurutnya, dia juga sempat mendengar suara macan dan melihatnya di jalur pendakian Pos 1 Cigowong setiap malam hari. Hanya saja pihaknya tidak bisa membedakan antara suara macan kumbang dan macan tutul, apalagi macan lodaya.
 
“Kalau saya sering melihat macan itu ketika Gunung Ciremai statusnya sudah beralih menjadi Taman Nasional. Ketika itu memang tidak terdengar suaranya. Namun terdengar seperti yang sedang minum air dan macan berkeliarannya saat musim peralihan dari musim kemarau ke hujan setiap malam hari mulai pukul 18.00 WIB di sekitar kawasan Pos 1 Cigowong,” tuturnya.
 
 
Sementara itu, Tenaga Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Gunung Ciremai, Idin Abidin mengatakan, akhir – akhir ini memang banyak sekali laporan dari para pengelola dan pendaki Gunung Ciremai khususnya dari jalur Palutungan bahwa mereka kerap mendengar suara macan.
 
“Atas dasar laporan itu kami akan melakukan pengamatan dengan memasang kamera jebakan (trap). Meskipun beberapa tahun kebelakang kami juga sempat menemukan jejak telapak seperti macan dan bangkai kijang seperti bekas terkaman macan karena paha kijang habis,” katanya.
 
Keberadaan macan ini diyakini Idin menunjukkan bahwa populasinya masih ada. Sebab saat pihaknya melakukan pengamatan di kawasan lereng utara Ciremai menggunakan kamera jebakan berhasil merekam keberadaan macan tersebut. Sedangkan untuk di kawasan Cigowong, pengamatannya belum dan baru akan dilakukan setelah banyaknya laporan suara macan.
 
“Meskipun populasi macan itu ada di dekat kawasan jalur pendakian khususnya di Palutungan, namun tidak akan langsung menerkam. Karena sejatinya hewan tersebut dari jarak 2 kilometer sudah mencium aroma manusia dan mangsa. Selain itu juga, macan liar berusaha menghindar dari manusia, kecuali kalau ada manusia yang mengganggu habitat serta anak-anaknya,” kata Idin.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: KabarCirebon
 
-Portal Berita Petualang-
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Fanspage @facebook: MapalaPTM.Com
#Hastag: #MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Berstatus Waspada menjadi Siaga, Kunjungan Wisatawan ke Gunung Bromo dibatasi
Peringatan Malam Satu Suro, Pengawasan Pendakian Gunung Merbabu diperketat
Pasca Erupsi Barujari, 44 Pendaki Belum Tercatat Keluar dari Gunung Rinjani
Korban Gagal di Evakuasi, Jasad kembali Hanyut dalam arus deras Sungai Cimanuk
Tim SAR Kerahkan Drone, Pencarian 19 Korban Hilang Banjir Bandang Garut masih Nihil



IP Anda Adalah: 54.90.237.148

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2824303)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46597)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42551)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33280)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30416)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30322)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29812)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29510)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25175)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24241)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23983)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21105)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20414)

AOC II, Aldakawanaseta Universitas Dian Nuswantoro Semarang Kembali Menggelar Kejuaraan Orienteering

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina