MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 06 Oktober 2016 - 15:35:24 WIB

Junko Tabei, Wanita yang Pertama Kali menjajaki Puncak Everest Gunung Tertinggi di Dunia

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Melly - Dibaca: 1759 kali



Kathmandu, MapalaPTM.com (6/10) - Adalah Junko Tabei, yang menorehkan namanya sebagai wanita pertama penakluk gunung tertinggi di dunia, Mount Everest. Meski melalui rute berbeda dari para pendahulunya, ia sukses menjajaki atap dunia itu.
 
Dilansir dari History Channel, Junko mencapai puncak Gunung Everest melalui rute tenggara. Jalur yang sama dengan pendahulunya, Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay yang dicapai pada tahun 1953.
 
Pendaki asal Jepang ini berpetualang bersama tim yang digagas koran Yomiuri Shimbun dan Nihon Television.
 
Tim berisi 15 wanita -- termasuk Tabei -- kemudian menjalani masa pelatihan yang panjang sebelum memulai ekspedisi pada awal tahun 1975. Setelah itu mereka menuju Kathmandu, Nepal dan menemui 9 orang sherpa lokal untuk membimbing perjalanan ke puncak gunung tertinggi di dunia.
 
Pada awal Mei 1975, perempuan-perempuan itu berkemah di ketinggian 6.300 meter gunung yang juga dikenal dengan nama Sagarmatha. Namun tiba-tiba longsoran salju melanda perkemahan mereka. Mereka pun terkubur di bawah salju.
 
Tabei bahkan dilaporkan kehilangan kesadaran selama kurang lebih 6 menit. Hingga sherpa menggali timbunan salju yang menguburnya.
 
Tabei tak menyerah, ia kemudian melanjutkan ekspedisinya ke ketinggian 8.763 meter di selatan Puncak Gunung Everest. Titik pemberhentian terakhir sebelum mencapai puncak 8.848 meter.
 
"Ketika aku menyadari tantangan berikutnya, aku shock dan marah," kata Tabei seperti dikutip dari Japan Times kala itu.
 
Selain harus menghadapi tekanan mental dan fisik dalam pendakian, Tabei harus menghadapi medan yang berat. Yakni tebing curam berlapis es yang merupakan pembatas antara Nepal dan China. Namun ia tahu tak bisa mundur.
 
"Aku tak tahu harus menghadapi itu, meskipun aku membaca semua catatan tentang ekspedisi ke Gunung Everest. Aku begitu marah terhadap para pendaki sebelumnya, yang tidak memberi peringatan tentang medan curam yang harus dilintasi," kenang Tabei.
 
Berkat usahanya yang keras, tepat 12 hari setelah longsoran salju menguburnya, Tabei menjadi wanita pertama yang mencapai puncak gunung setinggi 29.035 kaki di atas permukaan laut bersama sang sherpa, Ang Tshering.
 
"Aku tak pernah merasa setegang ini sepanjang hidupku. Aku merinding ketika semuanya berakhir," tutur Tabei.
 
 
Kini, kesuksesan wanita lulusan Showa Women University jurusan Bahasa dan Sastra Inggris itu dijadikan simbol kesetaraan dan kebebasan perempuan di Negeri Sakura.    
 
Sebelum Tabei, pendaki asal Selandia Baru, pada 1953 Edmund Hillary dan pemandunya asal suku Sherpa di Nepal, Tenzing Norgay berhasil menjadi manusia pertama yang mencapai Gunung Everest di ketinggian 8.848 meter pada 29 Mei 1953.
 
Keberhasilan keduanya memicu pendaki lainnya untuk melakukan hal sama. Pada tahun 1960, ekspedisi dari China berhasil menaklukkan gunung ini dari sisi Tibet. Dilanjutkan dengan James Whittaker di tahun 1963 sebagai warga Amerika Serikat pertama yang menginjakkan kaki di puncak Everest.
 
Peristiwa menarik juga terjadi di belahan bumi lain pada tanggal sama tahun 1770, yakni digelarnya pernikahan Marie Antoinette dengan Louis-Auguste yang kelak menjadi Raja Prancis. Kala itu Antoinette masih berusia 14 tahun, sementara Auguste setahun lebih tua darinya.
 
Sedangkan pada 16 Mei 1929, merupakan tanggal dilangsungkannya perhelatan pertama Academy Awards di Hollywood, AS. Sebuah ajang bergengsi bagi para insan perfilman.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: History Channel - Japan Times
 
-Portal Berita Petualang-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Twitter: @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Halaman di facebook: MapalaPTM.Com
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Kronologis Meninggalnya Pendaki Jakarta di Landengan Dowo Lereng Gunung Semeru
Pendaki asal Jakarta Timur telah ditemukan Meninggal di Lereng Gunung Semeru
Kram Kaki - Asma dan Hipotermia, Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki di Gunung Lawu
Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter
Saat Mulai Petang Jalur Pendakian Pos I di Gunung Ciremai dihebohkan Suara Macan



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802852)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa