MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 24 Januari 2017 - 13:00:12 WIB

Bertambah Lagi Korban Meninggalnya Saat Ikuti Diksar di Gunung Lawu Menjadi Tiga Mahasiswa UII

Kategori: Berita Diposting oleh : Citra - Dibaca: 697 kali



Yogyakarta, MapalaPTM.com (24/1) - Tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang tewas usai mengikuti pendidikan dan latihan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) diduga mengalami tindak kekerasan sebelum kematiannya.
 
Dugaan ini didapat dari investigasi yang dilakukan oleh UII sejak Sabtu, 21 Januari 2017. Tak cuma itu, dugaan ini juga dikuatkan oleh pengakuan rekan tiga korban yang juga mengikuti kegiatan serupa.
 
Menurut Rektor UII, Harsoyo, upaya investigasi dan pendalaman informasi terus dilakukan pihaknya. Ia memastikan jika memang dugaan itu kemudian terbukti maka akan ada tindakan tegas.
 
"UII berkomitmen untuk penegakan hukum dan siap membantu melancarkan jalannya penyelidikan oleh pihak berwenang," kata Harsoyo, Selasa, 24 Januari 2017.
 
Hingga kini, UII masih mengupayakan langkah antisipasi dampak terhadap 34 peserta pendidikan Mapala lainnya. UII telah berkomunikasi intensif dan mendorong peserta melakukan pemeriksaan kesehatan ulang secara menyeluruh.
 
Terutama jika ada indikasi tidak wajar pada kesehatan peserta. "Kita juga menyiapkan krisis center bagi peserta dan pihak keluarga," katanya.
 
Sebelumnya, ada tiga orang mahasiswa UII yang meninggal usai mengikuti pendidikan dan latihan yang diselenggarakan Mapala UNISI di Gunung Lawu sejak 13 Januari hingga 20 Januari 2017 dengan total peserta 37 orang.
 
Masing-masing mahasiswa itu yakni, Muhammad Fadli (19), Syait Asyam (19) dan Ilham Nurfadmi Listia Adi (20). Ketiganya diduga keletihan akibat kegiatan yang diikutinya dan kemudian meninggal usai pendidikan.
 
 
Pengakuan Korban Sebelum Meninggal
Ilham Nurfadmi Listia Adi (20), mahasiswa Universitas Islam Indonesia yang meninggal dunia tengah malam tadi, mengaku sempat dipukuli saat mengikuti kegiatan Great Camping Pendidikan Dasar Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam.
 
Ilham menceritakan hal itu kepada pamannya, Bambang Supringgo (50), setelah korban pingsan dan dibawa ke Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 00.00 WIB tengah malam tadi.
 
Bambang mengatakan, setelah mengikuti kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) UII, Ilham sempat diperiksa dan dirawat di Jogja International Hospital. Setelah itu, korban menjalani rawat jalan dan pulang ke tempat indekos.
 
Namun, saat pulang ke tempat indekosnya pada Senin (23/1/2017), korban tiba-tiba pingsan. Ia kemudian dibawa oleh ibu tempat indekos ke RS Bethesda Yogyakarta.
 
Tak lama kemudian, Bambang menjenguk keponakannya tersebut di rumah sakit.
 
"Saya lihat ada luka di tangannya, kaki. Di kepala juga ada luka, perutnya membesar," kata Bambang, Selasa (24/1/2017).
 
Ketika itu, Ilham sempat bercerita tentang apa yang dialami saat di kegiatan Mapala UII. Korban mengaku sempat dipukuli.
 
"Sempat cerita kemarin. Cerita kalau perutnya dipukuli," kata Bambang.
 
Hingga kini, sudah ada tiga mahasiswa yang meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan Diksar Mapala UII di Gunung Lawu, Lereng Selatan, Tawangmangu, pada 13-20 Januari 2017.
 
Selain Ilham, dua mahasiswa yang meninggal dunia adalah Muhammad Fadhli dari Fakultas Teknik Elektro dan Syaits Asyam dari Fakultas Teknik Industri.
 
Syaits Asyam meninggal dunia pada Sabtu (21/1/2017) setelah sempat mendapat perawatan di RS Bethesda Yogyakarta.
 
Dalam jumpa pers, Senin (23/1/2017) kemarin, Wakil Ketua Rektor UII Bidang Kemahasiswaan Abdul Jalil mengatakan akan mengevaluasi kegiatan tersebut. Saat ini, UII menghentikan sementara semua kegiatan kemahasiswaan di luar ruang.
 
Ayah Korban Melaporkan Ke Kepolisian
Safii (58), warga Pringgasela Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, melaporkan dugaan kekerasan yang menyebabkan kematian putranya bernama Ilham Nurpadmy Listia Adi (20) ke Mapolda DIY, Selasa (24/1/2017).
 
Ilham merupakan mahasiswa UII yang beberapa hari lalu menjadi peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala UNISI Mahasiswa UII Yogyakarta.
 
Kegiatan merenggut dua nyawa itu digelar di Hutan Tlogodringo Desa Gondosuli Tawangmangu Karanganyar.
 
Bekas luka di sekujur tubuh menjadi kecurigaan keluarga atas penyebab kematiannya.
 
"Baru saja bapaknya (Safii) laporan, berdua ditemani saudaranya. Prinsipnya karena kita mengadu dimanapun boleh. Masalah nanti mau dilimpahkan ke (Polres) Karanganyar itu nanti akan dikoordinasikan," ungkap Kompol Eko Rahardjo Ka Jaga SPKT Polda DIY.
 
Dalam laporan itu, Safii mengungkapkan semenjak Selasa (17/1/2017) pekan lalu korban mengikuti kegiatan Diksar Mapala Unisi UII Yogyakarta.
 
Selama kegiatan itu pihak keluarga tidak pernah mendapatkan kabar dari korban.
 
Hingga kemudian, Senin (23/1/2017) pukul 08.30, korban memberitahu keberadaannya di kos kepada Azizan Zohiri (27), mahasiswa yang beralamat sama dengan korban.
 
Saat itu korban meminta saksi untuk menjenguk keadaannya di kos. Akan tetapi sesampainya saksi di tempat kos itu, korban tidak ada ditempat.
 
Saksi selanjutnya diberitahu jika korban berada di RS Bethesda. Saksi selanjutnya menuju rumah sakit tersebut.
 
Ketika itu saksi melihat jika korban dalam kondisi mengalami luka di sekujur tubuh. Tak berselang lama, Senin pukul 23.34, korban menghembuskan nafas terakhirnya.
 
"Kita sudah berkoordinasi dengan Ditreskrimum (Polda DIY). Rencananya akan di BAP dulu, nanti akan dikoordinasikan dengan Polres Karanganyar," pungkas Eko.
 
 
 
 
 
 
Sumber: Viva - Kompas
 
-Portal Berita Petualang-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Portal Berita: MapalaPTM.com 
#Outdoor Gear: Warung.MapalaPTM.com
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Tanpa Oksigen Tambahan, Pendaki Spanyol Dievakuasi dari Gunung Everest Akibat Kekurangan Oksigen
Tim Ekspedisi Vinson Massif Antartika Putri Indonesia asal Mahitala Bandung Telah Tiba di Tanah Air
Meninggalnya 2 Mahasiswa Saat Diksar, Kampus UII Hentikan Sementara Semua Kegiatan di Luar Kampus
Sebelum Meninggal, Mahasiswa UII Sebut Nama Penganiaya Saat Diksar di Gunung Lawu
Warga Kerinci Keberatan Adanya Pembukaan Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan, Sumbar



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802853)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa