MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 24 Januari 2017 - 18:25:32 WIB

Dinas Parawisata Probolinggo Tertibkan Tarif Kendaraan Wisata Jeep dan Kuda di Gunung Bromo

Kategori: Travel Diposting oleh : Yulia - Dibaca: 1518 kali



Probolinggo, MapalaPTM.com (24/1) - Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mulai menertibkan tarif kendaraan wisata baik jeep maupun kuda di kawasan Gunung Bromo karena ada keluhan dari wisatawan.
 
"Alhamdulillah semua bisa berkumpul untuk membahas bersama tentang tarif angkutan wisata di kawasan Gunung Bromo yang sudah disepakati, sehingga tidak bisa lagi mereka menarik tarif seenaknya," kata Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko di Probolinggo, Selasa.
 
Menurutnya penentuan tarif tertuang dalam surat yang disepakati oleh Disporaparbud, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sukapura, paguyuban kendaraan jeep, dan paguyuban kuda beberapa hari lalu.
 
"Penertiban tarif kendaraan jeep dan kuda itu sebagai tindak lanjut dari keluhan wisatawan terhadap operator jeep Bromo yang memainkan tarif angkutan di sana," katanya.
 
Dari pertemuan itu, lanjut dia, terungkap selama ini belum ada tarif resmi yang dipatenkan untuk angkutan wisata Gunung Bromo yang merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Jawa Timur tersebut.
 
"Setelah adanya kesepakatan itu, maka semua operator wajib tunduk dan melaksanakan kesepakatan tersebut. Jika melanggar aturan tarif yang  telah disepakati, maka operator akan dicoret sebagai angkutan wisata Bromo," katanya menegaskan. 
 
Ia menjelaskan kesepakatan tarif baru itu sudah ditandatangani bersama baik dari forkopimka, paguyuban jeep dan taft maupun paguyuban kuda, bahkan dalam surat kesepakatan bersama tersebut juga dijelaskan perihal sanksinya.
 
"Wisatawan yang merasa ditipu atau dikenai tarif yang tidak sesuai, maka bisa melapor ke kantor pusat informasi pengunjung di Bromo," ujarnya.
 
Ia menjelaskan operator angkutan wisata Bromo yang "nakal" atau melanggar kesepakatan tarif maka akan dikenai sanksi yakni sanksi pertama, operator tidak boleh mengangkut penumpang wisata Bromo selama satu bulan. 
 
"Jika kembali melanggar, maka dicabut atau dicoret sebagai angkutan wisata Gunung Bromo, sehingga mereka sudah tidak boleh jalan atau mengangkut penumpang di Bromo," katanya menambahkan.
 
Tarif jeep, rute Ngadisari-Lautan Pasir pulang-pergi (PP) pada hari biasa Rp200 ribu, sedangkan akhir pekan dan hari libur Rp250 ribu; kemudian rute Ngadisari-Seruni Point (PP) Rp200 ribu untuk hari biasa, sedangkan akhir pekan dan hari libur Rp250 ribu.
 
Kemudian rute Ngadisari-Penanjakan I (PP) pada hari aktif Rp350 ribu, kemudian akhir pekan dan hari libur Rp400 ribu; rute Ngadisari-Penanjakan I-Savana-Pasir Berbisik (PP) Rp550 ribu pada hari biasa, dan akhir pekan atau hari libur Rp600 ribu.
 
Sedangkan tarif kuda, rute Lautan Pasir-tangga Bromo (PP) pada hari biasa Rp100 ribu dan Rp125 ribu untuk akhir pekan dan hari libur. Rute parkir Seruni Point- Puncak Seruni (PP) Rp100 ribu pada hari biasa dan Rp125 ribu untuk akhir pekan atau hari libur; rute Lava View-Bukit Mentigen pada hari biasa Rp50 ribu dan Rp75 ribu untuk akhir pekan atau hari libur.
 
 
 
 
 
 
Sumber: Antara
 
-Portal Berita Petualang-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Portal Berita: MapalaPTM.com 
#Outdoor Gear: Warung.MapalaPTM.com
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Kondisi Dua Korban di Rumah Sakit Sebelum Meninggal Setelah Ikuti Diksar di Gunung Lawu
Bertambah Lagi Korban Meninggalnya Saat Ikuti Diksar di Gunung Lawu Menjadi Tiga Mahasiswa UII
Tanpa Oksigen Tambahan, Pendaki Spanyol Dievakuasi dari Gunung Everest Akibat Kekurangan Oksigen
Tim Ekspedisi Vinson Massif Antartika Putri Indonesia asal Mahitala Bandung Telah Tiba di Tanah Air
Meninggalnya 2 Mahasiswa Saat Diksar, Kampus UII Hentikan Sementara Semua Kegiatan di Luar Kampus



IP Anda Adalah: 54.224.102.26

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2803062)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46219)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40832)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32866)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30045)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29521)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29071)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28744)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24846)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23650)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22909)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20502)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20059)

Jelang Milad ke-X, Mapalamu Luwuk Banggai Sulawesi Tengah Gelar Berbagai Kegiatan

Kerinci, Atap Sumatera Mempesona Berhasil Digapai Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days

Manfaatkan momen Car Free Day, MAPALA UMRI lakukan kegiatan ini

Anggota UPL MPA Unsoed Purwokerto Buka Jalur Pendakian di Gunung Slamet via Penakir

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong