MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 26 Februari 2017 - 11:54:55 WIB

TNGM Membuka Jalur Pendakian Baru di Gunung Merapi via Klaten pada Mei 2017

Kategori: Gunung Hutan Diposting oleh : Jessica Queen - Dibaca: 2734 kali



Yogyakarta, MapalaPTM.com (26/2) - Sebuah jalur pendakian baru melalui Sapuangin di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akan dibuka pada Mei 2017 oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Pembukaan jalur tersebut berdasarkan hasil revisi zonasi Merapi pada 2015 pasca-erupsi 2010. Nantinya akan ada dua jalur resmi pendakian umum ke Merapi yang sebelumnya ada lima jalur.
 
“Dengan tambahan jalur pendakian akan menjaga ekosistem untuk istirahat dan memperbaiki diri. Juga jalur tidak cepat rusak karena populasi pendaki,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II (Wilayah Boyolali-Klaten) Balai TNGM, Iskandar, saat ditemui Tempo di hutan Tritis, Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Kamis, 23 Februari 2017.
 
Lima jalur sebelum erupsi Merapi 2010 yang dilalui adalah jalur Selo, Babadan, Kinahrejo, Sapuangin, dan Lendong. Kemudian jalur yang diperbolehkan dilalui tinggal jalur Selo di Kabupaten Boyolali. Sebab, jalur lainnya rusak parah, terutama Kinahrejo, Kabupaten Sleman, dan Babadan, Kabupaten Klaten, yang tergerus longsoran lahar. 
 
Sedangkan pendaki yang melewati jalur Sapuangin berisiko tersesat. Sebelum posko Watu Bolong, apabila belok ke kiri, pendaki bisa tersesat ke Kali Woro dan apabila belok ke kanan tersesat ke Gunung Bibi.
 
Nantinya, selain Selo dan Sapuangin, TNGM akan mengaktifkan jalur Lendong di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. “Tapi jalur Lendong khusus untuk rescue,” kata Iskandar.
 
Adapun jalur Sapuangin mempunyai karakteristik berbeda. Jalurnya lebih panjang ketimbang pendakian dari Selo. Apabila pendakian lewat Selo bisa berangkat pagi pulang sore dengan jarak tempuh sekitar 2-3 jam, pendakian lewat Sapuangin bisa memakan jarak tempuh 9-14 jam. Ada empat posko yang dilewati, yaitu posko 1, posko 2 untuk area camping, posko 3 di Watu Bolong, dan posko 4 di Pasar Bubrah.
 
“Karena jalur panjang, pendaki disarankan menginap. Bisa di posko 2 atau 3. Nanti ada area camping 3-4 hektare,” ujar Iskandar.
 
Jalur yang panjang itu pula salah satu alasan pihak TNGM akan memperketat persyaratan pendaki yang masuk. Setiap perlengkapan logistik pendaki akan dicek untuk memastikan sesuai dengan daftar persyaratan. “Ini bentuk edukasi bagi pendaki,” tutur Iskandar.
 
Meskipun jalurnya panjang, trek yang dilalui tidak seterjal di jalur Selo. Pendaki pun akan disuguhi pemandangan indah setelah satu jam perjalanan: bisa melihat Yogyakarta pada malam hari serta bisa terus melihat puncak Merapi selama mendaki. 
 
Kepala Balai TNGM Ammy Nurwati juga akan menjalin kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY untuk pembaruan cuaca dan pengolahan data cuaca, BPPTK, dan SAR. “Kami ingin ada standar pendakian gunung api,” kata Ammy.
 
 
 
 
 
 
Sumber: Tempo
 
-Portal Berita Petualang-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Portal Berita: MapalaPTM.com 
#Outdoor Gear: Warung.MapalaPTM.com
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Suku Adat Papua Meminta Ganti Rugi Terhadap 17 Gunung Suku Papua yang dikuasai PT Freeport
Jakarta Siaga Banjir, Debit Air di Bendungan Katulampa Bogor Mengalami Peningkatan
TNBTS Akan Membuka Kembali Jalur Pendakian Gunung Semeru pada 4 April
Akibat Pemanasan Global, Gunung Es Seukuran Kota Manhattan Pecah di Antartika
Layanan Komunikasi Nepal Akan Ciptakan Zona Wifi Gratis Buat Para Pendaki di Basecamp Gunung Everest



IP Anda Adalah: 54.156.51.193

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2888932)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47529)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45470)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34742)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34253)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31347)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30917)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30592)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27253)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26410)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24795)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23146)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21323)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia