MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 02 Maret 2017 - 16:43:48 WIB

Dari Soekarno Hingga Jokowi, Hubungan Erat Antara Presiden RI dan Raja Arab Saudi

Kategori: Berita Diposting oleh : Mirna Kemal - Dibaca: 2171 kali



MapalaPTM.com (2/3) - Ketika melaksanakan ibadah haji tahun 1955, presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno atau lebih dikenal dengan Bung Karno, disambut sebagai tamu kehormatan oleh Raja Saudi, Saud bin Abdulaziz Al Saud. Berbagai cara dilakukan Raja Saudi untuk mengambil hati Bung Karno, salah satunya memberikan hadiah mobil.
 
“Ketika aku akan kembali ke tanah air, Raja Arab Saudi mengatakan, Presiden Sukarno, mobil Chrysler Crown Imperial ini telah Anda pakai selama berada di sini. Dan sekarang saya menyerahkannya kepada anda sebagai hadiah,” kata Bung Karno menirukan ucapan Raja Saudi. Tentu saja Bung Karno girang bukan kepalang dengan pemberian hadiah itu.
 
Pada zaman itu belum ada KPK sehingga ia tak perlu memberikan mobil itu ke KPK, seperti yang dilakukan Jokowi ketika mengembalikan gitar bass Metallica yang diterimanya ke KPK. Sebagai balasan, Bung Karno mengundang Raja Saudi untuk datang ke Indonesia.
 
Raja Saudi sangat mengagumi Bung Karno sebagai pendorong kemerdekaan negara negara Asia Afrika. Dia juga menemani saat Bung Karno berziarah ke makam Nabi di Madinah. Saat itu pula, Bung Karno melepaskan semua atribut-atribut dan pangkat kenegaraan yang digunakan. Kemudian Raja Saudi keheranan dan bertanya pada Bung Karno.
 
“Di sana hanya ada Rasulullah SAW yang memiliki pangkat yang jauh lebih tinggi dari kita, aku, dan dirimu," jawab Bung Karno.
 
Komitmen Bung Karno terhadap Islam tak pernah berhenti. Kelak Bung Karno menggagas Konferensi Islam Asia Afrika yang dilaksanakan di Bandung tahun 1964.
 
“Di sana hanya ada Rasulullah SAW yang memiliki pangkat yang jauh lebih tinggi dari kita, aku, dan dirimu," jawab Bung Karno.
Hubungan erat antar kedua kepala negara itu tetap berjalin, dan mereka bertemu lagi dalam Konferensi Non Blok I di Beograd tahun 1962. Kali ini di sela-sela lobi sidang, tiba-tiba Bung Karno memerintahkan Nyonya Supeni sebagai duta besar keliling Indonesia untuk memanggil Raja Saud.
 
Tentu saja duta besar keliling kesayangan Bung Karno ini bingung. Bagaimana caranya ia bisa ‘menggeret ‘ Raja Saudi menuju kursi Bung Karno. Dia harus berpikir keras mencari alasan agar sang raja mau menghampiri Bung Karno. Nyonya Supeni teringat bahwa Raja Saud sudah diundang oleh Bung Karno untuk berkunjung ke Indonesia. Sehingga hal ini yang disampaikan Nyonya Supeni ke Raja Saudi.
 
"Apakah Sri Baginda masih berminat memenuhi undangan Presiden Sukarno?" Raja Saud terlihat berpikir keras dan seolah menimbang-nimbang. Tanpa memberikan kesempatan lagi, Nyonya Supeni langsung mengusulkan kepada Sang Raja agar ia melanjutkan percakapan dengan Presiden Sukarno sendiiri, mumpung selagi ada kesempatan bertemu langsung.
 
“Apakah saya boleh mendapat kehormatan untuk mengantar Sri Baginda ke tempat duduk Presiden saya?"
 
Raja Saud tidak menolaknya, sehingga Nyonya Supeni berhasil membawa Raja Saud duduk di sebelah Bung Karno yang tetap percaya diri duduk menunggu. Keduanya sangat gembira dan bercakap-cakap sambil tertawa. Waktu itu Raja Saud sempat mengeluh mengenai fisiknya yang lemah dan kondisi kesehatan yang sakit-sakitan. Dengan cepat Bung Karno menjanjikan pengobatan tradisional ala Indonesia jika kelak dia berkunjung.
Setelah mereka bersenda gurau, lalu Raja Saudi kembali ke kursinya karena persidangan akan dimulai.
 
Bung Karno cepat cepat berbisik ke Nyonya Supeni, “Kau tahu? Aku sudah meminta supaya uangnya yang banyak itu ditanam di Indonesia. Dia juga berjanji akan datang sambil membawa investasi."
 
Namun sampai Bung Karno turun dari kekuasan, Raja dari Saudi tidak pernah datang ke Indonesia, dan juga tak pernah menanamkan uangnya di Indonesia. Satu-satunya yang tersisa hanya mobil Chrysler Crown Imperial pemberian Raja Saudi, itu pun rusak dan hancur akibat terkena lemparan granat dalam peristiwa pengeboman Cikini.
 
Justru Raja Saudi berikutnya, Faisal bin Abdulaziz Al Saud yang berkunjung ke Indonesia tahun 1970 pada masa-masa awal kekuasan Presiden Suharto. Saat itu Presiden Suharto memberi hadiah keris dan harimau yang diawetkan. Sebagai balasan Raja Saudi memberi hadiah pedang bersepuh emas. Bahkan Bu Tien yang saat itu belum menjadi muslim, juga ikut menyambut di ruang kepresidenan.
 
Raja Faisal terkenal dengan ide-ide Pan Islamisme dan sangat anti komunis. Mungkin dalam kunjungannya ia ingin menimba langsung pengalaman dari sosok yang sukses menghancurkan partai komunis nomer tiga terbesar di dunia. Secara resmi dalam pembicaraan bilateral kedua kepala negara hanya membicarakan soal krisis Timur Tengah dan kerja sama ekonomi. Namun kerja sama investasi dalam skala besar tak pernah terwujud.
 
Kini sejarah telah ditulis lagi. Raja Salman datang berkunjung ke Indonesia dan menemui Presiden Joko Widodo. Mungkinkah kali ini Raja Saudi bisa mewujudkan mimpi-mimpi presiden sebelumnya agar Raja Saudi menanamkan uangnya yang banyak di Indonesia?
 
 
 
 
 
Sumber: Natgeo
Foto: Soekarno bertemu dengan Raja Saud (Arab Saudi), 4 Juni 1963
 
-Portal Berita Petualang-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Portal Berita: MapalaPTM.com 
#Outdoor Gear: Warung.MapalaPTM.com
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage MapalaPTM.Com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.Com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke portal berita petualang MapalaPTM.Com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


TNGM Membuka Jalur Pendakian Baru di Gunung Merapi via Klaten pada Mei 2017
Suku Adat Papua Meminta Ganti Rugi Terhadap 17 Gunung Suku Papua yang dikuasai PT Freeport
Jakarta Siaga Banjir, Debit Air di Bendungan Katulampa Bogor Mengalami Peningkatan
Akibat Pemanasan Global, Gunung Es Seukuran Kota Manhattan Pecah di Antartika
Bencana Banjir Merendam di 11 Kecamatan, Tim SAR Mapala PTM kirim Satu SRU ke Pandeglang



IP Anda Adalah: 54.156.51.193

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2888932)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47529)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45470)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34742)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34253)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31347)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30917)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30592)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27252)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26410)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24795)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23146)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21323)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia