MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 27 Juli 2017 - 09:14:49 WIB

Peduli Selamatkan Hutan Gunung Slamet, 2 Siswa Himsipal SMAN 11 Bandung Mengayuh Sepeda Hingga Jogja

Kategori: Sispala Diposting oleh : Reka - Dibaca: 852 kali



Bandung, MapalaPTM.com (27/7) - Kita semua mengetahui bahwa hubungan alam dengan manusia tidak bisa dipisahkan, manusia membutuhkan makanan, air, udara yang dimana hal-hal tersebut hanya berasal dari alam.
 
Begitu halnya juga dengan masyarakat lereng Gunung Slamet, mereka membutuhkan hal tersebut untuk keberlangsungan hidup mereka, terlebih dengan keadaan sekarang yang tidak sama seperti dulu lagi.. sejak datangnya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
 
Melihat hal tersebut, terbesitlah gerakan untuk peduli akan hutan Gunung Slamet. Garbi Cipta Perdana (21) dan M. Ihsan Abdillah (20), dua pemuda asal Bandung ini ingin mengkampanyekan "Selamatkan Slamet" dengan cara bersepedah dari Bandung menuju Gn.Slamet dan berakhir di Yogyakarta.
 
Dengan harapan setiap orang disepanjang jalan Bandung hingga Yogya melihat kampanye “ Selamatkan Slamet” ini dan tergerak untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.
 
Start dari SMAN 11 Bandung, mereke berdua berangkat pada hari Selasa, 25 Juli 2017 jam 07.20 dengan mengambil jalur selatan. 
 
Rute yang ditempuh adalah Bandung-Garut-Tasik-Ciamis-Banjar-Cilacap-Purwokerto. Setelah dari Purwokerto akan dilanjut ke Purwokerto-Banjarnegara-Wonosobo-Temanggung-Magelang-Jogja.
 
Mengapa mereka memilih sepeda? Selain karena menjadi hobi, menggunakan sepeda juga dapat memberikan simpati dan empati lebih terhadap orang yang melihat, selain itu juga agar lebih ramah lingkungan.
 
Adapun kendala yang dihadapi sebelum perjalanan yaitu menentukan jalur yang akan diambil, karena jalur selatan
ataupun utara sangat rentan dengan kendaraan-kendaaran besar yang lalu-lalang.
 
Sedangkan kendala yang terjadi saat perjalanan seperti patahnya standar sepeda dari Garbi yang membuat sepeda jadi susah berdiri ketika keadaan istirahat. Keadaan cuaca di siang hari yang sangat panas dan menyengat, serta kendaraan besar dengan asap knalpotnya yang sangat menggangu pernapasan.
 
Tim berencana untuk meninjau lokasi pembangunan PLTP dan apabila memungkinkan akan mendaki Gunung Slamet. Selain itu juga apabila memungkinkan tim juga akan mengikuti aksi yang berada disana.
 
M. Rifqi Akbar selaku Ketua DPMA ( Dewan Pekerja Musyawarah Anggota ) HIMSIPAL mengatakan bahwa, "Kegiatan seperti ini langka sekali, karena sedikit yang ingin dan menggunakan sepeda tentunya. Besar harapan saya dengan adanya kegiatan ini, Umumnya untuk masyarakat sekitar semoga dapat tergugah dan tau apa yang sedang terjadi di Slamet, alam kita, rumah kita sedang "sakit". Khususnya juga untuk adik-adik di HIMSIPAL agar lebih bersemangat dan lebih peduli alam lagi dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan kedepannya".
 
Kabar terakhir mereka sedang berada di Masjid Al-Mujahidin Majenang untuk beristirahat, kondisi aman dan sehat. Dan besok akan melanjutkan perjalanan langsung ke Purwokerto.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor : Reka - Himsipal SMAN 11 Bandung
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Portal Berita: MapalaPTM.com 
#Outdoor Gear: Warung.MapalaPTM.com
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah..





Berita Terkait


Ekspedisi Damavand di Iran, Arkadia sabet Rekor MURI Persembahan untuk Milad UIN Jakarta ke-60 Tahun
Peringati Hari Bumi, Mapala Satria Purwokerto Gelar Aksi Penanaman Mangrove di Kawasan Pantai Selok
Memperingati Hari Bumi, Mapala Astacala Gelar Sarasehan Pencinta Alam Menyelamatkan Ekosistem
Ini Yang Selalu Pendaki Wanita Khawatirkan Saat Naik gunung!
Peringatan Hari Bumi, Forum Komunitas Hijau Kota Prabumulih Gelar Sosialisasi dan Edukasi ECOBRICK.



IP Anda Adalah: 54.224.158.232

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2786237)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45774)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32369)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29563)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28652)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (26755)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24435)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23274)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (21275)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (19870)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19680)

Tim SAR Gabungan Temukan Dua Pendaki Hilang di Gunung Semeru (19377)

Mapala Satria Universitas Muhammadiyah Purwokerto Gelar Diklatsar di Lereng Selatan Gunung Slamet

Heroe Soeprapto, Salah Satu Pendiri Young Pioneer atau Yepe di Malang Telah Meninggal Dunia

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Pulau Borneo, Mapala Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Sambut Milad ke-21, Mapala HIAWATA FT Universitas Muhammadiyah Palembang gelar Kejurnas Orienteering

Mulai per 1 Oktober, Kuota Pendakian ke Gunung Semeru Ditambah dan Pendaftaran Gunakan Sistem Online

Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Dijamu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

Terekam Video Peningkatan Aktivitas, Pendaki Diharapkan Waspada Apabila Ingin Mendaki Gunung Agung

Dalam 16 Hari, Enam Srikandi Mapasadha Berhasil Menyelesaikan Pendakian Sebanyak 14 Puncak Gunung

Seorang Pendaki Meninggal Dunia, Akibat Tertimpa Batu Saat Turun dari Puncak Mahameru Gunung Semeru

Gelombang Kelima, APGI Lakukan Sertifkasi Profesi Pemandu Wisata Gunung di Ambarawa Jawa Tengah

Dilaporkan Hilang di Gunung Gede Pangrango, Akhirnya Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Survivor

Seorang Guru Bahasa Inggris asal Sukabumi Menghilang di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Sambut Mahasiswa Tahun Ajaran 2017/2018, Mapala UMRI Universitas Muhammadiyah Riau Gelar Atraksi