MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 29 Juli 2017 - 11:00:00 WIB

Tiga Pendaki Tersesat Akibat Kabut Tebal Saat Menuruni Puncak Gunung Semeru dan Ditemukan Selamat

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Jessica Queen - Dibaca: 1690 kali



Malang, MapalaPTM.com (29/7) - Berawal dari laporan empat pendaki gunung semeru, Bahwa tiga rekan-rekannya telah tersesat di Gunung Semeru hingga salah mengambil jalur pendakian untuk menuruni puncaknya akibat dari kabut tebal yang menutupi jalan. Beruntung ketiganya ditemukan dalam kondisi selamat.
 
Pendaki berjumlah 7 orang yang atas nama Rubiyan ganhata umur 24 thn, Alamat jalan Bima no 35 Kab Salatiga Jateng Mulai mendaki dari Pos Kalimati hari kamis tanggal 27 Juli 2017 pukul 01.00 WIB.
 
Setelah mencapai puncak Semeru rombongan berniat kembali turun, rombongan yang semula berjumlah 7 orang itu tiba-tiba sebagian anggotanya terpisah dari rombongan.
 
Anggota yang terpisah dari rombongan itu berjumlah tiga orang termasuk ketua rombongan dikarenakan kabut yang sangat tebal dengan jarak pandang kurang dari 5 meter. Sesampai di Ranukumbolo, Empat orang pendaki sisanya itu menunggu rekan-rekannya yang berjumlah tiga orang di pos Ranukumbolo.
 
Setelah batas waktu hari Jum'at pada tanggal 28 Juli 2017 pukull 09.00 wib, sisa personil yang berjumlah empat orang itu melanjutkan turun ke Ranupane dan melaporkan hilangnya tiga orang rekan-rekannya ke pos TNBTS Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
 
Pada pukul 16.15 wib, orang tua dari pendaki sekaligus ketua rombongan yang tersesat yang bernama Ibu Cuplik, telah mendapatkan kabar via SMS dari putranya bahwa yang bersangkutan sudah berada di dusun Karangsuko, desa Blubuk - kecamatan Tirtoyudo, kabupaten Malang.
 
Sesudah mendapat informasi dari orang tua yang bersangkutan, pihak TNBTS langsung menindaklanjuti dengan mengirimkan Tim ke Wilayah Tirtoyudo Untuk segera dilaksanakan penjemputan dan penyerahan ke pihak keluarga.
 
"Pendaki ada tiga orang, sekarang sudah dibawa ke Posko TNBTS, sama Tim SAR menuju Tumpang," ujar Kades Tamansatrian Sucipto, yang dilansir dari laman detik Jumat malam (28/7/2017).
 
Sucipto menegaskan, ketiga pendaki dalam kondisi selamat. Pasca berhasil dievakuasi kini ketiganya telah dibawa petugas menuju posko terdekat. "Semua dalam kondisi selamat," katanya.
 
Ketiga pendaki yang keluar dari jalur pendakian tetrsebut adalah Rubianyo Ganata, asal Salatiga, Jawa Tengah, Affandi Panheru, asal Semarang, dan Andra Dwi Riska Firmanda, juga asal Semarang.
 
Ketika sampai di Arcopodo, ketiganya mengikuti jalur sungai hingga jalur titik terakhir. Saat itulah, mereka menemukan jalur setapak, yang ternyata menuju Desa Tamansatrian, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. 
 
"Kemudian ditemukan warga dan dibawa ke rumah, kondisi fisik mereka drop, mungkin lelah karena perjalanan. Kini sudah dibawa petugas setelah kami laporkan," jelas Sucipto.
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Berhamburan Turun Ke Kalimati Akibat Badai Terpa Puncak Gunung Semeru, Dilaporkan Ada Pendaki Hilang
Aksi Gila, Dua Pendaki Asing Nekat Membuat Video via Drone di Puncak Gunung Sinabung sedang Erupsi
Setelah Menggapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia ke-6, Dua Putri Mahitala Unpar Tiba di Indonesia
Tim Gabungan Berhasil Mengevakuasi Jasad Tulang Belulang Pendaki Perempuan di Gunung Ciremai
Besok Pagi, Tim Evakuasi Gabungan Siap Gelar Evakuasi Jasad Pendaki Perempuan di Gunung Ciremai



IP Anda Adalah: 54.81.254.212

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2877700)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47330)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44880)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34062)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (33607)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31148)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30606)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30410)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26636)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26128)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24608)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22726)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21100)

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia