MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 01 Agustus 2017 - 11:17:55 WIB

Proyek PLTB PT SAE Dihentikan Sementara Akibat Tiga Sungai Keruh di Lereng Gunung Slamet

Kategori: Lingkungan Diposting oleh : Sarah - Dibaca: 822 kali



Brebes, MapalaPTM.com (31/7) - Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Jumat (28/7) pukul 20.00 WIB hingga Sabtu (29/7) malam di lereng Selatan Gunung Slamet khususnya wilayah Brebes dan Banyumas, Jawa Tengah, membuat proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) dihentikan sementara. Penghentian ini dilakukan setelah tiga sungai didekat proyek tersebut mengalami kekeruhan.

Proyek tersebut digarap oleh PT Sejahtera Alam Energy (PT SAE). Sementara, tiga sungai yang mengalami kekeruhan yakni sungai Krukut, Sungai Logawa dan Sungai Mengaji yang berada di lereng Gunung Slamet.
 
"PT SAE telah menghentikan aktivitas pekerjaan di lokasi proyek PLTPB ini pada hari Jumat (28/7) d karenakan kondisi hujan terus menerus. Untuk tidak mengulangi peristiwa air keruh yang terjadi awal tahun ini," kata Direktur Utama PT SAE Bregas H Rochadi, Sabtu (29/7/2017) malam.
 
Menurut dia, pihaknya sebenarnya telah melakukan beberapa upaya tambahan dalam cara kerjanya untuk menjegah terjadinya kekeruhan seperti pembuatan saluran drainase sementara dengan filter untuk menyaring lumpur, penutupan area yang terbuka dengan terpal serta upaya lainnya. Dan penanganan tersebut terbukti dengan tidak terjadinya lagi kekeruhan beberapa waktu yang lalu meskipun pekerjaan telah lama berjalan kembali.
 
"Dari hasil identifikasi tim lapangan kami, kekeruhan yang terjadi di sungai Krukut yang alirannya melewati beberapa desa di kecamatan Cilongok, Banyumas, kondisi kualitas air di sungai Krukut lebih keruh dibandingkan dengan hasil identifikasi pengambilan sample air di area hulu lokasi pekerjaan PT SAE," ucapnya.
 
Dengan hasil tersebut, lanjut dia, PT SAE akan melanjutkan identifikasi di sepanjang aliran sungai Citepus. Hal ini untuk memastikan penyebab kekeruhan tersebut.
 
"Sebagai respons darurat dari PT SAE , kami telah mengupayakan bantuan pengadaan air bersih melalui tangki-tangki air PDAM untuk dibagikan ke warga masyarakat, khususnya desa terdampak yang ada di Kecamatan Cilongok seperti Desa Panembangan, Desa Cikidang, Desa Karanglo dan Desa Pernasidi," ujarnya.
 
Sebelumnya, warga yang berada di lereng selatan Gunung Slamet melakukan protes atas dibangunnya PLTPB yang menyebabkan sumber mata air yang ada di Gunung Slamet menjadi keruh dan berimbas pada masyarakat yang memanfaatkan air tersebut.
 
Aksi protes dari mahasiswa, masyarakat, pegiat lingkungan yang menamakan diri Aliansi Selamatkan Slamet menolak dibangunnya PLTPB dengan isu utama masalah lingkungan, dimana PT SAE dianggap telah membabat hutan lindung hingga menyebabkan keruhnya sumber mata air dan merusak habitat binatang yang ada di lereng Gunung Slamet.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Detik
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Peringati Hari Sungai Nasional, Miris Melihat Hilir Sungai Cisadane Telah Dipenuhi Oleh Sampah
Kampanyekan Selamatkan Hutan Gunung Slamet, 2 Anggota Himsipal SMAN 11 Bandung Tiba di Purwokerto
Pencemaran Air - Ambles & Kangker, Dampak Negatif Sistem Energi Geothermal Terhadap Lingkungan
Memperingati Hari Bumi, Mapala Astacala Gelar Sarasehan Pencinta Alam Menyelamatkan Ekosistem
Mengenal Lebih Dekat Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam STMIK Jenderal Achmad Yani Yogyakarta



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802853)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa