MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 06 Agustus 2017 - 12:03:51 WIB

Berhasil Evakuasi 1 Tim Pendaki Gunung Kerinci Terkena Hypotermia Akibat Tak Bawa Tenda & Logistik

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Stephanie - Dibaca: 1371 kali



MapalaPTM.com (6/8) - Setelah dilakukan evakuasi oleh pihak TNKS dan pemandu wisata bersama Kelompok Pecinta Alam (KpA) hingga sampai di rumah warga di Letter W Gunung Tujuh malam tadi Sabtu (5/8). Dan rencananya hari ini Minggu (6/8) pendaki gunung kerinci yang mengalami hipotermia pulang ke Jambi.
 
Kemarin keterangan Aprizal petugas Pos Jaga Gunung Kerinci mengatakan awalnya semuanya mengalami hipotermia, namun tiga orang yang sudah parah hingga harus dijemput. Penyebab mereka kedinginan karena cuaca hujan dan angin kencang. Dia mengatakan para pendaki ini tak membawa tenda dan logistik saat di shelter II.
 
"Dio (mereka) dak punyo tenda di shelter II. Tenda dan logistik (bahan makanan) ditinggalnya di shelter I. Dio menuju shelter II. Pas angin kencang, hujan, cuaca tentu ekstrem, mereka kedinginan. Makonyo mereka sampai hipotermia," jelasnya.
 
"Dio dakdo bawa pemandu. Tapi memang salah seorang tamunya memang sudah pengalaman, sering daki," tambahnya.
 
Pihak TNKS dan KPA sampai di shelter II siang kemarin, langsung membimbing pendaki untuk turun, pulang menuju Kayu Aro.
 
"Sampai di sana kita langsung turun. jarak shelter II dari Pos jaga gunung kerinci sekitar 6 jam perjalanan. Pas kami tibo mereka mulai pulih, tigo cewek satu laki-laki yang memang dibantu jalan," katanya.
 
Ditambahkan Sutriadi tour guide ke Gunung Kerinci yang ikut membantu evakuasi mengatakan sampai sekitar pukul 18.00 Wib pendaki sudah dibawa sampai di pintu rimba. Hingga kedelapan pendaki itu dibawa menginap di rumah kawannya di leter w kecamatan gunung tujuh.
 
"Alhamdulillah habis selesai evakuasi kawan pendaki dari Jambi, 8 orang akibat hipo.. kehujanan di trek shelter 1 ke 2. semuanya telah berhasil kami evakuasi dengan selamat," katanya.
 
Sebagai pemandu, Sutriadi alias Katet ini menghimbau untuk para pendaki kalau mau mengadakan pendakian harus benar-benar matang persiapannya.
 
"Perlengkapan, fisik dan mental dan manajemen pendakiannya harus bener2 disesuaikan dgn kondisi cuaca digunung kerinci di saat melakukan pendakian. Kalau memang cuaca tidak mengizinkan alangkah baiknya perjalanan jangan dilanjutkan/camp diri tenda dulu sebelum hujan," jelasnya.
 
Selain itu para pendaki terlebih dahulu meminta info kepada petugas TNKS atau pendaki yang sudah berpengalaman tentang kondisi trek maupun cuaca di gunung kerinci. "Apalagi buat pendaki yg blum pernah naik gunung kerinci kami sarankan pakailah pemandu/porter lokal utk Krn gunung kerinci bukan gunung biasa, jangan dianggap sepele," tandasnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: TribunJambi
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Akibat Hujan Terus Menerus, Dikabarkan Satu Tim Terkena Hypotermia Saat Mendaki Gunung Kerinci
Terekam Video Saat Seseorang Kepergok Memetik Edelweis di Surya Kencana, Gunung Gede Pangrango
Setelah Menghilang 30 Tahun, Jasad Pendaki Gunung asal Jerman Ditemukan dalam Glasier Alpine Swiss
Stop Buang Sampah Sembarangan, Trashbag Community Ajak Pendaki Membersihkan Gunung dari Sampah
Pendaki Wanita Gunung Rinjani asal Jakarta yang Dilaporkan Hilang Telah Ditemukan Selamat Pagi Ini



IP Anda Adalah: 107.22.52.86

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2773638)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45629)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32185)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29364)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29090)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28446)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (25206)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24326)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23178)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (20313)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19568)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (19566)

Tim SAR Gabungan Temukan Dua Pendaki Hilang di Gunung Semeru (19287)

Peserta Jambore Mapala PTMSI Mempelajari Permasalahan Mangrove Serta Potensinya di Tanjung Burung

Endro Wardoyo: Sejarah Mulai Terbentuknya Jambore MapalaPTM & Tanggapan Event ini Hingga Sekarang

HUT RI 72, Bendera Merah Putih Sepanjang 178 Meter Akan Dikibarkan Seribu Pendaki di Gunung Arjuno

Ratusan Pendaki Telah Berada di Gunung Kerinci Untuk Rayakan HUT RI ke-72

Kembali ke Jakarta, Lima Pendaki WNA Melapor ke Kedutaan Akibat Dilarang Mendaki Carstenz

Mapala Hiawata Antusias Menghadiri Kegiatan Jambore Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia di Tangerang

Mapala UMRI dari Bumi Lancang Kuning Siap Menggentarkan Suasana Jambore MPTM-SI di Tangerang

Tetap Kompak, Mapala di Universitas Muhammadiyah Palembang Siap Berangkat ke Jambore XI di Tangerang

Mapala Muhammadiyah Paling Ujung Timur Indonesia di Papua Siap Ramaikan Jambore yang Pertama Kalinya

Mapala Muci berangkat untuk Jambore XI di Tangerang

Walau Arungi Lautan Lepas 3 Hari 3 Malam, Mapala Ibnu Jazirah Tetap Semangat ke Jambore di Tangerang

KP3 Udara Terbitkan Surat Larangan Terbang ke Arah Carstenz, Pendaki WNA Tertahan di Lembah Kuning

Mapala UMMU Ternate Telah Berangkat Menuju Jambore XI Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia di Tangerang