MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 06 Agustus 2017 - 12:20:36 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki asal Jerman Terjatuh kedalam Jurang Kawah Gunung Agung

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Stephanie - Dibaca: 503 kali



MapalaPTM.com (6/8) – Jalur pendakian Gunung Agung kembali makan korban, kali ini menimpa pendaki asal Jerman, Torge Zenst (19). Bule yang beralamat sementara di Blackpaker Ubud itu jatuh ke jurang lereng kawah, Kamis (3/8). Beruntung nyawanya masih tertolong meskipun terperosok sedalam 20 meter.
 
Informasi yang dihimpun, korban bersama dua orang rekannya sesama warga Jerman, Ricet Sremaem (19) dan Franiskus Bermaum (19) mulai melakukan pendakian sekitar pukul 01.30 wita. Mereka naik melalui jalur Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Meski saat itu cuaca berkabut sehingga mengganggu jarak pandang, mereka tetap nekat naik bahkan tanpa pemandu.
 
Petaka terjadi ketika mereka sudah sampai di puncak. Saat berjalan di pinggir jurang kawah pada ketinggian sekitar 2.843 meter, korban terpeleset lalu terperosok ke dalam kawah. Peristiwa naas itu terjadi ketika korban dan kedua rekannya hendak balik, sekitar pukul 05.30 wita. Selain karena faktor jarak pandang, kecelakaan itu juga karena jalur pendakian licin akibat hujan.
 
Evakuasi pertama dilakukan oleh seorang pemandu lokal, I Ketut Dana yang sedang melakukan pendakian. Dari laporan Ketut Dana, tim penyelamat yang terdiri dari personil Pos SAR Karangasem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, TNI dan relawan segera meluncur ke Pos Pendakian Pasar Agung. Sekitar pukul 07.00, tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi kejadian.
 
Proses evakuasi berlangsung di tengah cuaca yang kurang bersahabat, udara dingin dan kabut yang mengganggu jarak pandang. Korban mengalami luka robek pada pergelangan kaki kiri, luka berlubang dengan diameter dua sentimer pada bawah lutut kanan, luka robek dan bengkak pada kepala belakang serta lecet pada batang hidung. Meski mengalami sejumlah luka namun korban ditemukan dalam kondisi sadar.
 
Korban juga cukup bugar sehingga tak sampai harus ditandu. Korban di evakuasi menuju Pos Pasar Agung dengan cara dipapah. Dari Pasar Agung korban kemudian dibawa ke RS BaliMed Karangasem untuk perawatan lebih lanjut.
 
Kapolsek Selat, AKP Made Sudartawan, mengatakan, kondisi cuaca belakangan ini memang sangat beresiko untuk pendakian Gunung Agung. Demi keselamatan, pihaknya menyarankan setiap wisatawan yang akan melakukan pendakian tetap didampingi pemandu. ‘’Ketiga turis Jerman ini tak mau memakai jasa pemandu dengan alasan sudang membawa GPS,’’ terangnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Balipost
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Berhasil Evakuasi 1 Tim Pendaki Gunung Kerinci Terkena Hypotermia Akibat Tak Bawa Tenda & Logistik
Akibat Hujan Terus Menerus, Dikabarkan Satu Tim Terkena Hypotermia Saat Mendaki Gunung Kerinci
Terekam Video Saat Seseorang Kepergok Memetik Edelweis di Surya Kencana, Gunung Gede Pangrango
Setelah Menghilang 30 Tahun, Jasad Pendaki Gunung asal Jerman Ditemukan dalam Glasier Alpine Swiss
Stop Buang Sampah Sembarangan, Trashbag Community Ajak Pendaki Membersihkan Gunung dari Sampah



IP Anda Adalah: 54.224.158.232

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2786237)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45774)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32369)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29563)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28652)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (26755)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24435)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23274)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (21275)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (19870)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19680)

Tim SAR Gabungan Temukan Dua Pendaki Hilang di Gunung Semeru (19377)

Mapala Satria Universitas Muhammadiyah Purwokerto Gelar Diklatsar di Lereng Selatan Gunung Slamet

Heroe Soeprapto, Salah Satu Pendiri Young Pioneer atau Yepe di Malang Telah Meninggal Dunia

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Pulau Borneo, Mapala Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Sambut Milad ke-21, Mapala HIAWATA FT Universitas Muhammadiyah Palembang gelar Kejurnas Orienteering

Mulai per 1 Oktober, Kuota Pendakian ke Gunung Semeru Ditambah dan Pendaftaran Gunakan Sistem Online

Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Dijamu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

Terekam Video Peningkatan Aktivitas, Pendaki Diharapkan Waspada Apabila Ingin Mendaki Gunung Agung

Dalam 16 Hari, Enam Srikandi Mapasadha Berhasil Menyelesaikan Pendakian Sebanyak 14 Puncak Gunung

Seorang Pendaki Meninggal Dunia, Akibat Tertimpa Batu Saat Turun dari Puncak Mahameru Gunung Semeru

Gelombang Kelima, APGI Lakukan Sertifkasi Profesi Pemandu Wisata Gunung di Ambarawa Jawa Tengah

Dilaporkan Hilang di Gunung Gede Pangrango, Akhirnya Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Survivor

Seorang Guru Bahasa Inggris asal Sukabumi Menghilang di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Sambut Mahasiswa Tahun Ajaran 2017/2018, Mapala UMRI Universitas Muhammadiyah Riau Gelar Atraksi