MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 08 Agustus 2017 - 16:33:36 WIB

Pengumuman Pendakian Gunung Merapi Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun, 17 Agustus 2017

Kategori: Gunung Hutan Diposting oleh : Via Rosaline - Dibaca: 954 kali



MapalaPTM.com (8/8) - Merayakan hari kemerdekaan Indonesia di Puncak Gunung adalah sebuah kebanggan tersendiri bagi para pendaki-pendaki gunung yang ada di Indonesia, karena pada saat detik-detik peringatan proklamasi itu berada dalam suasana sejuk dengan diselimuti kabut tebal, embun pagi, sorotan sinar matahari, dan menanti sang merah putih berkibar.
 
Sehubungan pelaksanaan pendakian gunung merapi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 pada tanggal 17 Agusutus 2017, dan memperhatikan surat Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Nomor:336/45/BGV.K/2017 tanggal 4 agustus 2017, disampaikan hal-hal sebagai berikut:
 
1.Berdasarkan evaluasi data pemantauan instrumental dan visual yang dilakukan oleh BPPTKG per tanggal 4 agustus 2017, status aktivitas gunung merapi saat ini dalam tingkat normal, dan tidak terdapat indikasi akan adanya peningkatan aktivitas yang dapat mengancam keselamatan manusia diluar radius 2kmdari puncak merapi.
 
2.Terdapat dua jalur pendakian resmi gunung merapi, yaitu melalui jalur pendakian selo di kabupaten boyolali (Desa Lencoh - New Selo - Pasar Bubrah) serta melalui jalur pendakian sapuangin di kabupaten klaten (Desa Tegal Mulyo - Puncak Pusung London - Pasar Bubrah).
 
Pendakian Gunung Merapi hanya diperkenankan sampai ke pasar bubrah, mengingat kondisi morfologi puncak merapi yang tidak aman untuk beraktivitas dan ancaman bahaya letusan freatik yang masih mungkin terjadi dan dapat mengancam keselamatan jiwa pendaki.
 
3.Berdasarkan perhitungan daya tampung area perkemahan di pasar bubrah dan di sepanjang jalur pendakian, ditetapkan kuota maksimal pendakian sejumlah 2500 orang pendaki di jalur pendakian selo dan 150 orang pendaki di jalur pendakian sapuangin selama tanggal 15-17 agustus 2017.
 
4.Para pendaki diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar stasiun-stasiun pemantauan dalam radius 50 meter karena dapat mengganggu fungsi sensor pemantauan dalam mendeteksi aktivitas vulkanik gunung merapi. Seluruh pihak diharapkan dapat berperan dalam menjaga keberlangsungan pemantauan aktivitas vulkanik gunung merapi dengan tidak melakukan gangguan apapun terhadap stasiun pemantauan.
 
5.Demi menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan, para pendaki diwajibkan untuk: 
(a) mematuhi ketentuan terkait kewajiban dan larangan bagi para pendaki
(b) Melakukan registrasi dan pelaporan pendakian pada tempat-tempat yang telah ditentukan, yaitu pada basecamp Barameru (Selo) dan Basecamp Sapuangin (Tegal Mulyo)
(c) Menyiapkan dan membawa kelengkapan minimal pendakian gunung
(d) Tidak membawa dan menggunakan pengeras suara.
 
6.Para pendaki diwajibkan untuk selalu menjaga kebersihan gunung merapi dengan tidak meninggalkan sampah serta melakukan vandalisme. para pendaki diwajibkan untuk mengumpulkan sampah yang dihasilkannya dengan menggunakan wadah yang memadai (trashbag), untuk kemudian dibawa kembali ke tempat asalnya masing-masing.
 
7.Apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik gunung merapi (atas rekomendasi dan peringatan dari BPPTKG, maka seluruh pendaki akan diminta untuk segera meninggalkan gunung menuju lokasi-lokasi yang dianggap aman.
 
8.Pelanggaran atas ketentuan-ketentuan terkait pendakian gunung merapi dan pengelolaan kawasan konservasi secara umum akan diberikan sanksi sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
 
Surat pemberitahuan ini dikeluarkan dan ditandangani oleh Ammy Nurwati selaku Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi pada tanggal 7 Agustus 2017.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Bocah Florida Pecahkan Rekor Pendaki Perempuan Termuda Mencapai Puncak Gunung Kilimanjaro, Afrika
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki asal Jerman Terjatuh kedalam Jurang Kawah Gunung Agung
Berhasil Evakuasi 1 Tim Pendaki Gunung Kerinci Terkena Hypotermia Akibat Tak Bawa Tenda & Logistik
Akibat Hujan Terus Menerus, Dikabarkan Satu Tim Terkena Hypotermia Saat Mendaki Gunung Kerinci
Terekam Video Saat Seseorang Kepergok Memetik Edelweis di Surya Kencana, Gunung Gede Pangrango



IP Anda Adalah: 54.166.232.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2793282)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45924)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (39738)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32549)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29737)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29279)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28846)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (27846)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24554)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23384)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22055)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20132)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19796)

Gunung tertinggi di Mongolia, 10 Pendaki Tewas dan 7 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsoran Salju

41 Tahun Gemapala

Betho Beanal dari Mapala Equil, Orang Amungme Pertama Menggapai Puncak Carstensz Pyramid

Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka

7 Summit Indonesia in 100 Days, Tiga Pendaki Siap Memulai Pendakian Gunung Binaiya di Maluku

Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta

Tim Putri Indonesia KMPA Eka Citra UNJ Bersiap Memulai Pendakian Menuju Dhampus Peak di Nepal

Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar

Petakan Potensi Pariwisata Bahari, Mapala UI Gelar Eksplorasi Bawah Laut di Teluk Tomini

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo

Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar

Ekspedisi Menggapai Puncak Dhampus Dhaulagiri, 2 Putri Indonesia Mulai Berangkat Menuju Nepal