MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 13 Agustus 2017 - 18:04:39 WIB

Mapala Muhammadiyah Paling Ujung Timur Indonesia di Papua Siap Ramaikan Jambore yang Pertama Kalinya

Kategori: News Diposting oleh : Gempa Papua - Dibaca: 724 kali



Papua, MapalaPTM.com (13/8) - Mapala Gempa adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) di STKIP MUHAMMADIYAH SORONG. UKM yang aktif dalam kegiatan petualangan berasaskan Nasionalisme yang tentunya dengan menanamkan idealisme dan solidaritas yang tinggi untuk tujuan  Mapala Gempa yang sejati.
 
Sejarah berdirinya Mapala Gempa tentunya mengalami banyak dinamika perubahan dan perombakan dari mulai nama, sistem, dan pola kegiatan. MAPALA DI STKIP MUHAMMADIYAH SORONG telah ada dari beberapa tahun silam yang di mulai pada tahun 2006 oleh para pendiri dan senior yang memiliki hobby, visi dan misi dalam bidang kepecintaalaman.
 
Dari Papua untuk Indonesia, Sebesar itulah kekuatan yang dimiliki oleh Mapala Gempa di Sorong yang mempunyai wilayah Salah Satu Terumbu Karang terbaik di Dunia untuk membawa Papua ke Jambore XI Mapala PTM Se-Indonesia di Mapala Mahesa, Tangerang pada tanggal 14 - 20 Agustus 2017..
 
Mapala gempa ini untuk pertama kali-nya mengikuti Jambore Mapala PTM Se-indonesia dengan segala persiapan serta usaha dan doa, akhirnya memberangkatkan 2 orang delegasi.
 
Tim yang berangkat dari Bandara D.E.O ke Bandara Soekarno-Hatta pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017 pada pukul 08.50 WIT, dan tiba pada pukul 12.30 WIB.
 
Pada kesempatan kali ini, Mapala Gempa diwakili oleh sdr I Made setyawan dan Heni Suswanti. Para peserta dari paling ujung timur indonesia ini sudah berada di Univ. Muhammadiyah Tangerang dan siap mengikuti Sarasehan serta konservasi mangrove di tanjung burung.
 
Heni suswanti selaku anggota Mapala Gempa mengatakan Salam kenal dari wilayah timur Indonesia, Kami sangat berharap teman-teman mapala muhammadiyah se-indonesia dapat menerima kami sebagai saudara muda. Dan semoga agar tahun berikutnya dapat mengisi semua divisi dalam latihan-latihan gabungan di Jambore berikutnya.
 
"Semoga dengan hadirnya Mapala Gempa dapat berkontribusi untuk kemajuan mapala itu sendiri, karena moto kami pada jambore ini adalah dari papua untuk indonesia" ujarnya lagi.
 
Ajang dua tahunan sekali ini memang sudah dirindukan oleh Mapala Gempa itu sendiri untuk meluapkan segala emosi dalam memperbaiki dan menjadi organisasi kepecintaalam yang peduli untuk selalu menjaga kelestarian alam yang berada di Sorong Papua.
 
"Sedangkan untuk Mapala Gempa ini sendiri, semoga para utusan ini dapat menimba ilmu dan dapat di terapkan di gempa itu sendiri serta dapat membuka jalan untuk anggota-anggota gempa di jambore selanjutnya" lanjutnya.
 
"Semoga jambore ke XI dapat berjalan dengan baik dan sukses yang diselenggarakan oleh mapala mahesa sebagai tuan rumahnya, dan berharap untuk jambore selanjutnya dapat di selenggarakan di wilayah timur Indonesia" tutupnya.
 
Dalam kiprah Mapala di STKIP Muhammadiyah Sorong cukup aktif dan lancar di setiap kegiatanya, walaupun juga mengalami pasang surut dan beberapa kali pergantian nama dari mapala STKIP MUHAMMADIYAH SORONG, STIKIPALA, dan Mubes tahun 2010 menjadi GEMPA (Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam).
 
Pada saat menjadi GEMPA (Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam), merupakan langkah awal legalitas MAPALA di STKIP MUHAMMADIYAH SORONG, dan ditetapkan sebagai tahun dan tanggal berdirinya yaitu pada tanggal 23 Juli 2010.
 
Pada masa GEMPA (Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam), inilah di mulai babak pemenahan dari segala aspek struktur pengurus anggota dll. namun dalam masa ini juga belum final, karena banyak mengalami berbagai pembenahan dan penyempurnaan.
 
Angkatan pelopor dari tahun 2006-2010, merupakan angkatan perintis yang pada akhirnya bisa menemukan kader muda dan melakukan Pendidikan Dasar.
 
Sampai saat ini terdapat 6 Angkatan yaitu:
1. Angkatatan 6 Drajat
2. Angkatan Rain Camp
3. Angkatan Fantastic  8
4. Angkatan 69
5. Angkatan  3 (Three) D
6. Angkatan The Maiborain Camp
 
Divisi-divisi kegiatan Mapala Gempa juga mengalami beberapa kali perubahan, sampai saat ini hanya berkosentrasi pada 3 Divisi yaitu :
1. Gunung Hutan
2. Rock Climbing
3. Lingkungan Hidup
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Humas Gempa, STKIP Muhammadiyah Sorong - Papua
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


KP3 Udara Terbitkan Surat Larangan Terbang ke Arah Carstenz, Pendaki WNA Tertahan di Lembah Kuning
Pengumuman Pendakian Gunung Merapi Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun, 17 Agustus 2017
Bocah Florida Pecahkan Rekor Pendaki Perempuan Termuda Mencapai Puncak Gunung Kilimanjaro, Afrika
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki asal Jerman Terjatuh kedalam Jurang Kawah Gunung Agung
Berhasil Evakuasi 1 Tim Pendaki Gunung Kerinci Terkena Hypotermia Akibat Tak Bawa Tenda & Logistik



IP Anda Adalah: 23.20.86.177

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2793168)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45917)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (39671)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32540)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29727)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29275)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28833)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (27784)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24543)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23381)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22017)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20118)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19790)

Tim Putri Indonesia KMPA Eka Citra UNJ Bersiap Memulai Pendakian Menuju Dhampus Peak di Nepal

Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar

Petakan Potensi Pariwisata Bahari, Mapala UI Gelar Eksplorasi Bawah Laut di Teluk Tomini

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo

Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar

Ekspedisi Menggapai Puncak Dhampus Dhaulagiri, 2 Putri Indonesia Mulai Berangkat Menuju Nepal

7 Summit Indonesia in 100 days, Tiga Pendaki Berhasil Gapai Puncak Gunung Pertama di Bukit Raya

Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Ternyata Anies Baswedan Sebagai Anggota Kehormatan Wanadri

Mapasuri, Mapala Surya Rimba Purworejo Menemukan Goa-Goa Baru yang belum Terjamah Manusia

Pergantian Kepengurusan Imapala Uhamka Jakarta, Aditya Ramadhan Ditetapkan Sebagai Ketua Terpilih

Tonggak Sejarah Dimulai, Mapala Arundaya Unmuh Tasikmalaya Siap Menciptakan Angkatan yang Kedua

Marpala UBK Jakarta Siap Gelar TWKM ke-29, Aktualisasi Mapala Terhadap Ancaman Bencana Geologis