MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 13 Agustus 2017 - 18:04:39 WIB

Mapala Muhammadiyah Paling Ujung Timur Indonesia di Papua Siap Ramaikan Jambore yang Pertama Kalinya

Kategori: News Diposting oleh : Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong - Dibaca: 961 kali



Papua, MapalaPTM.com (13/8) - Mapala Gempa adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) di STKIP MUHAMMADIYAH SORONG. UKM yang aktif dalam kegiatan petualangan berasaskan Nasionalisme yang tentunya dengan menanamkan idealisme dan solidaritas yang tinggi untuk tujuan  Mapala Gempa yang sejati.
 
Sejarah berdirinya Mapala Gempa tentunya mengalami banyak dinamika perubahan dan perombakan dari mulai nama, sistem, dan pola kegiatan. MAPALA DI STKIP MUHAMMADIYAH SORONG telah ada dari beberapa tahun silam yang di mulai pada tahun 2006 oleh para pendiri dan senior yang memiliki hobby, visi dan misi dalam bidang kepecintaalaman.
 
Dari Papua untuk Indonesia, Sebesar itulah kekuatan yang dimiliki oleh Mapala Gempa di Sorong yang mempunyai wilayah Salah Satu Terumbu Karang terbaik di Dunia untuk membawa Papua ke Jambore XI Mapala PTM Se-Indonesia di Mapala Mahesa, Tangerang pada tanggal 14 - 20 Agustus 2017..
 
Mapala gempa ini untuk pertama kali-nya mengikuti Jambore Mapala PTM Se-indonesia dengan segala persiapan serta usaha dan doa, akhirnya memberangkatkan 2 orang delegasi.
 
Tim yang berangkat dari Bandara D.E.O ke Bandara Soekarno-Hatta pada hari Sabtu, 12 Agustus 2017 pada pukul 08.50 WIT, dan tiba pada pukul 12.30 WIB.
 
Pada kesempatan kali ini, Mapala Gempa diwakili oleh sdr I Made setyawan dan Heni Suswanti. Para peserta dari paling ujung timur indonesia ini sudah berada di Univ. Muhammadiyah Tangerang dan siap mengikuti Sarasehan serta konservasi mangrove di tanjung burung.
 
Heni suswanti selaku anggota Mapala Gempa mengatakan Salam kenal dari wilayah timur Indonesia, Kami sangat berharap teman-teman mapala muhammadiyah se-indonesia dapat menerima kami sebagai saudara muda. Dan semoga agar tahun berikutnya dapat mengisi semua divisi dalam latihan-latihan gabungan di Jambore berikutnya.
 
"Semoga dengan hadirnya Mapala Gempa dapat berkontribusi untuk kemajuan mapala itu sendiri, karena moto kami pada jambore ini adalah dari papua untuk indonesia" ujarnya lagi.
 
Ajang dua tahunan sekali ini memang sudah dirindukan oleh Mapala Gempa itu sendiri untuk meluapkan segala emosi dalam memperbaiki dan menjadi organisasi kepecintaalam yang peduli untuk selalu menjaga kelestarian alam yang berada di Sorong Papua.
 
"Sedangkan untuk Mapala Gempa ini sendiri, semoga para utusan ini dapat menimba ilmu dan dapat di terapkan di gempa itu sendiri serta dapat membuka jalan untuk anggota-anggota gempa di jambore selanjutnya" lanjutnya.
 
"Semoga jambore ke XI dapat berjalan dengan baik dan sukses yang diselenggarakan oleh mapala mahesa sebagai tuan rumahnya, dan berharap untuk jambore selanjutnya dapat di selenggarakan di wilayah timur Indonesia" tutupnya.
 
Dalam kiprah Mapala di STKIP Muhammadiyah Sorong cukup aktif dan lancar di setiap kegiatanya, walaupun juga mengalami pasang surut dan beberapa kali pergantian nama dari mapala STKIP MUHAMMADIYAH SORONG, STIKIPALA, dan Mubes tahun 2010 menjadi GEMPA (Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam).
 
Pada saat menjadi GEMPA (Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam), merupakan langkah awal legalitas MAPALA di STKIP MUHAMMADIYAH SORONG, dan ditetapkan sebagai tahun dan tanggal berdirinya yaitu pada tanggal 23 Juli 2010.
 
Pada masa GEMPA (Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam), inilah di mulai babak pemenahan dari segala aspek struktur pengurus anggota dll. namun dalam masa ini juga belum final, karena banyak mengalami berbagai pembenahan dan penyempurnaan.
 
Angkatan pelopor dari tahun 2006-2010, merupakan angkatan perintis yang pada akhirnya bisa menemukan kader muda dan melakukan Pendidikan Dasar.
 
Sampai saat ini terdapat 6 Angkatan yaitu:
1. Angkatatan 6 Drajat
2. Angkatan Rain Camp
3. Angkatan Fantastic  8
4. Angkatan 69
5. Angkatan  3 (Three) D
6. Angkatan The Maiborain Camp
 
Divisi-divisi kegiatan Mapala Gempa juga mengalami beberapa kali perubahan, sampai saat ini hanya berkosentrasi pada 3 Divisi yaitu :
1. Gunung Hutan
2. Rock Climbing
3. Lingkungan Hidup
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Humas Gempa, STKIP Muhammadiyah Sorong - Papua
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


KP3 Udara Terbitkan Surat Larangan Terbang ke Arah Carstenz, Pendaki WNA Tertahan di Lembah Kuning
Pengumuman Pendakian Gunung Merapi Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun, 17 Agustus 2017
Bocah Florida Pecahkan Rekor Pendaki Perempuan Termuda Mencapai Puncak Gunung Kilimanjaro, Afrika
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Pendaki asal Jerman Terjatuh kedalam Jurang Kawah Gunung Agung
Berhasil Evakuasi 1 Tim Pendaki Gunung Kerinci Terkena Hypotermia Akibat Tak Bawa Tenda & Logistik



IP Anda Adalah: 54.90.202.184

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2833651)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46728)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42979)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33410)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30956)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30550)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29931)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29807)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25317)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24668)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24097)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21439)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20526)

Warsito Ditemukan Selamat Setelah Menghilang 4 Hari di Lereng Gunung Merapi

Nagapala SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Musang Ke-II

Eko Pasem, Siap Menahkodai Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang

Canyoning: Olahraga Extreme yang Memacu Adrenalin

Wadah Kompetisi Orienteering Bergengsi- METALA Mengadakan Event Lomba Nasional MOC III

Jumlah Pendaki dari Tibet Menurun Drastis, China Ubah Ketinggian Gunung Everest

Debit Air Cisadane Meluap, Banjir Kiriman Mengancam Bibit Mangrove di Tanjung Burung

Diksar Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong Angkatan XII Lahirkan Endemic Camp

Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung

Lahirkan Penulis Masa Depan, METALA FEB UMS Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Seluruh Anggota

Evakuasi Pendaki Gunung Raung Terhambat Akibat Cuaca Buruk

Gelar Mabim Rafting, Mapala Mahesa Mendapat Tanggapan Pelatih FAJI Kota Tangerang

Pendaki yang Hilang di Gunung Raung Telah ditemukan Meninggal di Puncak Tusuk Gigi