MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 18 Agustus 2017 - 09:48:20 WIB

Peserta Jambore XI Mapala PTMSI Divisi GH Bernavigasi dan Menjelajah Lebatnya Hutan Gunung Halimun

Kategori: News Diposting oleh : Eko Fauzan Adima - Dibaca: 1259 kali



Sukabumi, MapalaPTM.com (18/8) - Ajang jambore XI Mapala PTM Se-Indonesia ini di Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang, tidak akan lengkap tanpa adanya pasukan yang gemar menjelajah lebatnya hutan gunung. Kali ini pelatihannya diadakan di kawasan gunung halimun, sukabumi yang dimulai dari tanggal 14-19 agustus 2017.
 
Pada hari senin di area kawasan kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang, pukul 14:05 WIB (14/8), Divisi Gunung Hutan melakukan briefing dengan team. Segala persiapan dirapihkan, mulai dari pembentukan kelompok dan pemeriksaan barang bawaan.
 
Kemudian pada pukul 15:45 WIB team menunaikan sholat Ashar dan dilanjutkan membawa barang baksos ke mobil. Barang baksos tersebut rencananya akan diberikan kepada warga Desa Ciraksamala, Kabupaten Sukabumi. Selanjutnya pukul 17:50 WIB team memulai perjalanan menuju Desa  Ciraksamala.
 
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama 5 jam, akhirnya team sampai dibasecamp Mang Oding. Sesampainya dibasecamp team langsung melaksanakan ISOMA ( Istirahat, Sholat, Makan ). Kabupaten Sukabumi (15/8), pukul 01:30 WIB team melakukan ramah tamah dengan team yang sudah stand by terlebih dahulu.
 
Tidak terasa waktu menuju pukul 02:30 WIB, akhirnya team memutuskan untuk istirahat. Pukul  04:45 WIB, team bangun dan menunaikan sholat subuh dimasjid yang berada tepat dibawah bawah basecamp.
 
Selesai menunaikan sholat subuh, team ngobrol santai sambil menikmati teh hangat yang dibuatkan oleh saudari Imega dan Kiki. lalu pada pukul 07:00 WIB, team melakukan sarapan pagi. Selesai sarapan, team bergegas mandi dan merapihkan barang bawaan. 
 
Pukul 08:30 WIB, team menuju SDN 01 Ciraksamala untuk mempelajari materi tentang Pengertian Taman Nasional, Sejarah Taman Nasional, Fungsi Taman Nasional, Struktural TNGHS Serta Masalah Yang Terjadi Di Taman Nasional.
 
Materi tersebut disampaikan oleh salah satu petugas TNGHS yang bernama Bpk. Yusril atau yang akrab disapa Bang Ucrit. Pada materi ini, team sangat antusias menyimak pemaparan yang disampaikan oleh pemateri.
 
Pada saat sesi tanya jawab, anggota team yang bernama Luwak bertanya tentang bagaimana dampak kegiatan tebang pilih pada hutan, khususnya diwilayah Taman Nasional?. Sedangkan Saudara Dedy atau yang akrab disapa Rangkong, bertanya tentang bagaimana menyikapi sikap pemerintah yang merubah lahan konservasi menjadi lahan  pertambangan. Kedua pertanyaan tersebut dijawab dengan baik dan jelas.
 
Setelah selesai materi Tentang sekelumit Taman Nasional, materi selanjutnya adalah tentang Navigasi Darat. Materi ini disampaikan anggota Wanadri yang bernama Indra, Tio, Hendro. Materi ini berlangsung cukup lama, hingga tidak terasa waktu menunjukan pukul  12:10 WIB. Team memutuskan untuk istirahat, makan dan menunaikan sholat dzuhur.
 
Pada pukul 13:30 WIB, team melakukan packing ulang agar tidak ada yang tertinggal pada saat perjalanan. Pukul 14:10 WIB, team melakukan baksos dengan memberikan sembako kepada masyarakat sekitar basecamp Ciraksamala, Kabupaten Sukabumi.
 
Pukul 14:45 WIB, team dipecah menjadi tiga kelompok untuk melakukan perjalanan. Ketiga team ini menempuh jalur yang berbeda dan nantinya bertemu disatu titik. Kemudian Pukul 15:07 WIB, masing-masing kelompok memulai perjalanan sekaligus aplikasi materi. Dan setelah itu pukul 15:44 WIB, team memutuskan untuk istirahat dan menunaikan sholat ashar.
 
Pada pukul 16:00 WIB, team melanjutkan perjalanan sekaligus aplikasi materi. Pukul 18:00 WIB, team istirahat karena suara adzan maghrib berkumandang. Lalu pukul18:15 WIB, team melanjutkan perjalanan dan tiba dicamp pertama pukul 19:00 WIB. Team langsung bergegas memasang tenda, menyiapkan makanan dan menunaikan sholat.
 
Malam harinya pada pukul 21:10 WIB, team melakukan Evaluasi tentang aplikasi materi yang sudah dilakukan dan breafing untuk  kegiatan esok harinya. Selasai evaluasi dan breafing, pukul 23:30 WIB team istirahat.
 
Kang Indra selaku pemateri dari Wanadri, selasa malam (15/8), mengatakan nanti ada pelatihan Navigasi Darat dengan menggunakan teknik Kompas Guide Punggungan. Teknik kompas Guide punggungan merupakan teknik bernavigasi mengikuti punggungan dengan koordinat yang sudah ditentukan dan memperhatikan setiap perubahan sudutnya.
 
"Tujuan dalam pengaplikasian materi ini adalah untuk melatih kepekaan terhadap Orientasi Medan, Orientasi Peta, Penggunaan Kompas serta Pergerakan Sudut yang terjadi. Maksudnya untuk meminimalisir kecelakaan yang terjadi seperti tersesat atau salah jalur" Lanjutnya. 
 
Kang Indra juga menghimbau para peserta bahwa Navigasi Darat bukanlah ilmu yang praktis, butuh banyak latihan untuk dapat memunculkan kepekaan terhadap medan, peta dan kompas.
 
"Pelatihan ini sangat bagus karena dapat membentuk kepekaan terhadap orientasi medan yang kita lalui, sehingga kita mudah menentukan titik posisi/koordinat dimana kita berada dalam peta." Ujarnya lagi.
 
Dalam mensukseskan kegiatan ajang dua tahunan ini, Jambore XI Mapala PTMSI di divisi Gunung Hutan didukung oleh orang-orang yang masuk dalam kepanitiaan. Susunan kepanitiaannya sebagai berikut:
 
#Konsumsi: Kiki, Imega (Mahesa), Ema (Mapalu)
#Korlap : M. Fatwa Zakia - Mahesa
#Advance : Indra, Ahong, Andri, Ayub (Mapalu)
#Kordinator Materi : Rahman (Mapalu)
#Medis : Dian, Sela, Fadli, Sony - KSR Univ. Pakuan.
#Dokumentasi : Eko Fauzan Adima (Mahesa)
 
Serta para peserta Jambore XI yang telah menyemarakan ajang kegiatan jambore ini, yaitu: Istikomah (Mapasuri Purworejo), Ramlan (Mpa UMMU Ternate), Eko (Himmpas Sidoarjo), Reka ( Mpa UMRI Riau), Nur & Nisa (Stikmapala Lamongan), Siti Rohani (Mata UMP Pontianak), Hanif, Alvin, Dedy, Arianto (Mapalamu Sukabumi), Abd Haris (Mpa PTM Sinjai), remon & Rido (Mpa UMSB Padang).
 
Diakhir kalimat penutup artikle berita tentang divisi gunung hutan jambore XI, Chiko Luciano selaku CEO MapalaPTM.com mengucapkan Selamat Bersilaturahmi dan teruslah jalin ikatan persaudaraan untuk para pasukan gunung hutan Mapala PTMSI dan Sukses untuk acara Jambore yang ke XI Mapala PTMSI di kawasan Gunung Hutan Halimun.
 
"Semoga ilmunya dapat bermanfaat dan dapat bisa berbagi kepada saudara-saudaranya yang ada di daerahnya masing-masing, Bravoooo... Keep braderhood ya sobat-sobatkuuu..." tutupnya.
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Eko Fauzan Adima - Mapala Mahesa, Univ.Muhammadiyah Tangerang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Rayakan HUT RI, Gemapala WIGWAM FH UNSRI Bentangkan Bendera Raksasa Merah Putih di Tebing Selangis
Semangat Belajar Pantang Akhir, Marsono Gowes Onthel Jogja-Bojonegoro Rayakan Wisuda & HUT RI 72
Para Penulis di Mapala PTM Siap Deklarasi Bentuk Asosiasi Jurnalis Alam Bebas Saat Penutupan Jambore
Peserta Jambore Mapala PTMSI Mempelajari Permasalahan Mangrove Serta Potensinya di Tanjung Burung
Endro Wardoyo: Sejarah Mulai Terbentuknya Jambore MapalaPTM & Tanggapan Event ini Hingga Sekarang



IP Anda Adalah: 54.81.76.247

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2877591)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47330)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44868)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34061)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (33581)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31147)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30603)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30409)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26625)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26120)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24604)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22721)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21098)

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia