MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 30 Agustus 2017 - 08:22:52 WIB

Jalur Pendakian Gunung Dempo Ditutup Sejak April Saat Statusnya Menjadi Waspada, Mari Patuhi Bersama

Kategori: Berita Diposting oleh : Tri - Dibaca: 1978 kali



Pagaralam, MapalaPTM.com (30/8) - Gunung Dempo (Dempu) yang menjulang 3.159 Mdpl di kota pagaralam telah menjadi magnet tersendiri bagi penggiat wisata minat khusus pendakian gunung. Tidak hanya di pulau sumatera, daya tarik gunung dempo telah mengundang banyak wisatawan ataupun pendaki dari luar propinsi maupun luar pulau sumatera yang mengunjunginya.
 
Namun sayangnya minat dan daya tarik ini terkadang tidak mengindahkan regulasi yang ada. Menurut Mulyadi, Kepala Pos Pantau Gunung Dempo dikutip dari daring merdeka.com menyatakan bahwa sejak April 2017 pendakian gunung Dempo sudah ditutup menyusul statusnya yang menjadi level II (waspada).
 
Menurut pantauan kontributor, selama ini pendakian dilakukan melalui dua jalur yaitu Jalur Kampung 4 dan Jalur Rimau, padahal jalur kampung 4 adalah jalur satu-satunya yang diperbolehkan dan karena di Kampung 4 ada balai registrasi yang akan mendata pendaki yang melakukan pendakian dan jalur rimau hanya untuk kegiatan evakuasi dan penanganan pasca insiden.
 
Tidak sinkronnya dan kurangnya sosialisasi mengenai penutupan jalur akses pendakian juga di akui oleh Doni, pendaki asal Bengkulu yang mendaki gunung Dempo pada tanggal 16 dan 17 Agustus 2017 yang lalu. Doni menyatakan tidak mengetahui bahwa jalur pendakian tertutup karena masih bisa melakukan pendakian melalui jalur kampung 4.
 
Sementara itu, Arindi, Sekjen Forum Pencinta Alam (FORPA) Besemah, Kota Pagaralam ketika di hubungi melalui ponsel menyatakan, Pos Pantau Gunung Dempo, Pemkot dan BPBD kota Pagaralam jauh hari sudah merilis himbauan larangan pendakian karena status gunung Dempo yang berada di level II.
 
Namun ia pun mengakui bahwa kondisi di lapangan cukup membuat dia dan rekan-rekannya kesulitan untuk turun tangan langsung melarang pendakian.
 
"Forpa dalam hal ini tentunya mendukung upaya positif apapun terkait gunung dempo termasuk di dalamnya adalah jika ada penutupan jalur pendakian, namun forpa tidak memiliki wewenang langsung melarang, maka pada tanggal 16 dan 17 Agustus lalu ketika kita mengetahui banyak pendaki yang melakukan pendakian untuk melangsungkan upacara kemerdekaan RI ke 72 di gunung tersebut, anggota kami (forpa) memantau ke atas untuk menghindari kejadian insiden" ujar Arindi.
 
Kekhawatiran Arindi terbukti dengan terjadinya insiden pendaki yang terjatuh ke jurang kawah merapi dempo pada tanggal 18 Agustus lalu. Bersama BPBD, Basarnas, TNI dan pihak terkait, setelah berjibaku beberapa hari, survivor atas nama Yoga berhasil di selamatkan.
 
Di tempat terpisah, Iwan, yang juga turut turun ke jurang bersama Arindi melakukan evakuasi survivor Yoga menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Iwan sendiri adalah salah satu relawan yang cukup sering terlibat melakukan evakuasi.
 
"Panggilan moral tentunya dan tanggungjawab saya selaku Pencinta Alam lah yang membuat saya tetap merasa harus berperan di gunung dempo dengan cara apapun," ujar iwan yang juga merupakan anggota Mapala di Fakultas Teknik Univ. Muhammadiyah Palembang (Hiawata).
 
Meski sudah ratusan kali mendaki dempo, pemilik toko outdoor di pagaralam ini tetap merasa dempo bukan gunung wisata umum. "Jalurnya menurut saya bukan untuk pemula atau wisata pendakian biasa selain itu dempo tentunya punya sisi lain yang harus kita hormati sebagai tamu, jadi jika dempo kondisinya seperti sekarang mestinya sebagai pendaki yang tahu diri dan tahu etika mestinya kita biarkan dempo beristirahat. "Mari belajar menghormati gunung Dempo dan jadilah pendaki yang beretika," tegas iwan.
 
Masalah lain di gunung dempo adalah masih banyak pendaki yang juga meninggalkan sampah pendakian maupun pengrusakan tanaman kayu panjang umur (Cantigi). Ini jelas sudah melanggar etika dan moral pendakian itu sendiri ujar Iwan menjelaskan.
 
Seringkali tertangkap tangan, Arindi bersama rekannya di Forpa terpaksa memberikan hukuman sebatas pilihan mengembalikan ke puncak gunung atau hukuman push up atau sit up dan sayangnya kejadian pengrusakan dengan mencabut dan membawa pulang kayu panjang umur tetap saja terjadi. Arindi menyatakan terhadap permasalahan-permasalahan yang ada pihaknya berharap ada solusi dan regulasi yang tegas dari pemkot bersama pihak yang membawahi kawasan gunung dempo.
 
Pasca evakuasi survivor yoga, Sat Binmas Polres Pagaralam merilis dan memasang Larangan Pendakian Gunung Dempo baik di Jalur Rimau maupun di Jalur Kampung 4. Arindi mengharapkan semua orang mematuhinya baik masyarakat di kota pagaralam sendiri maupun pengunjung yang bermaksud mendaki ke atas gunung Dempo.
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor - F.A
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Sindoro, Puncak Keempat yang Sudah Dituntaskan Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo
Terpilihnya Ketua Umum Periode 2017/2018 Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau
Lawu, Puncak Gunung Ketiga yang Sukses Dijajal Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo
Hilang sejak 1995, Jasad 3 Pendaki Ditemukan di Puncak Mont Blanc dalam Keadaan Terikat Bersama
Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Jajal Puncak Gunung Lawu



IP Anda Adalah: 54.156.51.193

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2888932)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47529)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45470)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34742)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34253)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31347)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30917)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30592)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27253)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26410)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24796)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23146)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21323)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia