MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 01 September 2017 - 08:48:28 WIB

Jangan Ditiru! Seorang Oknum Pendaki Tutupi Kamera Pemantau Gunung Merapi dengan Sebuah Gelang

Kategori: News Diposting oleh : Linda - Dibaca: 1144 kali



Yogyakarta, MapalaPTM.com (1/9) - Seorang pendaki diduga menghalangi kamera pemantau aktivitas Gunung Merapi. Pendaki gunung yang hingga kini belum diketahui identitasnya ini menutupi lensa kamera pemantau dengan sebuah gelang pada Kamis (31/8).
 
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melalui akun twitter resminya mengunggah tindakan pendaki gunung itu.
 
“14.45 JANGAN DITIRU! Oknum pendaki naik di tower sta.multiparameter di puncak #merapi kemudian menutupi cctv kawah, mengganggu alat pantau,” demikian cuitan dalam akun resmi BPPTKG itu.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Merapi BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santoso mengatakan, jika memang benar menutupi kamera pemantauan Gunung Merapi maka tindakan pendaki tersebut melanggar aturan pendakian.
 
“Aturan pertama yang dilanggar yaitu tentang batas pendakian. Aktivitas pendakian Gunung Merapi harusnya hanya sampai di Pasar Bubrah. Namun, pendaki itu melanggar aturan pendakian Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dengan mendaki hingga wilayah puncak,” tegasnya, Kamis (31/8).
 
“Pendaki itu juga telah melanggar aturan dengan tindakan yang berpotensi mengganggu sinyal aktivitas kamera pemantau kawah di puncak Gunung Merapi,” tambah Agus.
 
Dia menjelaskan, jika jarak radius seseorang beraktivitas semestinya lebih dari 50 meter. Jika terlalu dekat, lanjut Agus, bisa mengganggu aktivitas kamera pemantau.
 
Sementara, perbuatan menutupi kamera pemantau juga dianggap merupakan tindakan membahayakan diri sendiri. Sebab, pernah terjadi seorang pendaki jatuh dan tewas di kawah karena nekat mendaki hingga puncak Gunung Merapi.
 
“Batuan-batuan di puncak Gunung Merapi ini juga tidak stabil dan sangat rawan runtuh. Pendaki yang nekad ke puncak ini sangat mengancam keselamatan jiwanya,” ungkapnya.
 
Agus meminta kepada seluruh pendaki Gunung Merapi agar bisa mematuhi aturan pendakian. Selain itu, pendaki diminta ikut menjaga peralatan kamera pemantau di kawasan Gunung Merapi.
 
Dia mengatakan, ada 24 kamera pemantau yang ada di wilayah Gunung Merapi. Empat kamera di antaranya dikhususkan untuk memantau aktivitas kubah di puncak Gunung Merapi.
 
“Setelah letusan 2010, Gunung Merapi memasuki siklus baru karena letusannya di luar kebiasaan. Kami sedang cari tahu siklusnya dengan peralatan monitoring yang ada,” tutup Agus. 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Merdeka
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Naik dari Wonosobo Turun di Magelang, Mapala STIEM Palopo Jejakkan Kaki di Puncak Sumbing
Jalur Pendakian Gunung Arjuno Welirang Ditutup Mulai 29 Agustus Karena Terjadi Kebakaran Hutan
Sore tadi, Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Jajal Gunung Sumbing
Sindoro, Puncak Keempat yang Sudah Dituntaskan Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo
Kawasan Hutan Gunung Lawu Sisi Utara Terbakar, Jalur Pendakian Cemorosewu ditutup Sementara



IP Anda Adalah: 54.80.146.251

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2802852)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46205)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (40813)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32854)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30033)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29510)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29058)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (28722)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24836)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23641)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22881)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20489)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20048)

Anggota UPL MPA Unsoed Buka Jalur Penakir Gunung Slamet

Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105

Jenasah Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Membusuk, Diperkirakan Meninggal Lebih dari Sebulan

Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial

GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Sejuta Bunga, Mapala "SULFUR" UNTIDAR Magelang

II-Outfest, Pameran Aktivitas Outdoor Terbesar akan Meriahkan Pertama Kalinya di Kota Makassar

Kongres IV Pecinta Alam Bandung Raya Rekomendasikan Forum Nasional Pecinta Alam Indonesia

Membentuk Karakter Pemuda Lewat Pendidikan Dasar KPA Summit Adventure

Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Menggapai Puncak Rantemario, Latimojong

Matasitas Sahid Jakarta Siap Kembali Mengadakan Seminar dan Kejuaraan Orienteering

Kemenpar Selenggarakan Forum Group Diskusi Untuk Kembangkan Potensi Wisata Petualangan

Mapala UMRI Siap Gelar Pendidikan Dasar Cinta Alam V (PDCA) dan Pelantikan Calon Siswa