MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 10 September 2017 - 20:07:49 WIB

Sambut Mahasiswa Tahun Ajaran 2017/2018, Mapala UMRI Universitas Muhammadiyah Riau Gelar Atraksi

Kategori: Berita Diposting oleh : Mapala UMRI - Dibaca: 178 kali



Pekanbaru, MapalaPTM.com (10/09) - Telah genap 4 hari sudah kegiatan MASTAMA (Masa Ta'aruf Mahasiswa) atau biasa dikenal dengan OSPEK, Tibalah dipenghujung acara yaitu Upacara Penutupan MASTAMA (Masa Ta’aruf Mahasiswa) dan Pengukuhan Mahasiswa/i Baru Universitas Muhammadiyah Riau.
 
Satu hari sebelum Upacara Pengukuhan Mahasiswa/i Baru Universitas Muhammadiyah Riau, UKM MAPALA UMRI telah diberi kesempatan dari Panitia MASTAMA untuk memperkenalkan Organisasi MAPALA UMRI kepada Mahasiswa /i Baru.
 
Dalam upacara tersebut yang dihadiri oleh Civitas Akademika, UKM dan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Riau. Yang bertempat di lapangan Kampus II Universitas Muhammadiyah Riau, Pelaksanaan upacara yang berlangsung hikmat.
 
Pada upacara pengukuhan mahasiswa/i baru tersebut, secara resmi dan simbolis yang diwakili oleh mahasiswa/i baru dengan pemasangan Almamater dan topi oleh masing-masing Dekan Fakultas.
 
Dalam Upacara tersebut UKM MAPALA UMRI menampilakan atraksi Repling sekaligus pembentangan spanduk ucapan “Selamat Datang Kepada Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Riau” dari lantai 3, atraksi tersebut membuat seluruh mahasiswa/i baru sekaligus pihak rektorat terpukau dengan atraksi yang di tampilkan oleh Anggota MAPALA UMRI. 
 
"Atraksi tersebut selain untuk memeriahkan upacara juga sebagai bentuk daya tarik bagi mahasiswa baru untuk bergabung di Organisasi MAPALA UMRI" Ujar kordinator Devisi Diklat Profesi saudara Anto. sebelum atraksi ini ditampilkan MAPALA UMRI telah melakukan latihan rutin sore hari selama satu minggu, sehingga tidak menganggu kesibukan lainnya, imbuh Anto.
 
Atraksi ini di lakukan oleh Iqbal Mahatir, Gope Mandala Putra dan Julianti Siregar. Mereka adalah anggota MAPALA UMRI angkatan IV Haemadipsa Zeylanisa (Pacet). Saat repling Julianti Siregar atau yang biasa dipanggil Boreg, dia menggunakan teknik Under Head dari lantai tiga. Sedangkan Iqbal dan Gope, turun membentangkan spanduk dan dilantai dua lah mereka menggunakan teknik Under Head seperti yang dilakukan oleh Boreg secara bersamaan.
 
Julianti Siregar mengatakan “Atraksi ini merupakan suatu kebanggaan dan merupakan pengalaman spesial kerena sebelumnya saya sangat takut pada ketinggian dan berkat suport dari abang-abang, kakak-kakak dan peran dari Divisi Diklat Profesi yang membantu saya dalam berlatih”.
 
Anhar Bayu Firmansyah selaku Ketua Umum MAPALA UMRI mengatakan “MAPALA tidak mengenal gender,  Baik laki-laki maupun perempuan harus mempunyai mental yang sama dan fisik yang kuat. Intinya selagi kita memiliki kemauan untuk belajar dan berlatih kita pasti bisa karena setiap kegiatan yang dilakukan selalu beresiko tinggi apalagi kegiatan rock climbing".
 
"Semua itu akan berjalan dengan baik jika kita selalu percaya kepada Allah SWT dan yakin dengan alat yang kita gunakan dan selalu mengamati safety yang dipakai.  Alhamdulillah semua rangkaian acara ini berjalan lancar dan baik." tandasnya lagi.
 
"Keluarga Besar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau (MAPALA UMRI) Mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada Mahasiswa/i Baru Universitas Muhammadiyah Riau." tutup Ketua Umum Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau.
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor Humas Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Riau
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...


Selengkapnya





Berita Terkait


Akhiri Ekspedisi, Tim 7SOJ-17 Mapala STIEM Palopo-Mentari UMM Gelar Pendakian Bersama ke Gunung Prau
Satu Syarat Anggota Muda Jadi Anggota Penuh, Mapelba Banten Mengadakan Penghijauan di Desa Walikukun
Promosi Ke Mahasiswa Baru, Mapala Citta Mandala Gelar Pameran di Kampus Universitas Warmadewa Bali
Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIEM Palopo Jejakkan Kaki di Puncak Gunung Tertinggi Jawa Tengah
Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Jajal Puncak Gunung Tertinggi di Jawa Tengah



IP Anda Adalah: 54.224.158.232

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2786237)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45774)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32369)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29563)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28652)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (26755)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24435)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23274)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (21275)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (19870)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19680)

Tim SAR Gabungan Temukan Dua Pendaki Hilang di Gunung Semeru (19377)

Mapala Satria Universitas Muhammadiyah Purwokerto Gelar Diklatsar di Lereng Selatan Gunung Slamet

Heroe Soeprapto, Salah Satu Pendiri Young Pioneer atau Yepe di Malang Telah Meninggal Dunia

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Pulau Borneo, Mapala Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Sambut Milad ke-21, Mapala HIAWATA FT Universitas Muhammadiyah Palembang gelar Kejurnas Orienteering

Mulai per 1 Oktober, Kuota Pendakian ke Gunung Semeru Ditambah dan Pendaftaran Gunakan Sistem Online

Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Dijamu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

Terekam Video Peningkatan Aktivitas, Pendaki Diharapkan Waspada Apabila Ingin Mendaki Gunung Agung

Dalam 16 Hari, Enam Srikandi Mapasadha Berhasil Menyelesaikan Pendakian Sebanyak 14 Puncak Gunung

Seorang Pendaki Meninggal Dunia, Akibat Tertimpa Batu Saat Turun dari Puncak Mahameru Gunung Semeru

Gelombang Kelima, APGI Lakukan Sertifkasi Profesi Pemandu Wisata Gunung di Ambarawa Jawa Tengah

Dilaporkan Hilang di Gunung Gede Pangrango, Akhirnya Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Survivor

Seorang Guru Bahasa Inggris asal Sukabumi Menghilang di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Sambut Mahasiswa Tahun Ajaran 2017/2018, Mapala UMRI Universitas Muhammadiyah Riau Gelar Atraksi