MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 26 September 2017 - 19:45:29 WIB

Mapala Lawalata IPB Bogor Siap Gelar Seminar Ekspedisi Jelajah Negeri dan Kekayaan Pesisir Nusantara

Kategori: Event Diposting oleh : Lawalata IPB - Dibaca: 1057 kali



Bogor, MapalaPTM.com (26/9) - Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam Institut Pertanian Bogor (LAWALATA IPB), merupakan wadah bagi mahasiswa IPB dan alumninya untuk tidak sendirian dalam mengekspresikan jiwa yang bebas, merdeka, alamiah, spontan dan jujur. 
 
“Suatu nilai yang identik dengan alam itu sendiri” yang selalu bertindak mengikuti nurani serta terus menerus mencari jalan untuk mengalahkan diri sendiri dengan prinsip tidak akan menyakiti alam beserta isinya serta berusaha mempertahankan perbedaan karakter tiap anggota dengan menyadari bahwa setiap makhluk hidup memiliki keunikan. 
 
Begitu pula dengan wawasan mengenai eksplorasi keanekaragaman hayati perlu dimiliki oleh setiap orang, terlebih bagi para peneliti muda. Pelajaran ini tidak hanya didapatkan di bangku kuliah saja. Akan tetapi, juga diperoleh dengan melakukan kegiatan langsung ke lapangan. Kegiatan langsung ke lapangan ini merupakan suatu ekspedisi yang secara rutin dilakukan oleh Lawalata (Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam) Institut Pertanian Bogor dengan berbasis scientific adventures.
 
Perwujudan untuk berbagi pelajaran mengenai menjaga, peduli, dan mencintai kenakeragaman hayati dilakukan melalui salah satu kegiatan dari Lawalata IPB, yakni berupa kegiatan Seminar Ekspedisi Lawalata IPB yang bertemakan “Jelajah Warna Negeri di Atas Awan dan Kekayaan Pesisir Nusantara” yang merupakan pemaparan serta diskusi langsung mengenai hasil dua ekspedisi Lawalata IPB pada tahun 2017. 
 
Pertama, Studi Lapang Anggota Ekspedisi Atap Sumbawa (Menapaki Jejak Rusa Timor Flores (Cervus timorensis  florensiensis) dan Mengkaji Pengaruh Penetapan Status Taman Nasional Terhadap Sosial Masyarakat di Sekitar Taman Nasional Tambora) 2017 di Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kedua, Ekspedisi Pesisir Lampung Timur (Kesesuaian dan Daya Dukung Ekosistem untuk Ekowisata Mangrove di Pesisir Lampung Timur) 2017 di Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur.
 
Ekspedisi Lawalata IPB “Jelajah Warna Negeri di Atas Awan dan Kekayaan Pesisir Nusantara” dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian LAWALATA IPB akan keberlangsungan Rusa Timor dan Kawasan Ekowisata Mangrove yang ada di Indonesia yang merupakan bagian dari sumberdaya alam yang harus dijaga kelestariannya. Hal ini sesuai dengan misi LAWALATA IPB dalam mewujudkan gerakan lingkungan hidup secara partisipatif, kooperatif, dan berkelanjutan mulai dari hal-hal kecil dan nyata sesuai dengan perkembangan persoalan hidup.
 
Lawalata IPB akan mengadakan Seminar Hasil Ekspedisi Lawalata IPB “Jelajah Warna Negeri di Atas Awan dan Kekayaan Pesisir Nusantara” akan berlangsung pada pukul 08:00 WIB Sabtu, 30 September 2017 di Auditorium Sumardi Sastrakusumah (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB)
 
Open for public, free entry, lunch+snack, e-certificate, souvenir.
 
Acara ini akan memaparkan kegiatan Ekspedisi Lawalata IPB “Jelajah Warna Negeri di Atas Awan dan Kekayaan Pesisir Nusantara” serta hasil dari data yang didapatkan di lapangan. Sehingga dapat tersebar dan diketahui olah banyak pihak terkait keberlangsungan Rusa Timor dan Kawasan Ekowisata Mangrove.
 
Seminar ini terbuka untuk umum. Pendaftaran online akan buka hingga tanggal 29 September 2017 nanti dan bisa langsung untuk mengisi pendaftaran pada link https://goo.gl/forms/6QVWJx3iFyqRjSo22 atau mengunjungi website https://lawalataipb.or.id
 
Info Pendaftaran
Contact person : 085210097747 Dina S
Ig : Lawalata_ipb
Twitter : Lawalata_ipb
Website : lawalataipb.or.id
Line : http://line.me/ti/p/%40ywc6727a

 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Tersa - Mapala Lawalata IPB (Institut Pertanian Bogor)
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Kabut Tebal dan Ketinggalan Rombongan, Seorang Pendaki Hilang Saat Izin BAB di Puncak Gunung Slamet
Mapala Satria Universitas Muhammadiyah Purwokerto Gelar Diklatsar di Lereng Selatan Gunung Slamet
Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Pulau Borneo, Mapala Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Tim Ekspedisi 7SOJ-17 Mapala STIE Muhammadiyah Palopo Dijamu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah
Dalam 16 Hari, Enam Srikandi Mapasadha Berhasil Menyelesaikan Pendakian Sebanyak 14 Puncak Gunung



IP Anda Adalah: 54.80.68.137

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2860936)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47133)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44323)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33823)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32379)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30945)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30293)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30274)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25845)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25771)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24449)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22335)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20915)

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia

Pecinta Alam Sebagai Ekskul Pembentukan Karakter, Anies Dukung Eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani