MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 27 September 2017 - 01:54:09 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Pendaki asal Tegal yang Hilang Selama Tiga Hari di Gunung Slamet

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Mirna Kemal - Dibaca: 1728 kali



Slawi, MapalaPTM.com (27/9) - Moh Charis Munandar (23), pendaki Gunung Slamet yang hilang setelah pamit buang hajat, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Selasa (26/9) malam.
 
Selama 3 hari menghilang, Survivor yang berasal dari Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, itu ditemukan dalam keadaan selamat sekitar pukul 18.30 WIB.
 
Moh Charis menghilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, sejak Minggu (24/9). Dia ditemukan di jalur antara Pos 2 dan 3 jalur pendakian Guci, tepatnya jalur permadi pada pukul 18.30 WIB, setelah 43 personel tim SAR dikerahkan.
 
Pada saat ditemukan, korban dalam keadaan lemah, pucat, kedinginan dan dehidrasi karena hanya berbekal 1/2 botol air mineral serta akibat tidak makan selama tiga hari. 
 
Komandan Tim SAR Bumijawa dan juga salah satu anggota Mapala Satria Univ.Muhammadiyah Purwokerto, Abdul Khayyi mengatakan bahwa jaket yang dipakai survivor (pendaki yang dicari SAR) basah. Kemungkinan karena di atas cuacanya sedang hujan.
 
Dari Pos 2 menuju Pos 1, korban dievakuasi pakai tandu. Selanjutnya dari Pos 1 ke Posko Gupala, dibawa menggunakan motor trail. Butuh waktu tiga jam untuk Tim SAR membawa survivor turun mencapai basecamp Guci.
 
Moh Charis tiba dibawah sekitar pukul 21.30 dan Saat hendak dinaikkan ke ambulans yang diparkir di depan Posko Gupala, korban menjerit histeris dan menangis. Sebelum dibawa ke RSUD Soeselo, Slawi, dia mendapat perawatan dari dokter Puskesmas Bumijawa.
 
Menurut Abdul Khayi, 43 personel yang dikerahkan terbagi dalam tujuh regu atau SRU (search and rescue unit).
 
 
Kronologis Hilangnya Pendaki
Survivor bernama Moh Charis Munandar mendaki ke puncak Gunung Slamet bersama delapan temannya dan pemandu yang merupakan warga lokal pada Sabtu (23/9/2017) malam pukul 20.00 WIB..
 
Sembilan orang naik pada Sabtu pukul 20.00 WIB berangkat naik ke Slamet dipandu warga lokal bernama Danuri. Jadi Mereka bersepuluh naik ke puncak tidak izin pos pendakian.
 
Ada dua pos pendakian ke Gunung Slamet lewat Guci, yakni Pos Kompak dan Gupala. Informasinya, seorang pendaki hilang itu setelah pamit buang air besar saat berada di puncak. Saat itu memang sedang terjadi kabut tebal di puncak
 
Pada Minggu (24/9/2017) pukul 09.00 WIB tim pendaki sampai di puncak Gunung Slamet. Kemudian, pada sekitar pukul 09.30 WIB, tim pendaki turun dari puncak. Saat di puncak, korban hilang itu pamit untuk buang air besar. Saat itu, kabut tebal memang menutupi puncak.
 
Disaat turun, Tim pendaki tidak turun bersama-sama. yang pertama itu 2 orang atas nama Willy dn Reza, selanjutnya disusul oleh Sdr Charis. pada saat sdr Charis turun, kabut tebal datang kemudian sisa tim turun dari puncak gunung Slamet.
 
Sekitar pukul 11.00 WIB di batas vegetasi atau perbatasan antara kawasan hutan dengan kawasan puncak, sdr Baedi melakukan pengecekan jumlah personil. Kemudian baru diketahui ada satu anggota mereka yang tidak ikut turun.
 
Saat pengecekan personel ternyata kurang satu orang. Mereka pun sempat mencari sampai dengan pukul 13.00 WIB. Tetapi tidak ketemu.
 
Karena tidak ketemu, tim melanjutkan turun untuk melaporkan ke pos pendakian. Pada pukul 18.00 WIB, mereka sampai di Guci dan melaporkan kejadian itu ke Pos Gupala.
 
Nama-nama pendaki gunung Slamet dari Adiwerna itu antara lain adalah:
1. Khusnul aqiqah, perempuan, 21 th,  mahasiswa, alamat ds.Tegalwangi rt 19/06 kec. Talang tegal.
2. Galang bela nusa, lk, 19 th, mahasiswa,  ds.Kalikangkung, pangkah.
3. Ahmad willy ,18 th, pelajar, alamat ds. Pegirikan rt 09/03 talang.
4. Rizki reza adam, 17 th, pelajar, alamat ds. Bedug rt 22/05 pangkah.
5. A. Zubaedi, 27 th,  mahasiswa,  alamat ds.Tembokluwung rt 24/05  adiwerna.
6. Yuli mulyawati, 23 th, swasta, ds. Pegirikan,talang.
7. Miftah,  25 th, swasta, alamat ds. Bogares kidul pangkah.
8. Adi sunanto, 18 th, Pelajar, alamat ds. Margapadang rt 14/02 tarub.
9.M.Charis Munandar (23 th ) almt ds Pegirikan Rt 27/3 kec Talang kab Tegal.
10. Damuri, 50 th, (pemandu) alamat ds.Guci Rt 02/03 kec. Bumijawa.
 
 
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Pendaki yang Hilang di Puncak Gunung Slamet
Kabut Tebal dan Ketinggalan Rombongan, Seorang Pendaki Hilang Saat Izin BAB di Puncak Gunung Slamet
MAPENA UMJ Siap Gelar Kejuaraan Kebut Gunung Tingkat Nasional di Gunung Gede Pangrango via Putri
Festival Semeru di Jalur Pendakian Ranu Pani Kenalkan Budaya Suku Tengger Disambut Meriah Wisatawan
Hutan Seluas 101,7 Hektar Ludes Terbakar, Jalur Pendakian ke Puncak Gunung Ciremai Tak Ditutup



IP Anda Adalah: 54.166.232.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2793285)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45925)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (39738)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32550)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29738)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29280)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28847)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (27847)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24555)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23385)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22056)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20133)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19797)

Gunung tertinggi di Mongolia, 10 Pendaki Tewas dan 7 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsoran Salju

41 Tahun Gemapala

Betho Beanal dari Mapala Equil, Orang Amungme Pertama Menggapai Puncak Carstensz Pyramid

Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka

7 Summit Indonesia in 100 Days, Tiga Pendaki Siap Memulai Pendakian Gunung Binaiya di Maluku

Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta

Tim Putri Indonesia KMPA Eka Citra UNJ Bersiap Memulai Pendakian Menuju Dhampus Peak di Nepal

Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar

Petakan Potensi Pariwisata Bahari, Mapala UI Gelar Eksplorasi Bawah Laut di Teluk Tomini

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo

Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar

Ekspedisi Menggapai Puncak Dhampus Dhaulagiri, 2 Putri Indonesia Mulai Berangkat Menuju Nepal