MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 03 Oktober 2017 - 13:35:38 WIB

Pemanjat Inggris Meninggal Saat Selamatkan Istrinya dari Reruntuhan Batu Tebing El Capitan Yosemite

Kategori: Pemanjat Diposting oleh : Jessica Queen - Dibaca: 533 kali



Yosemite, MapalaPTM.com (3/10) - Pemanjat asal Inggris telah meninggal oleh batu-batu yang jatuh di Taman Nasional Yosemite saat memanjat tebing bersama istrinya saat mereka merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang pertama.
 
Andrew Foster yang berusia 32 tahun, meninggal setelah lebih dari 1.000 ton batu jatuh dari tebing monolit El Capitan pada hari Rabu.
 
Kejadian itu muncul tadi malam, Ia meninggal saat melindungi istrinya Lucy yang berusia 28 tahun dari bebatuan runtuh dan kondisinya dalam keadaan kritis.
 
Dia mengatakan kepada keluarganya bahwa dia hanya hidup karena suaminya melihat batu-batu itu runtuh dan Ia langsung melompat masuk untuk menyelamatkannya.
 
Gillian Stephens, bibi Foster, mengatakan kepada The Times: "Dia berkata: 'Andrew menyelamatkan hidup saya. Dia menukik tepat di atas saya, begitu dia melihat apa yang akan terjadi saat itu. Dia menyelamatkan hidupku".
 
Pasangan ini tinggal di Cardiff, telah menjalani "mimpi besar" mereka menikmati cinta mereka mendaki menjelang setahun bepergian bersama. Mereka berada di akhir perjalanan tiga minggu ke Taman Nasional Yosemite di California dan telah melakukan pemanjatan yang paling sulit sampai yang terakhir.
 
Mereka telah mempelajari sebuah rute di jalur pemanjatan El Capitan yang ikonik saat "lembaran" granit jatuh pada mereka. Rangers di taman nasional itu mengatakan granit tersebut, berukuran 40 meter per 20 meter, jatuh dari ketinggian 200 meter sementara pasangan itu berada di bawah dan langsung menguburnya.
 
Pendaki yang berpengalaman Mr Foster, yang berasal dari Cheltenham, meninggal seketika namun tim penyelamat berhasil evakuasi istrinya dan dia diterbangkan ke rumah sakit dimana dia berada dalam kondisi "kritis".
 
Sementara itu, sebuah reruntuhan batu yang kedua kalinya di lokasi tersebut pada hari Kamis membuat satu orang terluka yang diterbangkan ke rumah sakit.
 
Pasangan tersebut, yang menikah pada Agustus tahun lalu, telah memanjat beberapa tebing batu yang paling sulit di Inggris. Namun ia ingin mencoba memanjat tebing di Taman Nasional Yosemite.
 
Mereka mengatakan kepada teman-temannya bahwa itu adalah "mimpi besar" mereka dan menggambarkan diri mereka sebagai perawan Yosemite. Mereka terbang ke Amerika Serikat pada tanggal 11 September bersama dengan teman-teman yang juga pemanjat berpengalaman.
 
Pasangan ini dijatuhi oleh batu-batu yang pada keesokan harinya itu adalah saat mereka merencanakan puncak liburan mereka. Itu adalah kematian pendakian pertama di taman nasional tersebutdalam 18 tahun terakhir.
 
Mereka telah merencanakan pemanjatan mereka selama berbulan-bulan dan menulis sebuah blog terperinci tentang pengalaman dan persiapan mereka untuk itu.
 
Mr Foster telah menulis: "Yosemite adalah tempat yang mengagumkan dan bagi banyak pendaki adalah salah satu dari banyak tempat untuk pergi sebelum Anda meninggal. Dinding Tebing Besar ini sering menakut-nakuti kebanyakan pendaki Inggris hanya karena ukurannya tapi dengan sikap yang benar dan pemahaman dasar tentang keterampilan maka Anda berada di dengan kesempatan baik bashing keluar rute yang akan Anda ingat untuk sisa hidup Anda. "
 
Pasangan tersebut, yang bertemu di Cardiff University, juga pemain ski yang tajam dan Mr Foster mengusulkan saat mereka berada di lereng di Pegunungan Alpen Prancis pada bulan Maret 2015.
 
Di blog mereka mereka berkata: "Kami adalah pasangan muda yang sudah menikah yang tidak menikmati apa-apa selain keluar dan bersenang-senang di pegunungan bersama-sama.
 
"Kami bukan atlet yang ekstrim dan menggambarkan diri kami sebagai pejuang akhir pekan yang penuh gairah. Kami berharap bisa menginspirasi orang lain untuk keluar dan menikmati alam."
 
Mr Foster adalah seorang manajer dengan peralatan luar ruangan dan perusahaan pakaian Patagonia, rekan-rekannya menggambarkannya sebagai anggota "yang sangat dicintai oleh tim.
 
Alex Beasley, Country Manager, Inggris & Irlandia, Patagonia mengatakan: "Dengan sangat sedih kami telah kehilangan teman dan kolega kami Andrew Foster, yang terbunuh dalam kecelakaan tragis di Yosemite. Andrew adalah perwakilan penjualan yang bekerja di tim UK kami dan telah menjalankan bisnis ini selama lima tahun.
 
"Dia adalah anggota tim kami yang sangat dicintai, Ia adalah pendaki gunung dan pemain ski yang penuh semangat yang senang berada di alam bebas. Ucapan bela sungkawa kami kepada istrinya Lucy dan keluarga mereka. Kami memberikan simpati yang terdalam."
 
Nyonya Foster, dari Market Drayton, Shropshire, juga bekerja di industri yang sama dan pasangan ini menghabiskan seluruh waktu luangnya di alam bebas. Pasangan ini berlatih untuk perjalanan mereka ke Yosemite dengan mendaki tebing di Cornwall dan Pembrokeshire.
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Telegraph
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Menuju Milad ke 21, Mapala Hiawata FT UMP Gelar Screening Documenter Pendakian Gunung Patah
Menjaga Tradisi, Wanita ini dijuluki Spider Woman Karena Memanjat Tebing Tanpa Tali dan Pengaman
Jalur Pendakian Gunung Dempo Ditutup Sejak April Saat Statusnya Menjadi Waspada, Mari Patuhi Bersama
Rayakan HUT RI, Gemapala WIGWAM FH UNSRI Bentangkan Bendera Raksasa Merah Putih di Tebing Selangis
Pria ini Mengantar Pizza Hangat Untuk 3 Pendaki yang Tinggal Selama 100 Hari di Puncak Merbabu



IP Anda Adalah: 54.166.232.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2793286)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45925)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (39738)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32550)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29738)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29280)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28847)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (27847)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24555)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23385)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22056)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20133)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19797)

Gunung tertinggi di Mongolia, 10 Pendaki Tewas dan 7 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsoran Salju

41 Tahun Gemapala

Betho Beanal dari Mapala Equil, Orang Amungme Pertama Menggapai Puncak Carstensz Pyramid

Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka

7 Summit Indonesia in 100 Days, Tiga Pendaki Siap Memulai Pendakian Gunung Binaiya di Maluku

Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta

Tim Putri Indonesia KMPA Eka Citra UNJ Bersiap Memulai Pendakian Menuju Dhampus Peak di Nepal

Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar

Petakan Potensi Pariwisata Bahari, Mapala UI Gelar Eksplorasi Bawah Laut di Teluk Tomini

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo

Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar

Ekspedisi Menggapai Puncak Dhampus Dhaulagiri, 2 Putri Indonesia Mulai Berangkat Menuju Nepal