MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 04 Oktober 2017 - 06:57:33 WIB

Konsisten Menggerakkan Minat Baca, KPA ini Menyambangi lagi Rumah Baca Karya Tani

Kategori: Berita Diposting oleh : Tri - Dibaca: 190 kali



Muara Enim, MapalaPTM.com (29/9) - Ada yang berbeda Jum'at malam itu, 29 September 2017 di Masjid Darul Saadah Dusun Karya Tani, Desa Segamit, Kabupaten Muara Enim, Sumsel.
 
Pasalnya belasan pemuda yang nampak asing terlihat kusyuk mengikuti peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1439 H bersama hampir seluruh lapisan masyarakat di dusun tersebut.
 
Hari itu memang istimewa untuk warga karya tani, khususnya anak-anak sekeloh. Mereka di kunjungi kakak-kakaknya dari gabungan KPA di Prabumulih yang datang untuk mengantarkan koleksi tambahan bagi Rumah Baca Karya Tani serta melakukan aksi sosial di lingkungan dusun.
 
Ryan, Ketua Panitia menyatakan bahwasannya kegiatan ini adalah realisasi dari program kerja yang sudah di rencakan secara berkelanjutan.
 
"Kami, mewakili para donatur, baik dari internal kami yang hadir malam ini ataupun dari pihak lain yang tidak berkesempatan hadir, menyampaikan bantuan buku-buku untuk menambah koleksi Rumah Baca Karya Tani dengan harapan, semakin menambah semangat adik-adik untuk terus belajar dan membaca". Di sampaikan Ryan pada sambutan malam itu.
 
Di lain sisi, Soerono, Kepala Dusun Karya Tani menyambut gembira kedatangan KPA dari prabumulih ini.
 
"Saya berbicara mewakili pribadi atas nama perangkat desa, sesepuh dan masyarakat karya tani sangat berterimakasih, terharu sekaligus bangga pada adik-adik dari Prabumulih ini yang jauh datang dari sana, melintasi jarak menuju tempat kami yang terpencil ini dimana sinyal untuk komunikasi telpon saja sangat sulit. Jadi tak ada kata lain yang bisa saya sampaikan selain terima kasih dan harapannya semoga adik-adik ini tidak bosannya membantu kami, menjalin kekeluargaan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Untuk masyarakat sendiri kami berharap agar keberadaan rumah baca yang sudah susah payah di prakarsai adik-adik dari prabumulih ini bisa kita jaga dan kita ajarkan anak-anak kita untuk punya minat baca yang tinggi." Ujar Soerono dalam kata sambutan saat menerima secara simbolis bantuan buku dari panitia pelaksana.
 
Pemilihan Dusun Karya Tani pada kegiatan aksi sosial ini bukanlah tanpa alasan. Budi, korlap kegiatan di dampingi Andreas menyatakan bahwa mereka punya ikatan historis tersendiri dengan masyarakat karya tani.
 
"Karya Tani ini adalah salah satu pintu masuk untuk pendakian Gunung Patah via Sumsel dari 3 jalur yang ada yaitu Rimba Candi, Sumsel dan Padang Guci, Bengkulu. Kami sudah beberapa kali mendaki ke Gunung Patah baik untuk eksplorasi jalur maupun analisa keanekaragaman hayati, terakhir maret 2017 lalu. Sehingga memang kami merasa punya ikatan yang erat dan masyarakat serta punya tanggungjawab untuk berbuat lebih dari sekedar mendaki". Ungkap Budi.
 
"Kita pecinta alam mestinya tidak hanya datang dan melintasi desa ataupun masyarakat di sekitar kawasan pendakian saja. Hanya numpang lewat saja istilahnya. Kita mestinya punya tanggungjawab moral bagaimana sebagai pecinta alam bisa memberi manfaat untuk masyarakat sekitar karena bagaimanapun kita adalah tamu." Tegas Agam, salah satu senior Caraka Rimba, KPA yang terlibat hari itu.
 
Kegiatan dilanjutkan keesokan harinya, 30 September dengan melakukan aksi bersih pemandian air panas di dusun setempat. Konon informasinya pemandian ini menjadi lokasi wisata anak sekolah dan kegiatan pramuka. Namun kondisinya terlantar sehingga kotor dan tidak terawat. Usai aksi bersih pemandian air panas, rombongan KPA bersama warga mengunjungi lokasi wisata Danau Deduhuk yang menjadi viral di media sosial belakangan ini karena keindahannya.
 
1 Oktober, puncak kegiatan ditandai dengan menggelar kegiatan lomba lukis bagi anak SD dan lomba karya tulis bagi anak SMP bertemakan lingkungan. Kegiatan berlangsung meriah karena antusiasme anak-anak dan orang tua yang mendampingi. 
Menjelang siang Ryan dan rekannya bersama warga melakukan aksi bersih lingkungan dusun, rumah ibadah. Keceriaan terlihat di sana sini menunjukkan keakraban antara semua peserta dengan masyarakat seolah menyatu di dinginnya suhu pagi itu.
 
"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan makin banyak rekan lain yang terlibat. Jikapun ada masyarakat yang berminat berdonasi terutama dalam bentuk buku sekolah, alat tulis bisa mengontak instagram @rumahbaca_karyatani". Ujar Budi sambil berkemas untuk pulang.
 
Tercatat sekurangnya 15 orang utusan dari 4 KPA yang hadir yaitu KPA Summit Adventure, KPA Caraka Rimba, KPA Rangers dan KPA Wahana Hijau. Semua KPA berdomisili di Prabumulih, Sumsel.
 
 
 
 
 
 
Kontributor: T.P
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Meriahkan Kejurnas Orienteering Ke-5 Hiawata FT UMP, Belasan Pilot Akan Penuhi Langit Pagaralam
Menuju Milad ke 21, Mapala Hiawata FT UMP Gelar Screening Documenter Pendakian Gunung Patah
Hujan Deras Sejak Subuh Untuk Pertama Kalinya Mengguyur Jakarta, Banjir Melanda Ibukota Indonesia
Festival Semeru di Jalur Pendakian Ranu Pani Kenalkan Budaya Suku Tengger Disambut Meriah Wisatawan
Sambut Milad ke-21, Mapala HIAWATA FT Universitas Muhammadiyah Palembang gelar Kejurnas Orienteering



IP Anda Adalah: 54.166.232.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Labengki Island have a coral clusters from large to small gives beauty that served when we visited. Labengki large and small can be used for diving. Besides diving, we can snorkel course. Plus the white sand and the color of the sea is so clear.

Unisex species Kima. One of the largest species in the world. Kima is a kind of shellfish that is large enough. And this is where there are breeding for this species.

One route that can be reached by landline is about 60 minute journey to the area Toli-Toli. From Toli-Toli followed by boat which takes about 3 hours. The fares varied depending on the agreement. Remember, the ship does not stand by 24 hours.

Photo by, @maliqkakaban
Located: Labengki Island, Lasolo - Konawe Utara, Southeast Sulawesi
Labengki Island
Miss Scuba Indonesia, Indofest 2016 @Istora Senayan, Jakarta
Miss Scuba
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Kang Bongkeng
Boalemo as Regional Destinations Marine tourism destination which is supported by a diversity of customs and traditional culture in particular has a unique culture and has the charm of Culture Gorontalo multi ethnic and tribal communities who have mingled with the earth dream Boalemo in Gorontalo Province. Boalemo also has several pieces of marine parks with a huge diversity of biota.

Coral Reefs in Bitila an attractive tourist zone for exploration. Bitila group of hard coral are very diverse, depending on their habitats.

Photo Instagram by, @sassozhy_fs
Located: Love Island Eco Resort, Tilamuta - Gorontalo
Love Island
Being in Morowali, Sombori Island apparently not exposed to the public at large. In fact, the natives though. Marine conservation area of ​​more than 175 thousand hectares are home to various types of marine life.

The natural beauty and the sea was no doubt, as the island is also inhabited by the Bajo community. In addition, the landscape captivate every visitor. Therefore, the island has a coral hills is very beautiful.

This tourist area offers outstanding natural beauty and rare. In addition, the island has a cluster of coral reefs as if protruding from the surface of the sea. Sombori island has a beautiful blend of style Raja Ampat, Wakatobi and Bunaken in one spot. This exotic island also has white sand and coral reefs are untouched.

Photo Instagram by, @grandisaji
Located: Sombori Island, Morowali - Central Sulawesi
Sombori Island
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Tim 7Summit



Sekilas Info

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2793286)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (45925)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (39738)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (32550)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (29738)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29280)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (28847)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (27847)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (24555)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23385)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (22056)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20133)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (19797)

Gunung tertinggi di Mongolia, 10 Pendaki Tewas dan 7 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsoran Salju

41 Tahun Gemapala

Betho Beanal dari Mapala Equil, Orang Amungme Pertama Menggapai Puncak Carstensz Pyramid

Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka

7 Summit Indonesia in 100 Days, Tiga Pendaki Siap Memulai Pendakian Gunung Binaiya di Maluku

Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta

Tim Putri Indonesia KMPA Eka Citra UNJ Bersiap Memulai Pendakian Menuju Dhampus Peak di Nepal

Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar

Petakan Potensi Pariwisata Bahari, Mapala UI Gelar Eksplorasi Bawah Laut di Teluk Tomini

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo

Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar

Ekspedisi Menggapai Puncak Dhampus Dhaulagiri, 2 Putri Indonesia Mulai Berangkat Menuju Nepal