MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 08 Oktober 2017 - 22:13:54 WIB

Pendakian Antar Propinsi Sumsel dan Bengkulu, 12 Hari Membelah Hutan Hujan Sumatera di Gunung Patah

Kategori: Video Diposting oleh : Cacing - Dibaca: 1162 kali



Palembang, MapalaPTM.com (9/10) - Kegiatan pendakian ini bukanlah sebuah ekspedisi tematik ilmiah, pendataan ataupun ajang mengumbar nasionalisme, tapi tidak lebih dari penuntasan hasrat dari kami.
 
Sembilan orang pendaki yang berasal dari beberapa organisasi mahasiswa pencinta alam, yang ingin merasakan sesuatu yang lebih dari sekedar pendakian gunung biasa yang sekarang telah menjadi aktivitas yang sangat umum.
 
Kami merancang dan membuat rute sendiri dengan referensi para pendahulu tentunya dan meninggalkan jejak rute sepanjang hampir 40KM, membelah pegunungan Bukit Barisan dari Pagaralam, Sum-Sel hingga Padang Guci, Bengkulu, yang tanpa ragu merupakan jalur pendakian terpanjang kedua di Sumatera setelah Leuser.
 
Kawasan Gunung Patah mungkin satu-satunya setelah kawasan Taman Nasional Gunung Leuser diantara kawasan eksosistem hutan dataran tinggi di pegunungan Bukit Barisan yang masih perawan dan memiliki area yang luas serta keunikan ekosistem hutan pegunungan tersendiri.
 
Ironisnya hutan ini belum dikukuhkan sebagai Taman Nasional dan sangat terancam masa depannya oleh eksploitasi pemerintah dan perusahaan-perusahaan terkait potensi geothermalnya serta ancaman perburuan yang terus berlanjut.
 
Pendakian ini adalah pendakian tersulit dan terlama yang pernah saya lakukan, dimana medan sebenarnya tak selamanya sama dengan peta topografi.
 
Turun-naik punggungan yang memakan tenaga, pacet, tawon, duri rotan, kesalahan estimasi waktu tempuh yang berakibat krisis logistik dan berimbas pada kesehatan fisik dan psikis.
 
Terkadang dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit seperti kembali ke punggungan yang curam dan menguras tenaga atau mengambil jalan pintas menyeberang sungai yang ber-undercut, sangat deras dan membahayakan anggota tim yang lain.
 
Tetapi akhirnya kami semua berhasil melewati semua yang disajikan Gunung Patah, kami semua telah melakukan sekuat, sebaik yang kami bisa, dan untuk itu semua aku sangat bangga dengan tim ku. So proud of you, boys! It's always good to suffered a little bit.
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Cacing - Mapala Hiawata Fak. Tehnik Univ.Muhammadiyah Palembang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...
 
 
Lihat Videonya, Silahkan Klik Selengkapnya...

https://www.youtube.com/watch?v=kGwVXnxTNxk&feature=youtu.be
Selengkapnya





Berita Terkait


Pelantikan UKM Universitas Muhammadiyah Riau dan Pelantikan Badan Pengurus Harian Mapala UMRI
Konsisten Menggerakkan Minat Baca, KPA ini Menyambangi lagi Rumah Baca Karya Tani
Meriahkan Kejurnas Orienteering Ke-5 Hiawata FT UMP, Belasan Pilot Akan Penuhi Langit Pagaralam
Wajib Daftar Secara Online Mulai Hari ini Untuk Para Pendaki yang Ingin Mendaki Gunung Semeru
Menuju Milad ke 21, Mapala Hiawata FT UMP Gelar Screening Documenter Pendakian Gunung Patah



IP Anda Adalah: 54.90.202.184

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2833666)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46728)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42979)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33410)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30957)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30550)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29932)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29808)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25318)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24669)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24098)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21440)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20526)

Warsito Ditemukan Selamat Setelah Menghilang 4 Hari di Lereng Gunung Merapi

Nagapala SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Musang Ke-II

Eko Pasem, Siap Menahkodai Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang

Canyoning: Olahraga Extreme yang Memacu Adrenalin

Wadah Kompetisi Orienteering Bergengsi- METALA Mengadakan Event Lomba Nasional MOC III

Jumlah Pendaki dari Tibet Menurun Drastis, China Ubah Ketinggian Gunung Everest

Debit Air Cisadane Meluap, Banjir Kiriman Mengancam Bibit Mangrove di Tanjung Burung

Diksar Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong Angkatan XII Lahirkan Endemic Camp

Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung

Lahirkan Penulis Masa Depan, METALA FEB UMS Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Seluruh Anggota

Evakuasi Pendaki Gunung Raung Terhambat Akibat Cuaca Buruk

Gelar Mabim Rafting, Mapala Mahesa Mendapat Tanggapan Pelatih FAJI Kota Tangerang

Pendaki yang Hilang di Gunung Raung Telah ditemukan Meninggal di Puncak Tusuk Gigi