MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 12 Oktober 2017 - 10:26:41 WIB

Baloengnom Story: Cuaca Buruk dan Hipotermia Menyerang Pendaki asal Jakarta di Carstensz Pyramid

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Karina - Dibaca: 2665 kali



Foto: Saat evakuasi jenasah Ahmad Hadi atau Bulux van Dekil di carstensz pyramid (by,Baloengnom)
 
MapalaPTM.com (12/10) - Kabar duka menyelimuti dunia pendakian di Indonesia, Seorang pendaki asal jakarta yang bernama Ahmad Hadi (34) atau sapaannya dipanggil bulux menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 21.00 WIT di teras satu di elevasi sekitar 4.458 Mdpl, dalam perjalanan turun dari puncak Carstensz Pyramid.
 
Salah satu pendaki yg saat itu mengawal pendaki dari Norwegia, baloengnom menceritakan bahwa teamnya sudah mencapai summit carstensz pyramid pada tgl 7 October pukul 08.30 WIT, mereka gagal kembali ke Timika pada tgl 8 October di karenakan heli RTB (return to base) karena cuaca buruk.
 
Di tanggal yang sama 8 October 2017, team gabungan almarhum sudah start ke summit Carstensz berangkat pukul 03.45. Diceritakan baloengnom, ketika itu hujan badai mendera sejak pukul 14.00, berlangsung hingga malam hari.
 
Masih teringat dengan jelas, di malam dingin dibawah guyuran hujan deras itu. Ia menyusul korban dan teman pendamping korban, sesama guide juga yang mengawal korban di sepanjang pendakian.
 
Satu teman pendaki yang lain sudah lebih awal menyusul ke atas. Mereka berdua berjalan sayu ke arah saya yang sedang jumaring/meniti tali ke atas. Saya menyusul tergesa-gesa dengan membawa kompor multi fuel, survival blanket, dan sebutir apel. Berharap bisa menghangatkan korban yang mungkin sudah tidak punya daya melawan dingin, saat itu hampir pukul 21.00 WIT.
 
Mencapai teras satu, saya bertemu dengan dua guide yang bergerak turun, tapi tidak nampak korban ikut serta, saya bertanya, bulux mana bang? "bulux sdh lewat.." jawab mereka. Kemudian mereka mengajak saya naik lagi ke posisi korban, kami cek ulang berkali-kali denyut nadinya.
 
Sebelumnya sudah dilakukan juga CPR, bulux saat itu di posisi terbaring tenang. Mukanya basah diguyur hujan, dia seperti tidur nyenyak dan seperti tidak ada beban untuk pergi. sepertinya dia (bulux) memang ingin berbaring disana dan merasa nyaman.
 
Kami panggil berkali kali: "bulux bangun.. bulux bangun.." kami tunggu beberapa lama, barangkali dia hanya tidur/pingsan, bulux tidak bergeming dan beberapa kali cek nadi, dan memastikan. Salah satu dari kami berucap: "Bulux kamu tunggu disini dan jam 03.00 pagi, kami akan datang lagi.. kamu jgn kemana2". 
 
Saat itu hujan deras, dan kondisi pendaki yang saat itu stand by di yellow valley dalam kondisi kelelahan. Saya sepanjang hari itu melakukan perjalanan ke glacier carstensz timur, sedangkan teman2 bulux baru saja mencapai basecamp pada sore dan malam hari sebelum meninggalnya bulux. Kami putuskan mengamankan jenazah di posisi aman, evakuasi akan kami lakukan besok pagi pukul 03.00.
 
9 Oktober, pagi hari sekira pukul 04.00 WIT, tim gabungan pendaki bergerak ke teras satu. Kami berenam, menurunkan jenazahnya dari atas tebing setinggi lebih kurang 150m. Tiba di dasar tebing, 4 orang mengulurkan tenaganya meskipun kondisi mereka juga payah setelah dihajar badai semalam. bahkan tamu dari norwegia pun juga ikut mengangkat jasad korban untuk mengurangi beban kami berenam yang sudah kepayahan.
 
Foto: Tenda saat jenasah alm.Ahmad Hadi atau Bulux van dekil disemayamkan satu malam di Yellow Valley, Carstensz Pyramid
(by, Baloengnom)
 
Jenasah alm. Ahmad Hadi tiba di helipad yellow valley pada pukul 10.00 WIT, heli tidak dapat melakukan penjemputan jenasah di hari itu dikarenakan cuaca buruk. Jenazah alm.hadi bulux disemayamkan selama satu malam di dalam tenda di Camp Yellow Valley.
 
Pada tanggal 10 Oktober, heli asiaone yang kami carter untuk menjemput tamu Norwegia datang menjemput kami. Disusul heli airfast menjemput jenazah.
 
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Sambut Milad ke 17, Mapala Mahesa Akan Adakan Talkshow Life Environment dan Berbagai Lomba
Kronologis Pendaki asal Jakarta yang Meninggal Saat Mendaki Gunung Carstenz Akibat Hipotermia
Pipit: Alhamdulillah Jenazah Suami Saya Sudah Bisa di Evakuasi dari Yellow Valley Carstensz
Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz
Kisah Jono dan Joni, Anjing Setia yang Selalu Temani Para Pendaki Menuju Puncak Gunung Agung



IP Anda Adalah: 54.166.172.180

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2860890)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47132)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44322)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33823)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32373)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30945)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30293)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30274)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25841)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25768)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24448)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22333)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20915)

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia

Pecinta Alam Sebagai Ekskul Pembentukan Karakter, Anies Dukung Eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani