MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 13 Oktober 2017 - 08:38:13 WIB

Tiga Orang Bertekad Mendaki Tujuh Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia dalam 100 Hari

Kategori: Adventure Diposting oleh : Kartika - Dibaca: 900 kali



MapalaPTM.com (13/10) - TIM ekspedisi 7 Summits in 100 Days, sebuah ekspedisi pendakian tujuh gunung tertinggi di seluruh Indonesia telah dimulai pada hari Selasa, (10/10).
 
Dengan membawa misi untuk mempromosikan pariwisata dan pelestarian alam Indonesia, ekspedisi ini akan menjadi ekspedisi yang tercepat yang pernah dilakukan selama ini. Adalah Anton Apriyantono, Tri Hardiyanto dan Mila Ayu Hariyanti, tiga pecinta alam Indonesia yang bertekad untuk menjalankan ekspedisi ini dan menorehkan sejarah baru di dunia pecinta alam.
 
“Ide awal ekspedisi ini dari keinginan saya untuk menjadi perempuan pertama yang mendaki tujuh gunung tertinggi di Indonesia dalam waktu yang tercepat. Kemudian, saya diskusikan dengan mas Tri, dan dia juga punya keinginan yang sama,” ujar Mila, yang juga aktif sabagai atlit softball ini, dalam keterangan resmi, Senin (9/10).
 
“Kami juga melihat banyak pendaki gunung Indonesia berlomba-lomba untuk mendaki gunung tinggi di luar negeri sebagai tolak ukur keberhasilan. Namun, kenapa bukannya berlomba untuk mompromosikan gunung di Indonesia?”
 
Menurut Mila, gunung-gunung di Indonesia lebih menarik dan memiliki semua karakteristik gunung dunia, dari gunung berapi aktif, pasif bahkan yang bersalju. Dunia pun juga mengakui keindahan alam Indonesia yang ditunjukkan oleh UNESCO yang menetapkan untuk melindungi taman-taman nasional Indonesia, misalnya taman nasional Lorenst di Papua.
 
“Pada saat kami selesai latihan bersama, mereka bilang ingin berbuat sesuatu untuk mempromosikan pariwisata gunung di Indonesia. Ya saya dukung. Berhubung sama-sama punya hobi naik gunung, akhirnya kami sepakat untuk membuat ekspedisi pendakian tujuh gunung tertinggi di Indonesia ini,” aku Anton Apriyantono, mantan Menteri Pertanian periode 2004-2009 yang didapuk menjadi ketua ekspedisi 7 Summit in 100 Days ini.
 
“Saya bangga kepada Mila dan Tri, masih muda tetapi sudah bersikap nasionalis dengan ide untuk mengharumkan nama Indonesia melalui ekspedisi ini.”
 
Ekspedisi ini ditargetkan akan menghabiskan waktu selama 100 hari yang akan menjadi rekor tercepat dalam ekspedisi pendakian tujuh gunung tertinggi di Indonesia. Rekor sebelumnya dipecahkan pada 2015 yang menghabiskan waktu selama tujuh bulan untuk menaklukkan ketujuh puncak tertinggi di seluruh Indonesia.
 
Ketujuh gunung tersebut antara lain Gunung Kerinci di Sumatera, Gunung Semeru di Jawa, Gunung Bukit Raya di Kalimantan, Pegunungan Latimojong dengan puncak Rantemario di Sulawesi, Cartenzs Pyramid di Papua, Gunung Binaiya di Kep. Maluku, dan Gunung Rinjani di Kep. Nusa Tenggara.
 
Tim ini telah melakukan persiapan sejak bulan Februari 2017 dan telah merampungkan setiap rencana perjalanan untuk masing-masing gunung tersebut. 
 
“Tahap persiapan lainnya, kami rutin mempersiapkan diri dengan berlatih fisik dan teknik, serta melakukan try out ke beberapa gunung di Indonesia,” aku Tri Hardiyanto.
 
Ekspedisi ini diharapkan dapat mempromosikan pariwisata dan pelestarian alam Indonesia yang akan ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan dalam dan luar negeri yang bekunjung ke tujuh gunung tertinggi di Indonesia ini dan semakin meningkatnya kesadaran pelestarian lingkungan gunung dan rasa memiliki alam gunung-gunung di Indonesia.
 
“Selain itu, kami juga ingin memecahkan rekor pendakian tercepat tujuh gunung tertinggi Indonesia untuk kategori tim, pria termuda, wanita termuda dan pria tertua,” pungkas Tri.
 
Saat ini, Tim ekspedisi sedang melakukan pendakian gunung yang pertama dalam rangkaian seven summit indonesia yaitu Gunung Bukit Raya di Kalimantan.
 
Dilaman akun instagram anton priyantono mengatakan Mohon doanya agar perjalanan kami selalu ada dalam keselamatan dan keberkahan, hari ini kami memulai ekspedisi menggapai puncak tertinggi di Indonesia selama 100 hari.
 
"Gunung pertama yang akan kami daki adalah gunung Bukit Raya Kalimantan, Saat ini kami baru saja mendarat di Palangkaraya. Dari sini kami menuju desa terakhir yaitu Tumbang Habangoi menggunakan mobil dengan waktu tempuh kira2 6 jam, Kami nanti akan mampir ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya untuk pendaftaran dan lihat2 tentunya" ucapnya lagi.
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Identitas Tiga Pendaki yang Dikabarkan Masih Hilang di Gunung Latimojong, Sulawesi Selatan
Tiga Pendaki Dikabarkan Hilang Saat Mendaki ke Puncak Buntu Sikolong, Gunung Latimojong
Baloengnom Story: Cuaca Buruk dan Hipotermia Menyerang Pendaki asal Jakarta di Carstensz Pyramid
Sambut Milad ke 17, Mapala Mahesa Akan Adakan Talkshow Life Environment dan Berbagai Lomba
Kronologis Pendaki asal Jakarta yang Meninggal Saat Mendaki Gunung Carstenz Akibat Hipotermia



IP Anda Adalah: 54.163.210.170

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2809794)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46450)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (41560)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33122)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30270)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29707)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (29351)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29329)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25045)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23855)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (23445)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20828)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20284)

Tim Operasi SARMMI di Bencana Pacitan, Jalan Kaki Memasuki Dusun-dusun Terisolir

Goa : Berbahaya Namun Menyimpan Keindahan Panoramic

Pengurus Besar FAJI Indonesia Siap Gelar Kejurnas Arung Jeram di Probolinggo, Jawa Timur

Demi Uang Perawatan Ibunya, Pendaki Terkenal Atap China Tewas Saat Beraksi di Gedung Pencakar Langit

Menggapai Asa Dalam Bencana Banjir Serta Longsor Di Jogja Dan Pacitan

Awal Januari 2018, Jalur Pendakian Gunung Prau Mulai Ditutup Selama Tiga Bulan Kedepan

MapalaPTM.com dan Mapala di Indonesia Ucapkan Selamat Hari Gunung Se-Dunia

Sekretaris Diktilitbang Muhammadiyah: Kita Ingin Melibatkan 173 Kampus PTM di SARMMI

Salju Abadi Carstensz Pyramid Hadir di Jogja Outdoor Show, Segera Kunjungi Sebelum Penutupan

Keseimbangan Ekologi Kawasan Karst, Karfapala Unkhair Gelar Kemah Konservasi Karst

Jogja Night Run, Siap Ramaikan Jogja Outdoor Show Malam Ini

Dinas Lingkungan Hidup Bersama PKK Kota Prabumulih Mengadakan Sosialiasi Pengelolahan Sampah (3R)

MUBLOC V, Makopala Universitas Budi Luhur Jakarta Siap Gelar Kejuaraan Orienteering di TMII