MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 13 Oktober 2017 - 16:49:27 WIB

BPBD Enrekang Kurang Tanggap, Bahkan Tak Peduli Dengan Tiga Pendaki yang Hilang di Gunung Latimojong

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Jennifer Lawrence - Dibaca: 1111 kali



Foto: Satu dari tiga pendaki yang dilaporkan hilang yaitu Afrin Dihamri alias Qeqez, Anggota Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP)
 
Enrekang, MapalaPTM.com (13/10) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang kurang tanggap bahkan terkesan tak peduli terkait hilangnya tiga pendaki Gunung Latimojong. Padahal hingga saat ini hilangnya tiga pendaki belum diketahui jejak dan nasibnya.
 
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Enrekang, Lukman Dering tidak tahu menahu akan kejadian naas yang menimpa pecinta alam, yang diketahui bernama Tuye (22) Inded (30) dan Windi (24).
 
“Saya juga belum tahu pasti kebenarannya, tapi memang tim dari Basarnas Sulsel sempat singgah disini dan katakan mau ke Tana Toraja cari pendaki yang hilang,” ujar Lukman Dering. 
 
Terpisah, Kepala Bagian Hubungan masyarakat Basarnas Makassar Hamsidar mengatakan, tim pencari telah dikerahkan, termasuk ke jalur lokasi Enrekang tapi sejauh ini belum ada laporan tentang keberadaan pendaki itu.
 
“Tim 35 orang terdiri Basarnas Makassar, Polsek mengkendek, KPA Tator, SAR UNM, SAR Unhas,LPB Muhammadiyah, KSR UMI, Mapala Poltek Ujung Pandang, Korpala, KPA Metamorfosis dan KPA Sikolong,” kata Hamsidar, Jumat (13/10).
 
Hamsidar melanjutkan, memasuki hari ketiga Basarnas dan tim gabungan belum menemukan ketiga orang yang mendaki gunung tertinggi di Sulawesi Selatan dengan ketinggian 3.478 meter atau 11.410 kaki. 
 
“Informasi tim, cuacanya tidak menentu, terkadang ekstrem kadang bersahabat. Siang kemarin di lokasi pegunungan itu cuaca mendung dan sedikit gerimis dan hari ini dilanjut memperluas pencarian,” kata Hamsidar.
 
Salah satu pendaki yang dilaporkan hilang tersebut, yakni Afrin Dihamri alias Qeqez merupakan anggota Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang PNUP.
 
“Salah satu survivornya adalah rekan kami, anggota Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang atas nama Afrin Dihamri (Qeqez) dengan Nomor Urut Anggota 95 02 024 MPL,” kata Ketua Mapala PNUP Candra Nur melalui keterangan resminya, Jumat 13 Oktober 2017.
 
Candra mengatakan berdasarkan data yang ia terima, Afrin bersama dua rekannya yakni Widi dari Celebes Backpaker dan Tuye dari KPA Sikolong, memulai pendakian pada Jumat 6 oktober 2017 dengan tujuan ke Buntu Sikolong yang memilki ketinggian 2754 Mdpl berada di perbatasan Kabupaten Tana Toraja dan Kab. Luwu.
 
“Mengawali pendakian start di rumah warga bernama Ambe Danisa sekitar pukul 16.00 wita sore dan berencana kembali ke Mabu desa Uluwai pada hari Minggu 8 Oktober 2017,” kata Candra.
 
Lebih lanjut Candra, pemilik rumah Ambe Danisa selanjutnya memberikan informasi sekitar pukul 18.10 Wita, Rabu 11 Oktober 2017 bahwa ketiganya belum juga turun dari gunung.
 
“Akhirnya pada pukul 20.46 di hari yang sama, kami melaporkan kejadian ini ke pihak Basarnas Makassar,” terangnya.
 
Sebanyak 3 anggota Mapala PNUP terlibat dalam proses pencarian dan sejumlah Potensi SAR lainnya berangkat menuju Enrekang untuk lakukan pencarian tiga pendaki tersebut. Mereka tiba di Mabu pada pukul. 19.00 wita Jumat 13 Oktober 2017.
 
Tim kedua berjumlah 3 orang dari Mapala Poltek berangkat ke Enrekang untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan dibawah koordinasi BASARNAS Makassar.
 
Informasi yang diterima dari BASARNAS Makassar dan Tim Mapala Poltek di lapangan, belum ditemukan adanya tanda-tanda atau petunjuk tentang keberadaan 3 Survivor yang dilaporkan hilang.
 
“Kami segenap keluarga besar Mapala Poltek terus berharap, berdoa dan berusaha semampu kami agar kiranya ketiga survivor dapat ditemukan dalam keadaan selamat, kami juga mengharapkan doa dari rekan-rekab sekalian untuk keselamatan para survivor,” harap Candra.
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: MapalaPNUP/Inikata.com
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Bawa Alat Untuk Buka Jalur Pemanjatan Tebing di Puncak Gunung Sikolong, Tiga Pendaki Masih Hilang
Tiga Orang Bertekad Mendaki Tujuh Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia dalam 100 Hari
Identitas Tiga Pendaki yang Dikabarkan Masih Hilang di Gunung Latimojong, Sulawesi Selatan
Tiga Pendaki Dikabarkan Hilang Saat Mendaki ke Puncak Buntu Sikolong, Gunung Latimojong
Baloengnom Story: Cuaca Buruk dan Hipotermia Menyerang Pendaki asal Jakarta di Carstensz Pyramid



IP Anda Adalah: 54.80.68.137

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2860937)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47133)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44323)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33823)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32379)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30945)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30293)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30274)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25845)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25771)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24449)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22335)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20915)

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia

Pecinta Alam Sebagai Ekskul Pembentukan Karakter, Anies Dukung Eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani