MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 21 Oktober 2017 - 21:33:52 WIB

Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar

Kategori: Profile Organisasi Diposting oleh : Korpala Unhas - Dibaca: 1437 kali



Makassar, MapalaPTM.com (21/10) - Mengenal KORPALA Unhas tidak semudah dengan mengenal lembaga pencinta alam di tempat lain, Korps Pencinta Alam atau disingkat KORPALA sebagai satu-satunya Organisasi Pencinta Alam Tingkat perguruan tinggi di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar.
 
KORPALA yang sering dipandang secara umum oleh banyak penggiat alam terbuka dan masyarakat luas sebagai sebutan MAPALA yang lebih popular atau identik benar sebagai Pencinta Alam. Sehingga KORPALA Unhas langsung saja disebut sebagai MAPALA-nya Unhas.
 
Padahal kita ketahui bersama eksistensi Pencinta  Alam dalam lingkup kampus Unhas begitu menjamur sampai tingkatan prodi/jurusan sehingga sulit membedakan ketika terdapat accident yang memakai embel–embel MA–PA–LA.
 
Beberapa bulan yang lalu tepatnya di tanggal 8 agustus 2017 Korps Pencinta Alam (KORPALA) Universitas Hasanuddin genap berusia 31 tahun, artinya organisasi yang berlandaskan pada Kode Etik Pencinta Alam Indonesia (KEPAI) ini telah mengawal dunia pencinta alam selama 31 tahun yaitu sejak agustus tahun 1985 dan Mahasiswa yang mengurus KORPALA saat ini jauh lebih muda 7 tahun dari KORPALA Unhas sendiri.
 
Ketua Umum KORPALA Unhas, Andi Suaib atau Rambo sapaan akrabnya mengatakan bahwa Sebenarnya jauh di tahun–tahun sebelumnya eksistensi KORPALA telah ada, kegiatan dialam terbuka telah banyak dilaksanakan bersama.
 
"Sebut saja di tahun 1979 kegiatan operasi ke Pegunungan Latimojong telah ada, ini dibuktikan dengan arsip dokumentasi kegiatan tersebut yang masih tersimpan rapi sampai saat ini”, demikian ucap Rambo lagi.
 
Awal berdiri secara formal dengan legalitas resmi, 11 orang anggota KORPALA Unhas sebagai perintis melakukan pendakian ke puncak Gunung Bawakaraeng yang kemudian menjadi petanda berdirinya KORPALA Unhas kala itu.
 
Kemudian dalam perkembangannya, KORPALA Unhas memiliki beberapa divisi operasional atau lapangan yaitu Divisi Gunung & Rimba, Susur Gua, Panjat Tebing dan Divisi Bahari.
 
Landasan Organisasi KORPALA Unhas adalah Pancasila, Undang–undang Dasar 1945, Tridharma Perguruan Tinggi dan Kode Etik Pencinta Alam Indonesia.
 
Berdasarkan landasan tersebut, KORPALA Unhas mengembangkan tujuan :
1.Menumbuhkan kesadaran rasa tanggung jawab generasi muda dan masyarakat terhadap sumber daya alam serta kelangsungan hidup.
2.Mempersiapkan generasi muda yang cinta tanah air, sehat jasmani dan rohani, memiliki kesetiakawanan social serta mampu bekerjasama dalam pembangunan bangsa dan Negara.
3.Mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang jujur, mandiri, beretos kerja, tangguh, memiliki idealism yang kuat dengan mempertahankan nilai sejarah.
 
Sejak tahun 1987 KORPALA Unhas menerapkan mekanisme seleksi dalam sistem penerimaan anggotanya, untuk dapat mengikuti Pendidikan Dasar (DIKDAS). Setelah menyelesaikan dikdas, maka proses selanjutnya harus diselesaikan untuk mendapatkan nomor keanggotaan tetap.
 
Dalam proses inilah akan terjadi ‘seleksi alam’ dimana hanya orang yang benar-benar mampu membentuk karakter tangguh yang akan tersisa, hal ini sekaligus sebagai tolak ukur  ‘kualitas’ setiap anggota Korpala yang telah memiliki nomor anggota tetap.
 
"Standar mutu yang teruji langsung oleh alam, bukan lagi oleh anggota dan pengurus KORPALA Unhas"
 
Sistem pendidikan berjenjang, secara otomatis akan dilalui oleh setiap anggota yang telah memperoleh nomor keanggotan tetap. Mulai dari pendidikan khusus, Pendidikan Lanjutan dan pelatihan-pelatihan ekstra, sesuai Garis Besar Haluan Organisasi dan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga Korpala. Mempelajari dan memperdalam segala sesuatu mengenai  Korpala.
 
Beberapa kegiatan yang telah dilakukan Korpala :
Bidang Gunung dan Rimba
1.Ekspedisi pegunungan Mekongga. Sulawesi Tenggara
2.Ekspedisi Putri Melati puncak Kambuna
3.Ekspedisi Poligon, Puncak Rantemario
4.Jelajah pegunungan Latimojong dengan rute Sidrap, Enrekang, Tana Toraja dan Luwu Utara.
5.The Dome des Miages du Mont Blanc Perancis.
 
Bidang panjat tebing
1.Ekspedisi Bajing I,II,III ditebing-tebing Maros-Pangkep.
2.Ekspedisi Putri “Walet”  di Tebing Bambapuang Enrekang.
3.Operasi tiga tebing, Enrekang-Soppeng-Maros.
4.Pemanjatan tebing Sarira-Tana Toraja.
 
Bidang susur gua 
1.Ekspedisi Gua dan Gunung kerjasama Indonesia-Jepang di Ilaga-Irian Jaya
2.Ekspedisi susur gua Kabaena, Sulawesi Tenggara
3.Operasi gua-gua Mamuju-Pangkep-Maros-Selayar.
4.Operasi gua-gua vertikal Pangkep
5.Vertical Cave Marathon
6.Ekspedisi dan pemetaan gua di kawasan Karst Matarombeo kerjasama dengan FFS, Perancis.
7.Sawanobori di Balang Cinaia Bantaeng, kerjasama internasional dengan Waseda University, Jepang.
8.Penelusuran gua-gua di kawasan Pierre Saint Martin Perancis. Menelusuri salah satu gua terdalam di dunia dalam jaringan system aliran bawah tanah Gouffre de le Pierre Saint Martin.
 
Bidang Bahari
1.Ekspedisi Pelayaran Akademis (EPA) pertama. Berlayar menggunakan perahu Sandeq dengan rute Makassar- Brunei Darussalam - Malaysia – Singapura – Jakarta. 
2.Pelayaran perahu Sandeq Mamuju – Jakarta.
3.Pelayaran perahu Sandeq Pare-pare – Jakarta
4.Susur Pantai Takalar – Makassar
5.Ekspedisi Biduk Sungai Mahakan – Barito, Kalimantan Barat.
6.Susur sungai Karama’ kabupaten Mamuju.
7.Ekspedisi Nira ‘Trans-Sulawesi’Makassar-Manado.
8.EPA-2 berlayar menggunakan Sandeq rute Makassar-darwin, menelusuri jejak pelaut Sulawesi.
 
Kegiatan Bakti Sosial  di berbagai daerah berupa penyuluhan kesehatan, sunatan massal, donor darah dan pengobatan gratis. Di bidang lingkungan, melakukan berbagai kegiatan penghijauan di beberapa lokasi beserta penyuluhan kepada masyarakat  setempat mengenai pentingnya perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup.
 
 
 
 
Website    : korpala.org
Instagram : korpala_unhas
 
 
 
Kontributor: Humas Korpala Universitas Hasanudin (UNHAS) Makassar
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...


Selengkapnya





Berita Terkait


Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar
Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Ternyata Anies Baswedan Sebagai Anggota Kehormatan Wanadri
Selamat Milad, Tepat Hari ini Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com Genap Berusia Dua Tahun
4 Anggota Polisi Diperiksa Terkait Insiden Kekerasan terhadap Wartawan Saat Meliput Aksi Tolak PLTPB
Aliansi Organisasi Kecam Tindakan Kekerasan pada Demonstran Penolak PLTPB Slamet di DPRD Banyumas



IP Anda Adalah: 54.81.76.247

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2877591)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47330)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44868)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34061)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (33581)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31147)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30603)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30409)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26625)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26120)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24604)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22721)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21098)

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia