MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 23 Oktober 2017 - 15:21:13 WIB

Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka

Kategori: Berita Diposting oleh : Mapala UMRI - Dibaca: 1593 kali



Jakarta, MapalaPTM.com (23/10)- Ajang tahunan Mapala Se-Indonesia, TWKM ke-XXIX yang diselenggarakan oleh MARPALA UBK Jakarta telah dibuka dan dihadiri oleh peserta dari berbagai organisasi mahasiswa pecinta alam di seluruh indonesia. Pembukaan TWKM XXIX berada di Gedung Graha Insan Cita, jl. Profesor Lafran Pane, no. 100, Depok, Jawa Barat.
 
Pembukaan pada hari Senin pagi (23/10) pada pukul 08.30 WIB yang bertempat diaula Graha Insan Cita, Depok. Acara ini dihadiri oleh Helmi Basalama yang merupakan perwakilan dari menteri kehutanan lingkungan hidup dan peserta TWKM yang terdiri dari seluruh MAPALA Se-Indonesia.
 
Pada tahun lalu TWKM diadakan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang mengangkat tema “Penyelamatan Karst dan Terumbu Karang di Indonesia”. Sedangkan tema TWKM ke-XXIX  ini adalah “Aktualisasi Mahasiswa Pecinta Alam Terhadap Ancaman Bencana Ekologis”.
 
Adapun acara saat pembukaan TWKM tersebut antara lain sebagai berikut:
1.Paduan Suara UBK.
2.Menyanyikan Indonesia Raya yang di pandu oleh Padus UBK.
3.Teater Cakrawala UBK (tema:karya orang kelaparan).
4.Pembacaan kode etik pecinta alam.
5.Sambutan dari Ketua Pelaksana TWKM.
6.Sambutan Bapak Helmi Basalama, Perwakilan dari menteri kehutanan lingkungan hidup.
7.Perfom dari Gema Suara UBK.
8.Dan Pembacaan Doa oleh ketua LDK UBK.
 
Ketua Pelaksana TWKM XXIX, Vanin mengatakan “Saya berharap agar teman-teman dapat bekerja sama untuk mengsukseskan TWKM ke-XXIX ini. TWKM akan dilaksanakan selama enam hari, peserta TWKM ini di hadiri oleh seluruh MAPALA dari ujung Barat Indonesia sampai ujung Timur Indonesia”.
 
Selain itu, Bapak Helmi Basalama selaku perwakilan menteri kehutanan lingkungan hidup juga mengatakan ”Mahasiswa Pecinta Alam ini adalah suatu keagungan yang dianugrahi tuhan, MAPALA selain untuk menikmati alam bisa juga untuk membentengi keindahan alam, akses yang diciptakan oleh anak MAPALA adalah akses yang tidak dipunyai oleh orang diluar MAPALA”.
 
Pada TWKM kali ini MAPALA UMRI juga telah mengutus dua orang untuk mengikuti ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Marpala UBK, yaitu Abdurrahman Saleh yang mengikuti Temu Wicara (TW) sedangkan Rani Puspina mengikuti Kenal Medan (KM) di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Depok,Jawa Barat.
 
Peserta Kenal Medan Pendakian Gunung telah berangkat sekitar pukul 13.00 WIB, Rani Puspina yang mengikuti divisi Gunung Hutan mengatakan “Saya senang dan bangga bisa mengikuti TWKM ini, Karna bisa mewakili nama organisasi untuk keluar dibawa kekanca nasional. Saya akan tetap menjaga nama baik organisasi dan jaga marwah organisasi maupun Universitas. Salam Lestari!”.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Ayu - Humas Mahasiswa Pecinta Alam Univesitas Muhammadiyah Riau
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta
Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta
Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar
Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo
Wow,Keren! Habiskan Masa Tua, Nenek Umur 85 Tahun Lakukan Panjat Tebing, Sky Diving dan Berselancar



IP Anda Adalah: 54.198.27.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2882483)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47415)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45213)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34150)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34071)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31251)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30736)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30507)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26951)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26244)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24679)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22957)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21203)

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest