MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 24 Oktober 2017 - 13:54:45 WIB

MPA Gloeocapsa HIMABIO FMIPA UNM Menggelar Kegiatan Kampanye Pemuda Hijau (KPH) 2017

Kategori: Konservasi Diposting oleh : Mpa Gloeocapsa - Dibaca: 534 kali



Makassar, MapalaPTM.com (24/10) - Mahasiswa Pecinta Alam Gloeocapsa HIMABIO FMIPA UNM merupakan Biro Kegiatan Mahasiswa Biologi yang berada di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan ilmu pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar.
 
Keberadaan MPA Gloeocapsa di lingkup jurusan biologi berawal atas kebutuhan mahasiswa biologi yang sering melakukan kegiatan Praktikum Lapang di alam bebas pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 17 Maret di Pantai Samboang kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan yang dirintis oleh beberapa orang yaitu kakanda Hilman Paturusi, kanda Mukhlis dan beberapa orang lainnya.
 
Keaktifannya dimulai pada tahun 2002 dan terkadang mengalami pasang surut dalam eksistensinya bahkan sempat mengalami kevakuman, Selain itu keberadaan MPA Gloeocapsa menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa biologi di lingkup UNM.
 
Namun Hal mendasar yang menjadi motivasi dalam melakukan setiap kegiatan ialah adanya tanggung jawab bersama kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang dititipkan untuk menjaga keadaan alam agar tetap asri. Meskipun hanya berada dalam lingkup jurusan biologi, namun hal tersebut tidaklah menjadi penghalang untuk selalu berfikir dan berbuat lebih banyak terhadap alam.
 
MPA Gloeocapsa HIMABIO FMIPA UNM melalui Divisi Konservasi Alam melakukan kegiatan “Kampanye Pemuda Hijau (KPH) 2017” dengan tema Go Green and Cleen. Kegiatan ini dilakukan di Cilallang Kelurahan Takalar Kecamatan Mappakasunggu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, 20-22 Oktober 2017.
 
KPH 2017 memuat beberapa item kegiatan yaitu, Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di Sekolah Dasar, Aksi bersih,  Sosialisasi/Pengenalan Mangrove kepada masyarakat dan penanaman 1.500 Mangrove.
 
Rangkaian kegiatan Kampanye Pemuda Hijau (KPH) pada intinya usaha pelestarian alam, namun sasaran dan bentuk pelaksanaannya berbeda. Pendidikan Lingkungan Hidup  (PLH) yang dilakukan di Sekolah Dasar menyasar kepada siswa-siswi yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda sejak dini sebagai generasi yang peduli terhadap lingkungan.
 
Antusias para siswa dan guru terhadap kegiatan PLH sangat tinggi bahkan para guru yang ada di sekolah tersebut mengharapkan kami untuk datang kembali di lain waktu. Sedangkan Sosialisasi Pengenalan Mangrove diperuntukkan untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya Ekosistem Tanaman Mangrove di wilayah Pesisir yang dilanjutkan dengan penanaman 1.500 bibit Mangrove.
 
Kegiatan KPH juga melibatkan berbagai kalangan mahasiswa yang tergabung di dalamnya mulai dari Warga Biologi,  Mahasiswa Pencinta Alam yang ada di lingkup Universitas Negeri Makassar dan juga beberapa Pencinta Alam dari Universitas Hasanuddin.
 
Semua elemen tersebut menyatu dan melebur dalam kegiatan KPH 2017. Hal  ini dianggap penting untuk tetap menjaga hubungan antar sesama pencinta alam. Mengingat bahwa alam yang begitu luas tentunya juga butuh kesadaran bersama, meskipun berbagai kalangan tergabung dalam aksi tersebut namun itu tidaklah berarti menjadi sekat pembatas. Berbeda-beda, tapi tetap satu untuk bumi itulah hal yang menjadi dasar mengapa pelaksana kegiatan KPH mengikut sertakan berbagai Mahasiswa Pencinta Alam.
 
MPA Gloeocapsa merupakan biro kegiatan mahasiswa biologi yang bergerak di bidang kepencinta alaman. MPA Gloeocapsa  telah melakukan kagiatan Kampanye Pemuda Hijau sebanyak tiga kali yaitu pada tahun 2015, 2016, 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pelestarian lingkungan melalui rangkaian kegiatan  yang ada di dalamnya.
 
“Sebagai biro kegiatan mahasiswa biologi yang bergerak di bidang kepencintalaman sudah seharusnya kita berfikir dan berbuat untuk pelestarian lingkungan, hal ini juga merupakan kegiatan positif yang berkontribusi bagi alam kita”. Ujar Ketua Umum MPA Gloeocapsa HIMABIO FMIPA UNM Asraful Ashar (Kanopi).
 
”Kami sangat senang dan mengapresiasi atas kehadiran adik-adik mahasiswa dari MPA Gloeocapsa , kegiatan seperti ini sangat membantu kami khususnya di Kelurahan Takalar, jadilah mahasiswa atau pemuda yang berguna bagi bangsa dan Negara”. Ujar Bapak Muhammad Ikhsan Larigau, S.E selaku Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Takaar sekaligus sebagai mantan Lurah di kelurahan Takalar.
 
Namun setelah selesainya seluruh rangkaian kegiatan KPH 2017 bukan berarti hal tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan, karena akan terus diakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan KPH di Kabupaten Takalar khususnya terhadap penanaman mangrove.
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Adi Gunadi - Mahasiswa Pecinta Alam Gloeocapsa HIMABIO FMIPA Universitas Negeri Makassar
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


41 Tahun Gemapala WIGWAM FH Unsri mengadakan Musi River Camp Tingkat Nasional (R4)
Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka
Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta
Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo
Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Ternyata Anies Baswedan Sebagai Anggota Kehormatan Wanadri



IP Anda Adalah: 54.80.8.44

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852601)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47029)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43921)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33724)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31985)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30857)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30181)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30171)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25646)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25524)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24355)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22084)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20813)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest