MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 24 Oktober 2017 - 18:18:09 WIB

Keseimbangan Ekologi Terancam, Hentikan atau Tutup Wisata yang Merusak Kelestarian Lingkungan

Kategori: Lingkungan Diposting oleh : Karina - Dibaca: 511 kali



Foto: Pohon-pohon ditebang secara massive demi pengembangan wisata buatan di kawasan Desa Beji, Kota Batu - Malang
 
Malang, MapalaPTM.com (24/10) - Telah terjadi penebangan pohon secara gencar-gencaran. Indikasi utamanya karena untuk kepentingan pengembangan wisata buatan. bahwa lokasi terjadi penebangan besar-besaran itu dalam hal ini adalah wisata Dino Park yang terletak di kawasan desa Beji, Kota Batu.
 
Kejadian tersebut, dirasa sangat merugikan, pun memunculkan rasa kekecewaan yang sangat mendalam khususnya bagi masyarakat Kota Batu sendiri. Dikarenakan penebangan ini dapat menurunkan stabilitas kelestarian lingkungan. Sebab, selain pohon berguna sebagai pencipta oksigen, pohon yang ditebangi berada di samping kanan-kiri jalan, sehingga otomatis akan sangat berdampak terhadap pemanfaatan ekologi di sepanjang jalan.
 
Salah seorang aktivis lingkungan dari Dimpa atau Divisi Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Malang, Musa Khuzainudin atau kempong sapaan akrabnya mengatakan Semua memiliki hak untuk mandapatkan ruang lingkungan yang aman dan nyaman, dan hak masyarakat juga untuk tahu legalitas dari pemotongan pohon tersebut.
 
"Kami berharap tidak ada kegaduhan dan unsur subyektif yang akan mengarah pada menyudutkan satu sama lain, Besar harapan kami sebagai masyarakat Batu untuk dapat juga memberikan sumbang sih pemikiran guna kemajuan kota batu. Lingkungan adalah komoditas andalam kota batu." ucap kempong lagi sebagai warga kota batu, malang kepada MapalaPTM.com.
 
Beberapa fungsi pohon diantaranya:
1. Menghasilkan oksigen 1,2kg/pohon/hari.
2. menyerap panas 8x lebih banyak.
3. menjaga kelembapan, menguapkan 3/4 hujan ke atmosfer.
4. menyerap debu, menyerap air ke tanah dan mengikat air pada pori tanah dengan kapilaritas dan permukaan.
5. menampakkan keindahan serta kelestarian alam dan lingkungan.
 
Berdasarkan hal itu, selain praktek penebangan pohon ini bertentangan dengan peraturan yang berlaku. Jika hal ini tetap berlangsung tanpa adanya pertanggung jawaban yang jelas, maka akan sangat mengancam keberadaan keseimbangan ekologi yang ada. Oleh sebab itu, kami yang tergabung dalam 'Forum Rembug Warga Kota Batu' menyatakan sikap sebagai  berikut:
1. hentikan penebangan pohon yang diperuntukkan untuk kepentingan wisata.
2. usut tuntas kasus penebangan pohon di pinggir jalan raya beji yang dilakukan untuk kepentingan pembangunan wisata buatan.
3. meminta aparat pemerintahan mengambil tindakan tegas terkait pihak yang telah sewenang-wenang memberi izin penebangan pohon.
4. cabut izin pembangunan yang merugikan kelestarian lingkungan.
 
Selanjutnya, kami mengajak seluruh elemen masyarakat dari seluruh penjuru nusantara untuk mengisi petisi online ini, sebagai bahan dukungan penolakan kami warga Kota Batu terhadap penebangan pohon dan perusakan lingkungan yang diperuntukkan bagi kepentingan pengembangan wisata.
 
 
SURAT TERBUKA UNTUK PEMERINTAH KOTA BATU, PEMERINTAH 
PROPINSI JAWA TIMUR DAN PENGEMBANG TEMPAT WISATA DINO 
PARK / JATIM PARK 3 KOTA BATU


Salam adil dan lestari.
Kami masyarakat Kota Batu yang tergabung dalam  Forum Rembug Wong Batu, saat ini sedang bersedih dan prihatin dengan apa yang terjadi didepan pintu masuk Taman rekreasi Dino Park Kota Batu. Penebangan pohon kanan kiri jalan yang telah dilakukan dan atau akan dilakukan menimbulkan keprihatinan yang mendalam bagi kami.

Penebangan pohon itu telah merubah rona lingkungan dan manfaat ecology sepanjang jalan tersebut. Bahkan penebangan pohon ini akan mempercepat laju pengurangan daya dukung lingkungan yang terjadi di Kota Batu. faktor terbesar dari krisis tersebut diakibatkan oleh industri pariwisata yang meletakkan pertumbuhan jasa pariwisata terutama sektor akomodasi, transportasi dan ketercukupan lahan sebagai parameter kemajuan pariwisata itu sendiri.

Menurut Ir Sobirin, Dewan Pakar DPKLTS [ Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda ]. Pohon adalah makhluk hidup yang tidak bisa berjalan tetapi memberikan dampak signifikan bagi mahluk yang berjalan, beberapa fungsi pohon di atas tanah diantaranya adalah :
• Menghasilkan oksigen 1,2 kg/pohon/hari.
• Membuat teduh / sejuk, menyerap panas 8x lebih banyak.
• Menjaga kelembaban, menguapkan ¾ hujan ke atmosfir.
• Menyerap debu
• Mengundang burung
• Membuat keindahan.

Sementara masih ada lagi fungsi pohon dibawah tanah diantaranya adalah :
• Menyerapkan air ke tanah.
• Mengikat butir-butir air.
• Mengikat air di pori tanah dengan kapilaritas dan permukaan.

Bahwa sekelumit fakta di atas dengan jelas menggambarkan ada problem sangat penting atas Penebangan pohon kanan kiri jalan tersebut. Hal ini dapat berdampak dan mengakibatkan ancaman terhadap hak-hak masyarakat, dan yang pasti adalah hak atas jaminan untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat.

Kami Masyarakat Batu yang tergabung dalam Forum Rembug Wong Batu khawatir terhadap keselamatan lingkungan di Kota Batu karena saat ini ada upaya terus menerus yang dilakukan untuk semakin mengurang populasi pohon di kanan kiri jalan jelas bertentangan dengan peraturan hukum yang berlaku, yaitu antara lain:

Pertama :
• Perda Kota Batu No. 7 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah tahun 2010-2030.
Kedua :
• Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Ketiga :
• Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia No 14 Tahun 2016 Tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.

Pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang memperhitungkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan saat ini dan masa depan, memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan dan masyarakat setempat serta dapat diaplikasikan ke semua bentuk aktifitas wisata di semua jenis destinasi wisata, termasuk wisata masal dan berbagai jenis kegiatan wisata lainnya.

Bahwa berdasarkan fakta dan argumentasi kami tersebut di atas kami Masyarakat Kota Batu yang tergabung dalam Forum Rembug Wong Batu meminta penjelasan dan pertanggung jawaban kepada Pemerintah Kota Batu, Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Pihak Pengembang Taman Rekreasi Dino Park. Serta segera menghentikan aktivitas penebangan pohon kanan kiri jalan tersebut.

Batu, 22 Oktober 2017
Hormat kami,

Forum Rembug Wong Batu

Gandhi Aryo Kusumo
Koordinator
 
 
 
 
Note: Apabila ingin mengisi petisi penolakan penebangan pohon secara massive di kota batu - malang, anda bisa langsung kunjungi www.change.org
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


MPA Gloeocapsa HIMABIO FMIPA UNM Menggelar Kegiatan Kampanye Pemuda Hijau (KPH) 2017
41 Tahun Gemapala WIGWAM FH Unsri mengadakan Musi River Camp Tingkat Nasional (R4)
Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka
Event Tahunan Mapala Se-Indonesia, Kemenpora Tidak Mendukung Sepenuhnya TWKM XXIX Jakarta
Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Berirama, Mapala Surya Rimba atau Mapasuri Unmuh Purworejo



IP Anda Adalah: 54.226.41.91

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2823602)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46591)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42509)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33275)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30412)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30275)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29808)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29505)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25173)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24223)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23978)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21090)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20410)

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina

Tersesat, Pendaki Nekat Gunung Agung Dapat Bisikan Religius