MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 25 Oktober 2017 - 13:13:54 WIB

14 Jasad Pendaki Sudah ditemukan, 3 Lagi Masih Hilang Akibat Longsoran Salju di Gunung Otgontenger

Kategori: Internasional Diposting oleh : Miranda Kayla - Dibaca: 1057 kali



Ulan Bator, Mongolia; MapalaPTM.com (25/10) - 14 orang pendaki gunung yang kehilangan nyawa mereka di Gunung Otgontenger, Akhirnya dibawa ke ibu kota mongolia sekitar jam 9 malam pada tanggal 24 Oktober.
 
Jenasah-jenasah tersebut dikirim ke Institut Nasional Ilmu Forensik untuk diidentifikasi oleh para anggota keluarga.
 
Pada hari ini (25/10) yang dirilis dalam laman berita Mongolia montsame, Badan Pengelola Keadaan Darurat Nasional (NEMA) melanjutkan operasi pencariannya ke tiga pendaki gunung yang masih terkubur oleh longsoran salju ketika mereka hendak menuruni gunung otgontenger.
 
Setelah 17 pendaki gunung hilang di snowslide di Gunung Otgontenger sejak 21 Oktober, NEMA menerima laporan tersebut pada sore hari tanggal 22 Oktober oleh salah satu dari sepuluh pendaki gunung yang selamat dari bencana longsoran salju tersebut.
 
Semua 17 warga Mongolia itu, termasuk tujuh perempuan, adalah bagian dari 30 pendaki gunung yang berhasil menginjakkan kaki di Gunung Otgontenger, tapi mereka menghadapi salju longsor ketika mereka turun.
 
Tim Search and Rescue menemukan sepuluh mayat pada tanggal 23 Oktober dan empat mayat pada tanggal 24 Oktober.
 
Basis operasi pencarian tiga pendaki yang masih hilang itu mulai diarahkan di ketinggian 2.811 mdpl di gunung setinggi 4.008 mdpl tersebut dan sekitar 170 orang terlibat dalam operasi pada hari kedua.
 
Petugas darurat menggali salju-salju yang diperkirakan menimpa ketiga pendaki itu dengan menggunakan sebuah snowdrift, yang kedalamannya 3-5 meter di beberapa titik, di area seluas sekitar 160.000 meter persegi.
 
Menurut U.Enkhtuvshin, Wakil Perdana Menteri dan Kepala Komisi Darurat Negara Bagian, yang kembali ke Ulaanbaatar pada Selasa malam (24/10) dari lokasi tersebut, snowslide sepanjang 700 meter dan 150 meter meluncur deras dari atas gunung dan menimpa para pendaki.
 
"Pendaki gunung dibagi menjadi tiga kelompok untuk turun, dan kelompok terakhir yaitu sepuluh pendaki gunung yang masih bertahan," kata U.Enkhtuvshin.
 
Para pendaki-pendaki yang selamat menolak untuk ikut naik ke helikopter bersama 14 jasad para pendaki yang tertimpa longsoran salju tersebut, dan mereka pergi ke ibu kota pada Selasa malam (24/10).
 
Menurut Lembaga Penanganan Keadaan Darurat Nasional Mongolia (NEMA), sebuah tim yang terdiri dari 27 pendaki berusia antara 30 dan 50 tahun, mengabaikan larangan tersebut dan terkena longsoran salju saat turun dari puncak gunung pada hari Minggu, 22 Oktober 2017.
 
Tim penyelamat setempat langsung segera melakukan operasi pencarian pada Ahad lalu. Sementara itu, Lembaga Penanganan Keadaan Darurat Nasional Mongolia (NEMA) juga mengadakan pertemuan darurat untuk mempertimbangkan pengiriman satu tim bantuan setelah menerima informasi pada pukul 14.30 waktu setempat (13.30 WIB) dari salah satu pendaki gunung yang turun.
 
Menteri Lingkungan Hidup dan Pariwisata Mongolia Namsrai Tsenrenbat menekankan dalam pertemuan darurat itu bahwa pendakian Gunung Otgontenger dilarang sejak 2015.
 
Perdana Menteri Mongolia Ulzzisaikhan Enkhtuvshin, yang juga adalah Kepala Komisi Negara bagi Keadaan Darurat, menginstruksikan Mayor Jenderal T.Badral, pemimpin NEMA, untuk meningkatkan pencarian.
 
Otgontenger adalah puncak tertinggi di Pegunungan Khangai di Mongolia, keajaiban alam yang diawetkan, tempat ziarah, dan salah satu gunung paling suci di Mongolia.
 
Puncaknya saat ini dihitung mencapai ketinggian 4.008 mdpl (13.150 kaki). Gunung ini terletak di Provinsi Zavkhan dan merupakan satu-satunya puncak di wilayah Khangai yang ditutup dengan gletser permanen. Dari sisi selatan Gunung Otgontenger adalah tebing granit yang paling luas di Mongolia.
 
Sejak diperkenalkannya Buddhisme, kepercayaan tradisional Mongolia telah menyatakan bahwa dewa-dewa murka menghuni banyak pegunungan suci Mongolia. Ochirvaani terutama berhubungan dengan Otgontenger.
 
 
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Gunung tertinggi di Mongolia, 10 Pendaki Tewas dan 7 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsoran Salju
Betho Beanal dari Mapala Equil, Orang Amungme Pertama Menggapai Puncak Carstensz Pyramid
Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka
7 Summit Indonesia in 100 Days, Tiga Pendaki Siap Memulai Pendakian Gunung Binaiya di Maluku
Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta



IP Anda Adalah: 54.198.27.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2882483)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47415)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45213)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34150)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34071)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31251)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30736)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30507)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26951)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26244)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24679)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22957)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21203)

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest