MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 28 Oktober 2017 - 22:04:07 WIB

Amdal Kijang dan Bencana Ekologis, Kegiatan Lingkungan Hidup TWKM XXIX Mapala Se-Indonesia

Kategori: Konservasi Diposting oleh : Eko Fauzan Adima - Dibaca: 906 kali



Foto: Saat Tim Kenal Medan Lingkungan Hidup di Pulau Pari, Kepulauan Seribu - Jakarta.
 
Jakarta, MapalaPTM.com (28/10) - Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan.
 
Fungsi Lingkungan Hidup Bagi Manusia :
1. Sebagai tempat untuk bertahan hidup
2. Sebagai tempat untuk bersosialisasi
3. Sebagai tempat untuk mencari kekayaan
4. Tempat untuk mendapatkan hiburan
5. Sebagai sarana edukasi
6. Sebagai sumber kebudayaan
 
 
Dalam kesempatan TWKM XXIX, Kenal Medan Lingkungan Hidup (KM LH) bertempat di Pulau Pari, Kepulauan Seribu DKI Jakarta. Pulau Pari menjadi tempat KMLH dengan tujuan agar peserta merasakan langsung fungsi Lingkungan Hidup bagi manusia.
 
Pulau Pari, Selasa 25 Okt 2017 kegiatan Kenal Medan Lingkungan Hidup (KM LH) di TWKM ke-29 sedang berlangsung di Pulau Pari Kepulauan Seribu DKI Jakarta, dari tanggal 24 s/d 27 okt 2017, antusiasme kepesertaan cukup baik dilihat dari jumlah peserta yang terdaftar di KM LH ada 91 peserta keterwakilan beberapa Mapala perwakilan daerah seperti Jawa, Sumatera, Kalimatan dan Sulawesi.
 
 
Dihari pertama, diskusi dan materi yang diberikan kepada peserta yaitu mengenai pengetahuan Bencana Ekologis dan mengenal Amdal Kijang.
 
Menurut Chalid Muhammad, Direktur Eksekutif Eknas Walhi periode 2005-2008, Bencana Ekologis merupakan akumulasi krisis ekologis yang disebabkan oleh ketidakadilan dan gagalnya sistem pengurusan alam yang telah mengakibatkan hancurnya pranata kehidupan masyarakat.
 
 
Pada dasarnya bencana ekologis terjadi karena ulah manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup. 
 
Islah selaku kepala unit Pendidikan Eksekutif Nasional WALHI turut memberikan materi mengenai Bencana Ekologis di Indonesia. "Kejahatan Lingkungan sama dengan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan," ujar Islah dalam salah satu pemaparan materi mengenai Bencana Ekologi.
 
Selain itu, Irfan T Attamimi Himalaya sebagai peserta KM Lingkungan Hidup menuturkan, "Materi sih mengena tentang apa yg di sampaikan dan peristiwa yang sedang terjadi di Pulau Pari sendiri".
 
 
Kemudian Baskoro dari Mapasat (STT Sapta Taruna) juga menjelaskan mengenai Amdal Kijang, diharapkan melalui materi Amdal Kijang para peserta dapat mampu melakukan identifikasi, analisis serta solusi terkait permasalahan lingkungan hidup yang terjadi di masing-masing wilayahnya.
 
"Alur proses dengan pembagian kelompok berdasarkan daerahnya masing-masing, berdiskusi dan presentasi" ucap Bagoskoro lagi.
 
 
Mengenai materi Amdal Kijang banyak sekali tanggapan dari para peserta."Bagus kok bang materinya, masuk apa yang di sampaikan, ini baru perdana mempelajari materi Amdal Kijang, emang nambah kali wawasannya dan dari daerah sama juga responnya rata-rata dengan materi yang ini," ujar Faisal Wanapalhi STMIK AMIK Riau.
 
Konsep kegiatan KM LH ini di design secara partisipatif dimana Fasilitator dari kegiatan KM LH adalah teman-teman Mapala Jaringan WALHI jakarta dan Mapala berasal dari Jakarta yang berminat untuk menjadi Tim Fasilitator.
 
 
Seperti halnya Baskoro, sebelum kegiatan KM LH berlangsung dengan di Fasilitasi oleh teman-teman WALHI Nasional dan Sofyan (Eyank) dari Perhimpunan Sangga Buana coba mengarahkan kepada teman-teman panitia dalam mengkonsep dan pembekalan bagaimana menjadi Fasilitator serta merancang bersama Silabus kegiatan KM LH.
 
Hasil yang dicapai terdapat 7 orang yang minat menjadi Fasilitator di KM LH di TWKM XXIX. Kegiatan KM LH yang berung pada hari Rabu 25 oktober 2017, melakukan Praktek dan diskusi melanjutkan materi mengenai Amdal Kijang.
 
 
"Tujuan umumnya peserta mempunyai kemampuan untuk melakukan analisa kerusakan lingkungan dan pencemaran lingkungan hidup melalui konsep PRA (Participatory Rural Appraisal) melakukan pemetaan partisipatif, membaca kalender musim, analisa sosial," ujar Islah.
 
Rekan-rekan JKPP juga hari ini turut hadir untuk memeberian pembekalan materi bagaimana melakukan pemetaan melalui alat digital GPS. Kegiatan KM LH masih berlangsung hingga akhir kegiatan nanti, dengan diisi materi, diskusi dan praktek kelapangan.
 
 
 
#SalamLestari
 
 
 
 
 
Kontributor: Eko Fauzan Adima - Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang
 
Narahubung: Suratman Ponco, Melva
 
Peserta KM LH TWKM XXIX :
Fais Siloinyanan (MAPALA UNPATTI AMBON), Abdi Hartanto (MAPALA POLIWANGI), Deodafus B (PALAWA UAJY), Desti Oktiani (PALASPA), Khairatun Hasanah (MATAHARI UNDHAR), Woro Kusamaningrum (MAPAGAMA UGM), Nabila Nisa (GEMPA IAIN KALTIM), Wawan Putra Umur (MAPALA TARSIUS MANADO), M. Zia Ulhaq (MAPALA FALASPA), Fathul Ilmu (MAPAS BOGOR), Andre R. A (MASKER), Ridho Ardhinata (GMPA ITM), Yudistira "LAMEN" (KAMAPALA TASIK), Faizal Reza Fahlevi (WANAPALHI), Antonius Indra S (GARKA WIRA BUANA), Djali (DAMAPALA CIAMIS), Rafli Rizki (Sobhagiriwana 17), Regin (BHARAWANA), Farhan (MJHP), Sugiri (MAPAK ALAM BDG), Rohmat. W (BHARAWANA), M. Arkhan Z P (MAWAPALA), Marko (KOMPASS SINTANG), Mufti (WANATEL), Muhammad K Abdullah (MAPALA US MAKASSAR), Tryaldi Mahdi Putra (MAHACITAKA POLTEKKES MAKASSAR), Fani Puspitasari (KMPA FAKTAPALA IAIN PURWOKERTO), Endah Kumalasari (MAPALA ARKHA UPB PONTIANAK), Diah Ayu Pitaloka (ASTADESA KPA PNJ), M. Abdul Hakim (MAPALA GUNATI CIREBON), Zyan Kiayi (MAPALA MOTOLOMOIA GORONTALO), W Karsawan (MAPALA ENGGANG GADING), Septigi (CALANDRA ADVENTURES), MF Jibrong (MAPELBA BANTEN), Jekno (MAPALINDUP UR), Boby D Karo (MAPALINDUP UR), Nidra Welna Deli (MAPALA PLOKLAMATOR), Liza Efni Haryani (MAPALA GALENIKA), Milky Putr Ramadhani (PMPA ALPINESTE), Febi Aditya (KOMPA POLINDRA), Azriyanto H. Gani (MAPALA TILONGKABILA UG), Khusnul M Auidhoh (SABDAPALA POLTEKKES SMG), Dwina (WAPALHI POLINES), Wias (KAMAPALA UPGRIS SEMARANG), Krisda G (MAPAGRAIWA MEDAN), Anisa Fibriayana (KAMAPALA "Rantai Pagar Aji"), Maulidya Rahmah (Mapala Haihata), Ariansa (MAPATERA PAGAR ALAM), Buceng (PAGAR ALAM), Imron (MAPALA STIMIK PPKIA TARAKAN), Rapael Paddle (SINTALARAS UNM), Iqtaful Aswad (MAPALA UIM), Ryan Rizaldi (SINTA LARAS UNM), M. Irwan (MAPALA UIT MAKASSAR), Beni Kristian (MAPALA SWARA BHAWANA), Mufradin (MAPALA MAHAMEDIA MAKASSAR), Munarwin (MAPATEK PINRANG), Mawlidyah Rahmah (MAPALA HAIHATA), Nindi Aristi Sangkop (KARFAPALA UNKHAIR), Endah Kumalasari (MPA. ARKHA UPB PONTIANAK), Nelta Vani (MAPALA STREPA), Indah Dwi (MAPALA PALWA 51 KUDUS), Krisda G Simaremare (MAPAGRATWA MEDAN), Hermanto Antahari (MAPALA STA), Lutfi Kurniawan (MAPALA UIN RP PLG), Irfan Y A Hamimi (MPA HIMALAYA), Rohmat Wibisono (BHARAWANA), M. Syawaludin (KOPASSAS BANGKA BELITUNG), Iqfarul Aswad (MAPALA UIM MAKASSAR), M. Irwan(MPL UIT MAKASSAR), Nila (MAPALASTA MAKASSAR), Muhammad Isra Abdullah (MAPALA 45 MAKASSAR), Ryan Rizaldi (SINTALARAS UNM), Beni Kristian (SWARA BHAWANA UKI PANDUG MAKASSAR), Mufradin (MAPALA MAHAMEDIA MAKASSAR), Nabila Nisa (GEMPA IAIN SAMARINDA), Novi Purnamasari (MAPALA JURAISIWO METRO LAMPUNG), Yudi Pratama (WAPALAPA BOGOR), Djati Haidar A (DAMAPALA CIAMIS), Eipan Janwar (MAPALA TIMBAL), Ariansa (MAPATERA PAGAR ALAM), Robin (BHARAWANA UNJANI), Aditya (KOMPA POLINDRA), W K (ENGGANG BADING PONTIANAK), M. Abdul Hakim (MAPALA GUNATJ CIREBON), Boby (MAPALINDUP), Buceng (MAPATERA PGA), Jejan Zaenal Hilmi ABE (MPA. KHANIWATA).
 
Struktural Panitia KM LH TWKM XXIX :
Koordinator : Zainal Karim (MARPALA UBK), Wakil : Otoy (STIAPALA), Sekertaris : Linda (PALMETER), Bendahara : Darnis (KEMPALA UT), Acara : Malik (STUPALA), Yuliyanah (MAPALA DJUANDA), Konsumsi : Syfa Amanda E (MAGIPALA), Perlengkapan : Petrus Mangapatu ( MAPASS), Syahrul (MAPALHID), Andi Juhendi ( MAPALA HAIHATA), Kesehatan : Ira Susma Sari (MAPALASKA), Transportasi : Wahyu (WAMAPALA), Dokumentasi : David (WANACHALA), Fitri (BROEPALA), Keamanan : Bayan (MPA WANATEL).
 
Panitia Fasilitator KM LH TWKM XXIX :
M.Agung Aprilianto (BALUKUWANA), Baskoro Adhi P (MAPASAT STT), Febi Ayu Sunjaya (NUSAPALA IBN), M.Wisnu Wicaksolo ( KPA ARKADIA UIN), Siwi K Latifah (MAGIPALA), Purwanto (MARPALA UBK), Zainal Karim (MARPALA UBK)
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...
 





Berita Terkait


MAPASURI Unmuh Purworejo Mulai Perekrutan Calon Anggota Baru Angkatan ke- XIX
Forum Temu Wicara TWKM XXIX Mapala Se-Indonesia, Samuel Mapalindup Riau Terpilih Jadi Ketua Sidang
TWKM XXIX Mapala Se-Indonesia, Tim Arung Jeram Mulai Lakukan Pengarungan Sungai Cianten di Bogor
Keseimbangan Ekologi Terancam, Hentikan atau Tutup Wisata yang Merusak Kelestarian Lingkungan
MPA Gloeocapsa HIMABIO FMIPA UNM Menggelar Kegiatan Kampanye Pemuda Hijau (KPH) 2017



IP Anda Adalah: 54.80.8.44

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852601)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47029)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43921)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33724)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31985)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30857)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30181)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30171)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25646)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25524)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24355)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22084)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20813)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest