MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Minggu, 29 Oktober 2017 - 10:45:43 WIB

Segerombolan Lebah Menyerang Tujuh Wisatawan di Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango

Kategori: Berita Diposting oleh : Zuhroh - Dibaca: 1321 kali



Foto: Salah satu pengunjung yang terkena sengatan lebah di jalur pendakian gunung gede pangrango
 
Cibodas, MapalaPTM.com (29/10) - Telah terjadi serangan segerombol lebah yang tiba-tiba menyerang para wisatawan yang akan berkunjung ke air terjun cibereum, ada 7 orang yang terkena sengatan lebah dan diantara adalah korban 1 orang anak kecil, 2 orang wanita dan 4 orang laki-laki.
 
Menurut keterangan salah satu korban bernama Ahmad "waktu kita lewat di jembatan rawa tiba-tiba ada lebah yang menyerang jumlahnya sangat banyak, lebah itu menyengat hampir seluruh badan sampai kepala. sengatan lebah itu rasa sakitnya luar biasa apalagi dibagian kepala, sampai membuat saya demam tinggi dan gemetar"
 
Korban lain juga mengatakan "Saat terkena sengatan kita langsung lari keatas tapi lebahnya tetap menyengat nempel ditubuh dan kita dikasih pertolongan pertama dipos rawa denok 2 sama TNI diolesin cabai dan balsem gitu. setelah dikasih pertolongan kita dibawa turun sama tim rescue".
 
Setelah diberikan pertolongan pertama, para korban turun kebawah untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. salah satunya seorang ibu dengan kuat menggendong anaknya yang terkena sengatan turun kebawah dan mendapat pertolongan dari tim medis TNGGP.
 
"saya dan suami juga terkena sengatan tawon, tapi saya cuma khawatir memikirkan anak saya juan karena tadi sudah demam dan gemetar makanya langsung saya gendong untuk membawanya turun. anak saya terkena sengatan di kepala tidak banyak tapi suami saya juga terkena sengatan paling banyak di kepalanya".
 
Korban terparah seorang wanita yang sampai pingsan terkena sengatan tawon dibagian kepala. "sengatan lebah rasa sakitnya luar biasa" kata salah satu orang yang pernah terkena sengatan tawon juga.
 
Saeful Al azhar sebagai badan pengawas volunteer Montana menjelaskan "lokasi kejadian sekitar 2.6 km dari resort Cibodas, faktor terjadinya serangan lebah mungkin ada yang mengganggu sarang lebah, entah manusia atau binatang lain. saat lebah terganggu sarangnya maka pasukan mereka keluar menyerang siapa saja"
 
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango didirikan untuk melindungi dan mengkonservasi ekosistem flora dan fauna pegunungan seluas 21.975 hektare, wilayahnya mencakup gede dan pangrango beserta hutan di sekellingnya.
 
Salah satu fauna yang ada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yaitu lebah hutan (apis dorsata) jenis lebah ini merupakan jenis lebah yang belum dapat di budidayakan secara alami di hutan. 
 
Untuk para pengunjung dihimbau agar lebih berhati hati lagi saat berkunjung ke tempat wisata dan tidak mengganggu hal yang memang di larang oleh pihak TNGGP (Taman Nasional Gunung Gede Pangrango).
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Zuhroh - Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


14 Jasad Pendaki Sudah ditemukan, 3 Lagi Masih Hilang Akibat Longsoran Salju di Gunung Otgontenger
Gunung tertinggi di Mongolia, 10 Pendaki Tewas dan 7 Lainnya Masih Hilang Akibat Longsoran Salju
Ajang Tahunan Mahasiswa Pecinta Alam Se-Indonesia, TWKM XXIX Jakarta Telah Resmi Dibuka
Mapala UMRI Sangat Bersemangat untuk Ikut Memeriahkan Acara TWKM ke-XXIX di Jakarta
Mengenal Lebih Dekat Pencinta Alam di Kota Daeng, Korps Pencinta Alam (KORPALA) Unhas Makassar



IP Anda Adalah: 54.198.27.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2882483)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47415)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45213)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34150)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34071)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31251)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30736)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30507)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26951)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26244)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24679)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22957)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21203)

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest