MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 21 November 2017 - 17:27:13 WIB

Hari Ini Tepat Sebagai Hari Pohon, Masyarakat Indonesia Berikan Ucapan

Kategori: Berita Diposting oleh : Rahman UMRI - Dibaca: 499 kali



Pekanbaru, MapalaPTM.com (21/11) Bila hari bumi diperingati setiap tanggal 22 april, juga ada hari lingkungan hidup setiap tanggal 5 juni, maka hari pohon sedunia juga memiliki hari khusus nya juga, yaitu tanggal 21 November diperingati hari pohon sedunia.
 
Dipilih tanggal 21 November untuk menghormati jasa-jasa J. Sterling Morton, Seorang pecinta alam asal amerika, yang gigih mengampanyekan gerakan menanam pohon. selain itu juga hari pohon dimunculkan untuk meningatkan manusia akan penting nya pohon bagi kehidupan mahluk hidup lain nya, memerangi pemanasan global, mencegah bencana alam, dan melindungi tempat tinggal mahluk hidup.
 
Saat ini pohon masih menutupi sekitar 30 persen muka Bumi, tapi kelangsungannya mengkhawatirkan karena hutan rimba kita menghilang dengan laju dan tinggi. deforestasi skala masif hingga 130.000 kilometer persegi setiap tahunnya. Sementara total hutan di Bumi yang sudah lenyap adalah 2,3 miliar kilometer persegi, tercatat selama belasan tahun (periode 2000-2012).
 
Para ilmuwan memperhitungkan dengan tingkat deforestasi yang terjadi sekarang ini, kawasan hutan dunia akan bisa habis total dalam seabad. di samping menghapuskan hutan-hutan di Bumi, deforestasi juga memengaruhi kualitas tanah di area hutan, hingga akhirnya mengakibatkan kerusakan lahan. Tanah hutan yang lembab tanpa terlindungi dari paparan langsung sinar matahari oleh pohon akan segera menjadi kering. Tentunya pengaturan siklus air terganggu, karena pohon-pohon yang membantu uap air kembali ke atmosfer. Oleh sebab itu, pohon juga memainkan satu peran penting dalam penyerapan polutan gas rumah kaca yang menyulut pemasan global.
 
Begitu pentingnya akan keberadaan pohon, menggugah umat manusia untuk sadar akan pentingnya menanam dan merawat pohon seperti program RTH atau Ruang Terbuka Hijau merupakan bentuk implementasi UU NO 26 TAHUN 2007 TENTANG RTH ( RUANG TERBUKA HIJAU). Ada beberapa kota yang sudah menerapkan RTH ini diindonesia diantara nya adalah Balikpapan, Aceh, Surabaya, Pekanbaru dan hampir seluruh kota di indonesai.
 
Tidak sampai disitu saja, Mahasiswa yang bergerak di organisasi kepencintaa alaman juga melakukan aksi bertepatan hari pohon sedunia dengan menanam tanaman mangrove seperti yang diakukan mahasiswa pencinta lingkungan hidup (Sintalaras) dari universitas negeri makasar. Dan sampai berita ini dimuat ke publik, ucapan selamat hari pohon sedunia juga ramai disampaikan oleh masyarakat, kelompok pecinta alam, dan mahasiswa di indonesia. karena keberadaan pohon memang sangat bermanfaat.
 
“Selamat hari pohon sedunia, semoga pohon-pohon yang berada dihutan-hutan diindonesia tetap utuh dan tetap lestari sepanjang zaman... salam lestari”
(Chiko Luciano-Alpiniste Jakarta)
 
“Selamat hari pohon sedunia, pohon adalah sumber keindahan, kenyamanan, dan mampu membuat hidup kita sehat,. maka dari itu kita sudah seharus nya menjaga dan merawat pohon agar tetap hijau. hijau pohon ku, hijau alam ku. salam lestariii”
(Abdurrahman Saleh-Universitas muhammadiyah Riau).

“Saya yuliawati dwiputri, anggota muda mapala umri mengucapkan selamat hari pohon sedunia. semoga masyarakat yang belum sadar akan penting nya pohon, agar segera sadar,. dan buat teman-teman lain nya, tetap jaga pohon dan hutan kita. karna hijau pohon menyejukan bagaikan setetes kesejukan surga. satu pohon sangat berarti bagi umat didunia”
(yuliawati Dwiputri-Mapala Universitas Muhammadiyah Riau)

“Selamat hari pohon sedunia, mari kita jaga dan lestarikan pohon disekitar lingkungan hidup kita, hidup yang bermanfaat adalah hidup yang memberikan pengertian kepada sesama mahluk hidup, Salam Lestariii”
(Eko Fauzan Adima-Mapala Mahesa, Universitas Muhammadiyah Tangerang)

“Tebanglah pohon sesuka mu,  hingga pundi-pundi melimpah ruah, tebanglah pohon hingga engkau merasa perkasa tebanglah hingga suatu saat nanti engkau akan menyadari, bahawa setidaknya setiap orang membutuhkan minimal satu pohon dalam hidup. satu pohon yang memberimu atap, satu pohon yang memberimu sandang, satu pohon yang memberimu pangan, hingga enhkau tersadar bahawa hewan yang menjadi pangan mu membutuhkan pohon untuk siklus hidupnya..  lalu engkaupun hanya bisa menangis, karna tersadar, bahawa sadarmu telah terlambat... Selamat hari pohon, mari kita semakin bijak memanfaatkan pohon" 
(Yudha Wira Pratama Pribadi - ASTAGA)

“Selamat hari pohon sedunia 21 November 2017, mari bersama lestarikan hutan dan pohon untuk alam yang hijau nan sehat”
(Nove-Mapasuri Universitas Muhammadiyah Purworejo)

“Mengingat semakin hari dampak pemanasan global dibumi tidak dapat diabaikan dan dibiarkan begitu saja. bentuk kepedulian terhadap lingkungan bisa diwujudkan dengan menanam pohon. selamat hari pohon sedunia, ayo tanam pohon seperti menanam rasa sayang kepada orang tercinta” 
(M Doger-Tarantula BSI jogja)

“Selamat Hari Pohon, dari rumah kayu kami yang terbuat dari pohon dan dikelilingi pohon-pohon"
(Jarody Hestu-Desa Wisata Kebonagung, Imogiri, Bantul, DIY)

“Pohon merupakan salah satu kunci utama keseimbangan lingkungan hidup. Mari kita lestarikan alam dengan menjaga pohon kita. Selamat hari pohon sedunia. Hijaukan  bumi tanpa tawar menawar Lestari!
(Ajeng-Grahapala Rinjani Universitas Mataram)
 
"Selamat hari pohon sedunia, mari tanam pohon bagi kelangsungan hidup manusia  dan jangan lupa untuk selalu merawat nya, kita bukan mewarisi pohon tapi meminjam dari anak cucu kita. lestari alamku"
(Yudi-Avtech)
 
PUISI TENTANG POHON
 
Tentang pohon, savana dan hari esok. 

Setelah berjalan jauh, kurebahkan tubuhku di samping batu yang terlihat gagah dan tegar. 
Aku terdiam ditengah padang savana dengan warnanya yang kekuning coklatan.
Kuhirup dalam dalam aroma khas rerumputan yang terbakar sinar siang hari, 
Mataku terlempar jauh.. 

Sesekali kulukis fatamorgana dengan kaca-kaca pantulan matahari bak ditengah gurun  pasir timur tengah. 
Ku teguk sebotol air mineral isi ulang, sekali, dua kali.. 
Tenggorokan yang kering menjadi manja, 

Lamunku mulai terbang sambil  menikmati irama angin yang lebih indah dari suara deburan ombak.. 
Lalu hembusan angin yang liar menyadarkanku, menerbangkan rambut2ku yang terurai dan menjatuhkanku lembut dari lamunan yang indah tentang masa depan. 

Kusipitkan mataku, 
Dari jauh aku menangkap sebatang pohon ditengah savana yang bergoyang-goyang digelitik angin. 
"Kenapa pohon itu sendirian disana? "
Tanyaku pada kawan yang juga tengah menikmati indahnya bumi tanpa manusia. 
" lalu apa bedanya kita dengan pohon itu? "
Aku tersenyum,  benar juga kata kawanku. 

" kenapa ya pohon itu tidak kesepian disana? Padahal dia jauh dari temannya, disekelilingnya hanya  savana,
kenapa pohon itu bisa hidup? "
Lalu kawanku menjawab. 

" lalu kenapa kamu punya banyak teman malah pergi mencari kesunyian dan kamu tidak mati?
Sedangkan saat  dekat dengan teman-temanmu ataupun dikermaian kamupun pernah merasa mati? 
Tanpa menjawab aku tersenyum lagi. 

"hanya saja aku kasihan melihat pohon itu sendirian, seperti sebuah takdir yang kejam, dia tumbuh ditempat yang salah"
Kawanku menatapku, lalu tersenyum tepat didepan wajahku. 

"takdir tidak pernah salah, pohon itu tidak pernah kesepian. Kau tau kenapa? "
Mata kami saling menatap, 
Dia menatapku dalam, seperti masuk kedalam otakku. 

" pohon itu adalah tempat bersandar orang-orang kesepian pada keramaian duniawi, tak terhitung berapa pundak yang bersandar pada tubuhnya, mengeluh pada dirinya tentang munafiknya dunia yang dialami mereka,oleh karena itu pohon itu memilih lebih kuat, hanya karena ingin lebih lama lagi menertawakan manusia-manusia yang ingin lari dari berbagai masalah duniawinya. 

Mataku berkaca-kaca.. 
Aku bertanya pada diriku sendiri, apakah aku tengah melarikan diri ? 

"dia sendirian disana karena pohon-pohon yang lain telah muak dan mati dimakan asa ataupun bisa juga telah musnah atas kerakusan para manusia, namun satu hal kenapa aku memilih berjalan sekarang?  Aku takut esok alam ku tidak lagi seindah ini. 

Aku hanya hawatir padang savana ini tidak lagi elok esok. Iya jika aku masih bertemu pohon itu?  Meskipun pohon itu bisu dia punya banyak cerita dan kesaksian, namun kita tidak punya itu jika tidak berjalan, kita butuh cerita untuk masa depan, kesaksian bahwa dunia ini sempat pernah indah"
 
by: yulian_rahma - Mapala Lokasamgraha Bali
 



kontributor HUMAS MAPALA UMRI (Abdurrahman Saleh)
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM

Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com

#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...






Berita Terkait


Jelang Milad ke-X, Mapalamu Luwuk Banggai Sulawesi Tengah Gelar Berbagai Kegiatan
Anggota UPL MPA Unsoed Purwokerto Buka Jalur Pendakian di Gunung Slamet via Penakir
Keluarga Besar Mapala Muhammadiyah Se-Indonesia Ucapkan Selamat Milad Kepada Muhammadiyah Ke-105
Yogyakarta Siap Gelar Kejurnas Panjat Tebing XVI Untuk Jaring Atlet Potensial
GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP



IP Anda Adalah: 54.91.171.137

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2809348)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46444)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (41529)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33115)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30265)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29701)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29321)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (29314)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25036)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23850)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (23417)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (20820)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20279)

Awal Januari 2018, Jalur Pendakian Gunung Prau Mulai Ditutup Selama Tiga Bulan Kedepan

MapalaPTM.com dan Mapala di Indonesia Ucapkan Selamat Hari Gunung Se-Dunia

Sekretaris Diktilitbang Muhammadiyah: "Kita Ingin Melibatkan 173 Kampus PTM di SARMMI"

Salju Abadi Carstensz Pyramid Hadir di Jogja Outdoor Show, Segera Kunjungi Sebelum Penutupan

Keseimbangan Ekologi Kawasan Karst, Karfapala Unkhair Gelar Kemah Konservasi Karst

Jogja Night Run, Siap Ramaikan Jogja Outdoor Show Malam Ini

Dinas Lingkungan Hidup Bersama PKK Kota Prabumulih Mengadakan Sosialiasi Pengelolahan Sampah (3R)

MUBLOC V, Makopala Universitas Budi Luhur Jakarta Siap Gelar Kejuaraan Orienteering di TMII

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Mulai Dibuka Kembali per 9 Desember Hingga Akhir Tahun

Komik Lucu Si Otong: Mila, Si Pendaki Kece Berniat Menggapai 7 Summits Indonesia

Segera Kunjungi, Gebyar Diskon Jogja Outdoor Show di GOR Universitas Negeri Yogyakarta

Puncak Para Dewa "Mahameru", Berhasil Digapai Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days

Pagi ini, Gunung Agung Kembali Erupsi Hingga Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 2.100 Meter