MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 27 November 2017 - 09:40:28 WIB

Mengenal Lebih Dekat Pecinta Alam di Kota Sejuk, MAPALU Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Kategori: Mapala Diposting oleh : MAPALU - Dibaca: 1111 kali



Sukabumi, MapalaPTM.com (27/11) - Mahasiswa Penggiat Alam Terbuka Universitas Muhammadiyah Sukabumi (MAPALU) adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat Universitas yang berdiri sejak 11 Desember 2006. MAPALU adalah organisasi pendidikan dengan alam terbuka sebagai media berlatih anggotanya, merupakan wahana pembentukan karakter, wawasan, dan pola pikir yang menuntut anggotanya untuk selalu mengembangkan kemampuan kognitif dan tindakan yang efektif, estetik, dan efisien.

MAPALU merupakan  wadah bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk berkegiatan di alam terbuka, berkontribusi bagi masyarakat, dan peduli terhadap pelestarian lingkungan.  Tujuan awal didirikannya MAPALU adalah untuk membentuk suatu organisasi yang bisa menjadi wadah berkumpulnya berbagai kelompok mahasiswa.

Adapun Visi dari MAPALU adalah Menjadikan anggota MAPALU yang tangguh di alam terbuka dan berkarya di dunia nyata. Sementara Misi MAPALU yaitu Mencetak anggota MAPALU yang memilki loyalitas tinggi dan mampu menjalankan roda organisasi.

Visi dan Misi MAPALU juga tercermin  dalam tujuan umum yaitu:
1. Mendidik fisik, mental dan intelejensi generasi muda Indonesia melalui pembekalan materi-materi yang berhubungan dengan kegiatan alam terbuka
2. Menghasilkan calon anggota yang memiliki sikap kritis, loyalitas tinggi dan tahan terhadap tantangan tinggi baik dari alam maupun manusia serta memahami hakikat MAPALU.
3. Menghasilkan calon anggota yang memahami teknik hidup di alam terbuka
4. Menghasilkan anggota yang bisa bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai visi dan misi MAPALU .
5. Menghasilkan anggota MAPALU yang dapat meneruskan roda organisasi.
6. Mendidik pelatih MAPALU yang mampu memanajemen kegiatan alam terbuka, berkualitas, mau bekerja sama dengan berbagai kalangan serta taat terhadap kesepakatan.

Tujuan ini akan dikembangkan lagi dalam berbagai aspek yang bersifat afektif (sikap), kognitif (pengetahuan) dan psikomotor (keterampilan). Dan dijabarkan dalam rancangan kurikulum pendidikan dasar MAPALU.
 

Photo Anggota Mapalu

Keanggotaan MAPALU adalah seumur hidup. Tidak sedikit anggota yang menempatkan kekeluargaan sebagai alasan bergabung dengan organisasi ini. Ikatan yang tercipta antar anggota begitu kuat, karena disinilah rumah kedua mereka. Tempat mereka belajar, bermain dan berpetualang serta mencari pengalaman yang tidak mereka dapatkan di bangku kuliah.

MAPALU sendiri sudah memiliki delapan angkatan yaitu Badai Selatan (BASE), Belerang Delima (BEDIL), Amunisi Rimba (AR), Rantai Baja (RABA), Gemuruh Alam (GEMA), Bara Api (BARA), Hujan Rimba (HR), dan yang terakhir Tapak Lembah (TL) yang sedang dalam proses persiapan untuk melakukan pengembaraan.

MAPALU juga akan melaksanakan Pendidikan Dasar MAPALU (DIKDASLU) Angkatan kesembilan yang akan diselenggarakan pada bulan desember 2017, tepatnya tanggal 22-30 Desember 2017. Tentunya ini menjadi salah satu hal penting bagi MAPALU, mengingat salah satu kebutuhan suatu organisasi adalah melahirkan regenerasi anggota selanjutnya untuk menjalankan kelangsungan roda organisasi.

Dalam menjalankan roda organisasi maka di MAPALU terdapat Dewan Pengurus ynag terdiri dari anggota penuh, untuk susunan di dalam dewan pengurus terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara, Bidang Personalia, Bidang Operasional, Bidang Logistik, dan Bidang Diklat. Sementara untuk ketua umum MAPALU periode tahun ini  adalah M. Fajrin Ramdhani (MPA.037.GEMA).

M. Fajrin Ramdhani Selaku Ketua Umum MAPALU berkata “DIKDASLU ini adalah agenda terdekat kami di kepengurusan periode tahun ini selain Milad MAPALU yang ke-11 yang jatuh pada tanggal 11 Desember 2017. Saya berharap dengan adanya DIKDASLU yang kesembilan ini bisa melahirkan anggota-anggota MAPALU yang Tabah, Tangguh, dan Terampil sesuai dengan tema DIKDASLU tahun ini TABAH, TANGGUH, TERAMPIL”.


Photo DiKDASLU ke-8.

Kemudian disusul oleh Neneng Ema Sukmaliah selaku Komandan Latihan (Danlat) DIKDASLU tahun ini “Saya sangat terhormat bisa menjadi Danlat pada DIKDASLU kali ini, selain karena DIKDASLU adalah kegiatan akbar MAPALU, juga karena saya menjadi Danlat perempuan pertama dalam sejarah DIKDASLU. Saya dan teman-teman panitia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan DIKDASLU ini," ujarnya.

Divisi yang ada di MAPALU saat ini adalah Gunung Hutan, walaupun baru terdapat satu divisi tetapi MAPALU juga belajar dan berlatih di arung jeram (rafting), panjat tebing (rock climbing), dan susur gua (caving). Divisi tersebut menjadi wadah para anggota dalam menyalurkan hobi, mengembangkan diri, hingga tak jarang berbuah prestasi.
 


Photo simbolis penyerahan Bansos.

Tidak hanya kegiatan di alam terbuka, MAPALU juga bergerak dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Contohnya, turut serta mengirimkan tim SAR (Search and Rescue) banjir dan longsor di kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi pada bulan November 2016, pembersihan pantai Ujung Genteng Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Untuk kegiatan eksternal dan Nasional MAPALU juga pernah mengikuti, TWKM, Jambore Mapala PTMSI, MDMC, dan lain-lain. Dalam upaya mengembangkan sayap keluar dan menjalin silaturahmi dengan Mapala lain, MAPALU pernah melakukan Latihan Gabungan Navigasi Darat, Latihan Caving, dan menjadi pemateri untuk kegiatan yang berkaitan dengan outdoor lainnya.

BELAJAR, BERMAIN, DAN BERPETUALANG adalah jargon dari MAPALU, yang jika didefinisikan secara luas akan memiliki arti bahwa MAPALU selalu terus belajar dan meningkatkan wawasan dan keilmuannya. Dalam proses belajar tersebut selalu ada unsur bermain dan berpetualang baik itu di alam ataupun di tempat lain.

Beranjak dari semua itu maka MAPALU berharap menjadi organisasi yang lebih baik lagi dan bisa berguna bagi Universitas yang menjadi almamaternya dan tentunya berguna untuk sosial.


 
 
 
 
 
Kontributor: Fazar - MAPALU Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Editor: Adima Eko Fauzan Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...


 



 






Berita Terkait


Dosen Muda STKIP Muhammadiyah Tolitoli, Rustam Siap Mendirikan Mapala di Kampusnya
Jelang Diksar XXVII, MENTARI Universitas Muhammadiyah Magelang Laksanakan Pra-Diksar
Imapa Unmul Samarinda Kaltim Lakukan Ekspedisi Mulawarman Ke-13 di Tahun 2017
Hari Ini Tepat Sebagai Hari Pohon, Masyarakat Indonesia Berikan Ucapan
Jelang Milad ke-X, Mapalamu Luwuk Banggai Sulawesi Tengah Gelar Berbagai Kegiatan



IP Anda Adalah: 54.162.171.242

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2883099)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47421)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45235)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34160)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34143)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31259)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30750)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30515)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26972)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26255)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24684)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22980)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21208)

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest