MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 07 Desember 2017 - 12:55:07 WIB

Jalur Penerbangan Dihimbau Hindari Gunung Kerinci yang Berpotensi Menyemburkan Abu Vulkanik

Kategori: Berita Diposting oleh : Badai - Dibaca: 325 kali



Jambi, MapalaPTM.com (07/12) - Gunung Kerinci yang terletak diperbatasan Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat akan berpotensi untuk menyemburkan abu vulkanik. Karena itu, seluruh penerbangan yang akan melintas dihimbau untuk menghindari jalur tersebut.

"Jalur penerbangan yang akan melintas disekitar Gunung Api Kerinci sebaiknya untuk dapat dihindari, karena sewaktu-waktu gunung Kerinci masih berpotensi mengeluarkan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan", kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci, Rinaldi yang dihubungi dari Jambi pada hari Rabu (06/12), seperti dikutip dari republika.co.id.

Rute penerbangan yang melewati gunung setinggi 3.805 meter diatas permukaan laut (mdpl) itu memang tidak dilarang, namun lebih baik dihindari sebelum terjadi sesuatu hal yang bisa membahayakan keselamatan.

Ia menegaskan bahwa status gunung api tersebut hingga saat ini masih waspada level II sehingga warga sekitar dan pendaki yang akan menuju ke puncak gunung dilarang untuk beraktivitas mendekati puncak pada radius tiga kilometer atau Kawasan Rawan Bencana (KRB) III.

Rinaldi mengatakan, berdasarkan catatan dari Badan Meteorologi setempat, cuaca disekitar Gunung Kerinci sering terjadi mendung disertai dengan hujan. sedangkan suhu udaranya mencapai 20-23 derajat celcius dengan kelembaban udara sekitar 72-79 persen.

Untuk tingkat pada kegempaan atau hembusan tercatat sebanyak 104 kali. Amplitudo antara 0.5-5 mm dengan durasi 10-25 detik. "Selain itu juga tercatat ada nya aktivitas vulkanik dangkal sebanyak satu kali dengan amplitudo 14 mm, durasi selama 20 detik", imbuhnya.

Simpang Tugu Macan yang terletak dibawah kaki gunung Kerinci

Sementara itu, status waspada level II Gunung Kerinci (3.805 MDPL) yang terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat ini dikeluarkan sejak tahun 2007.

Dengan diberlakukannya status tersebut, maka dari pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar para pendaki ataupun masyarakat yang berada disekitar Gunung Kerinci agar untuk mendekati kawah gunung dalam radius tiga kilometer.

Namun aktivitas warga disekitar kaki gunung masih berlangsung seperti biasa nya, tidak ada keresahan sehingga warga pun masih dapat beraktivitas dengan normal. Gunung Kerinci juga termasuk kedalam gugusan Bukit Barisan yang membentang disepanjang Pulau Sumatera. Dari sisi Sumatera Barat, gunung ini mendekati pantai barat sekitar 130 km sebelah selatan Kota Padang.

Gunung Kerinci ini pernah meraih Juara 1 dan Terfavorit di ajang Anugerah Pesona Indonesia pada tahun 2016 yang diselenggarakan oleh ayojalanjalan.com serta didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Sehingga dengan meraihnya penghargaan tersebut dapat meningkatkan daya tarik bagi wisatawan lokal, domestik maupun manca negara.

Shelter 3 Gunung Kerinci, tampak dari kejauhan Danau Gunung Tujuh

Gunung Api Tertinggi di Indonesia ini banyak menyimpan sebuah cerita maupun kenangan yang mendalam pada setiap pendaki yang pernah kesana. "Ada rindu yang tak sudah", kata-kata ini selalu terkesan didalam benak bagi setiap orang yang pernah datang ke Gunung Kerinci tersebut dengan sejuta keindahan yang sulit untuk dijabarkan sekalipun.

 

 

 

Kontributor: Badai
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Cuaca Ekstrem dan Pemulihan Ekosistem, Awal Januari Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup
Federasi Orienteering Nasional Indonesia Gelar Musyawarah Nasional Pertama
Jalur Pendakian Gunung Prau Kembali Dibuka Setelah Diterpa Cuaca Ekstrem
Komik Lucu Si Otong dan Si Boki: Ulah Pendaki Zaman Now, Nekat Mendaki Gunung Erupsi
4 Hari ditutup, Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Mulai dibuka Kembali



IP Anda Adalah: 54.160.153.233

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2833294)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46722)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42951)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33402)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30924)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30544)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29927)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29796)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25312)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24635)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24093)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21422)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20521)

Nagapala SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Musang Ke-II

Eko Pasem, Siap Menahkodai Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang

Canyoning: Olahraga Extreme yang Memacu Adrenalin

Wadah Kompetisi Orienteering Bergengsi- METALA Mengadakan Event Lomba Nasional MOC III

Jumlah Pendaki dari Tibet Menurun Drastis, China Ubah Ketinggian Gunung Everest

Debit Air Cisadane Meluap, Banjir Kiriman Mengancam Bibit Mangrove di Tanjung Burung

Diksar Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong Angkatan XII Lahirkan Endemic Camp

Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung

Lahirkan Penulis Masa Depan, METALA FEB UMS Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Seluruh Anggota

Evakuasi Pendaki Gunung Raung Terhambat Akibat Cuaca Buruk

Gelar Mabim Rafting, Mapala Mahesa Mendapat Tanggapan Pelatih FAJI Kota Tangerang

Pendaki yang Hilang di Gunung Raung Telah ditemukan Meninggal di Puncak Tusuk Gigi

Mengungkap Cerita Mistis Hilangnya Pendaki di Gunung Raung