MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 13 Desember 2017 - 15:53:23 WIB

Mencari 2 Pendaki Hilang di Gunung Merapi, Jalur Pendakian ditutup Selama Tujuh Hari

Kategori: Pendaki Diposting oleh : Bianca Rafflesia - Dibaca: 1231 kali



Boyolali, MapalaPTM.com (13/12) - Tim SAR Boyolali menambah empat search rescue unit (SRU) untuk mencari dua pendaki yang tersesat di Gunung Merapi. Sementara itu, Badan Taman Nasional Gunung (BTNG) Merapi menutup jalur pendakian ke Merapi selama tujuh hari sejak Rabu.
 
Hingga pukul 12.00 WIB, dua pendaki yang hilang, Sucipto dan M. Zada Lubab, belum ditemukan. Sekitar pukul 00.09 WIB, Sucipto sempat mengirimkan pesan singkat kepada tim SAR dia dalam kondisi baik. Dalam pesan singkat tersebut logistik Sucipto cukup, sedangkan logistik Zada menipis.
 
Komandan SAR BPBD Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo mengatakan setelah dilacak, posisi Sucipto berada di padang pasir lereng barat Gunung Merapi. “Posisinya ada di lereng barat dan sekarang SRU sedang melakukan pencarian di sekitar lokasi itu,” ujarnya kepada wartawan di basecamp Barameru, Selo, Rabu.
 
Untuk mencari pendaki yang tersesat tersebut, SAR mengirimkan empat SRU yang terdiri atas beberapa sukarelawan dari Soloraya. “Hari ini ada empat SRU yang diberangkatkan untuk mencari sehingga sejak kemarin, sudah ada enam SRU yang melakukan pencarian,” imbuh laki-laki yang akrab disapa Yoyok ini.
 
Sementara itu, Kepala Resort Selo dari BTNG Merapi, Suwiknya, mengatakan jalur pendakian ke Gunung Merapi ditutup selama tujuh hari sejak Rabu. Penutupan tersebut untuk memudahkan tim dalam pencarian dua pendaki yang tersesat tersebut.
 
“Jalur pendakian kami tutup tujuh hari sejak hari ini. Jika pendaki yang tersesat ini ketemu, jalur pendakian kami buka kembali,” ujar Suwiknya yang juga standby di basecamp Barameru, yang dirilis dilaman harian jogja.com.
 
Di sisi lain, pada Rabu siang cuaca di lereng Merapi hujan. Sedangkan di puncak Merapi dilaporkan masih berkabut dengan jarak pandang sekitar 20 meter.
 
Yoyok dan Suwiknya berharap cuaca tersebut tidak mengganggu proses pencarian. Sebagai informasi, 11 pendaki dari Magelang mendaki Gunung Merapi, Senin (11/12/2017). Di puncak Merapi, mereka bertemu pendaki lain, Sucipto, warga Baturaden, Banyumas, yang kemudian bergabung dengan rombongan.
 
Keesokan harinya, Selasa, mereka turun dan di tengah perjalanan, Zada mempersilakan rombongan turun duluan karena salah satu kakinya sakit. Zada ditemani Sucipto.
 
Setelah ditunggu rombongan di Pasar Bubrah, keduanya tak kunjung turun. Sebagian naik untuk mencari dan sebagian turun ke basecamp untuk melaporkan peristiwa tersebut.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Mulai Dibuka Kembali per 9 Desember Hingga Akhir Tahun
Komik Lucu Si Otong: Mila, Si Pendaki Kece Berniat Menggapai 7 Summits Indonesia
Pagi ini, Gunung Agung Kembali Erupsi Hingga Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 2.100 Meter
Gunung Agung Kembali Muntahkan Abu Vulkanik
BNPB : Gunung Galunggung Meletus itu HOAX



IP Anda Adalah: 54.198.164.83

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852762)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43932)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31991)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30860)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25536)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22087)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20816)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest