MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 22 Desember 2017 - 12:43:39 WIB

Mapala Mahesa Siap Gelar Diklatsar XVIII di Gunung Salak dengan Tema Berani Berilmu Berakhlak

Kategori: Mapala Diposting oleh : Eko Fauzan Adima - Dibaca: 229 kali



Tangerang, MapalaPTM.com (22/12) - Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang siap laksanakan Diklatsar XVIII. Kegiatan ini akan diselenggarakan di Gunung Salak. Dengan persiapan yang matang sebelumnya, Mapala Mahesa akan menggelar Diklatsar dari tanggal 22-29 Desember 2017.

Gambar Seputar Diklatsar XVIII Mapala Mahesa
 
Diklatsar merupakan singkatan dari Pendidikan dan Latihan Dasar. Sesuai dengan namanya, maka kegiatan Diklatsar bertujuan untuk melatih dan mendidik dasar-dasar pengetahuan dan kemampuan anggota atau calon anggota pada suatu organisasi atau komunitas.
 
Khusus untuk organisasi penggiat alam bebas seperti Pendaki dan Penempuh Rimba, Mapala dan Sispala memang memiliki metode khusus yang bisa dikatakan keras dan tegas pada pelaksanaan diklatsar bahkan mirip dengan pendidikan militer.
 
Hal itu bertujuan karena anggota organisasi ini memang harus ditempa sedemikian rupa supaya memiliki fisik yang kuat, mental yang tangguh dan pengetahuan yang mumpuni. Karena kemampuan-kemampuan tersebut sangat dibutuhkan saat berkegiatan nantinya di alam bebas dan di organisasi. . 
 
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Diklatsar diantaranya:
- Faktor Kemampuan Fisik Siswa
- Faktor Kondisi Alam
- Faktor Pendidik dan Materi Pendidikan
- Faktor Non Teknis

Manfaat Diklatsar diantaranya adalah membentuk dan melatih kekuatan fisik, kekuatan mental, kepribadian, kepekaan terhadap situasi dan kondisi, kerja sama, kepedulian terhadap sesama, loyalitas, dedikasi, kedisiplinan, kepemimpinan, keorganisasian, dan kemampuan-kemampuan teknis sesuai dengan ciri dan karakter organisasi. Terlihat begitu banyak hasil yang bisa didapatkan hanya dengan satu paket kegiatan Diklatsar.
 
Photo Mapala Mahesa Saat Mountaineering
 
Diklatsar merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Memasuki tahun 2017, Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang gelar Diklatsar XVIII. Sebelumnya peserta sudah diberikan materi-materi dasar dan gambaran umum tentang Diklatsar. Agar nantinya peserta sudah siap mengikuti Diklatsar baik fisik, mental dan persiapan teknis.
 
Ketua Umum Mapala Mahesa, Muhiburrohman mengatakan Diklatsar Merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya, yang merupakan pengkaderan/perekrutan anggota baru, yang dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya, semenjak masta/ospek mahasiswa baru berbarengan dg itu Mahesa membuka open recruitment.
 
"Di mulai dari masta lah Mapala Mahesa menyiapkan kader kader anggota baru, dg di bekali ilmu ilmu kepecinta alaman yang sudah disampaikan setiap minggunya, diharapkan DIKLATSAR kali ini calon anggota atau biasa disebut (Caang) mampu mengaplikasikan materi-materi yang sudah pernah diajarkan di lapangan nanti" ujarnya lagi.
 
"Diklatsar kali ini mengusung tema Bertakwa, Berilmu dan Berakhlak, secara tidak langsung ini adalah do'a / harapan kami untuk calon calon anggota baru, tidak hanya untuk calon anggota baru saja tapi juga harapan kepada seluruh anggota Mapala Mahesa agar Mapala Mahesa bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya" tandas ketua umum Mahesa lagi.
 
"Peserta Diklatsar kali ini adalah orang orang pilihan, dari 3000 an mahasiswa baru yang ada di kampus UMT, mudah-mudahan DIKLATSAR XVIII ini bisa berjalan dengan lancar sampai akhir," tutup Muhiburrohman Kepada MapalaPTM.com. 

Photo Mountaineering Mapala Mahesa UMT Bersama Caang, KSR Univ. Pakuan dan Bramanta STAIA Garut.
 
Diklatsar XVIII Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang mengusung tema 'Berani, Berilmu, Berakhlak'. Dengan penuh harapan setelah mengikuti Diksar XVII peserta dapat menjadi insan yang berani mengambil keputusan yang baik. Menjadi insan yang berilmu dan berakhlak sesuai ajaran agama. Harapan lainnya adalah baik peserta maupun panitia dapat mengaplikasikan pelajaran yang didapat pada kehidupan bermasyarakat.
 
"Diklatsar Mapala Mahesa ke XVIII ini mengangkat tema Berani, Berilmu, Berakhlak, dengan harapan peserta Diklatsar mempunyai jiwa-jiwa yang Berani, Berilmu, Berakhlak guna mengembangkan dan memajukan organisasi Mapala Mahesa," ujar Pujo Subangkit selaku Ketua Pelaksana.

Menjelang tanggal pelaksanaan Diklatsar XVIII, segala persiapan sudah siap 100%. Mulai dari packing logistik, materi yang akan disampaikan, medical check up, persiapan teknis dan non teknis lainnya. Tidak ketinggalan persiapan mental dan fisik dimantapkan. Dengan melakukan latihan fisik diharapkan peserta dan panitia memiliki fisik yang kuat.
 
Upacara pelepasan Diklatsar XVIII Mapala Mahesa akan di mulai pukul 18.30 WIB bertempat di kampus UMT. Pelepasan Diklatsar XVIII akan dipimpin oleh rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang dan dihadiri oleh Warek III selaku pembina Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang.
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Humas Mapala Mahesa
Editor: Adima Eko Fauzan - Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Demokrasi Untuk Organisasi, Mapala MATRIX UM Metro Lampung Sukses Gelar MUBES ke- XIX
Gempa Bumi Mengguncang Wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah
Madyapala UM Bengkulu Sukses Gelar Diklat Lalang ke-XIII di Bukit Endu
Menggapai Asa Dalam Bencana Banjir Serta Longsor Di Jogja Dan Pacitan
Keseimbangan Ekologi Kawasan Karst, Karfapala Unkhair Gelar Kemah Konservasi Karst



IP Anda Adalah: 54.226.41.91

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2823606)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46591)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42509)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33275)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30412)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30275)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29808)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29505)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25173)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24223)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23978)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21090)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20410)

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina

Tersesat, Pendaki Nekat Gunung Agung Dapat Bisikan Religius