MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 23 Desember 2017 - 19:02:08 WIB

Jawa Barat Unggul di Hari ke-2 Kejurnas Arung Jeram R4 Pekalen 2017

Kategori: Arung Jeram Diposting oleh : Nove Nobita - Dibaca: 409 kali



Probolinggo, MapalaPTM.com (23/12) - Provinsi Jawa Barat memimpin perolehan medali pada hari ke-2 Kejurnas Arung Jeram R4 Pekalen 2017 dengan perolehan 6 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. 
 
Posisi ini diikuti oleh Kaltim yang memperoleh 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu dan DKI Jakarta yang juga memperoleh 4 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Jawa Barat unggul didukung tim Youth Women yang menyapu bersih semua medali emas di nomor Sprint, Head to Head dan Slalom. 
 
Tim ini memang menjadi unggulan utama bukan hanya bagi Provinsi Jawa Barat, melainkan juga di kejuaraan dunia, dimana pada World Rafting Championships 2015 dan World Rafting Championships 2017 juga meraih medali emas bagi Indonesia. 
 
Tiga medali emas yang diraih Jawa Barat juga merupakan upaya ‘sapu bersih’ yang diperoleh Divisi Youth Men yang juga mewakili Indonesia di World Rafting Champs 2017 dan membuat Indonesia berhasil menambah medali perak dan perunggu.
 
Sementara perolehan medali Kalimantan Timur didapat dari sapu bersih nomor lomba Sprint, Head to Head dan Slalom dari tim Divisi Junior Men dan 1 medali emas dari pendatang baru Tim Open Women di nomor Slalom. DKI Jakarta yang pada kejuaraan ini menurunkan 2 tim yaitu Open Men dan Open Women, keduanya mendapat medali emas di nomor Sprint dan Head to Head.
 
Provinsi Jatim sebagai tuan rumah berada di posisi 4 perolehan medali dengan mendapat 1 emas, 3 perak dan 5 perunggu. Provinsi ini memiliki tim unggulan di kelas Open Men.
 
Kejurnas Arung Jeram R4 Pekalen 2017 diselenggarakan oleh Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia dengan Pengurus Provinsi Jawa Timur pada tanggal 18 sampai dengan 23 Desember 2017, di Sungai Pekalen, Kab. Probolinggo, Jawa Timur. Kejuaraan ini diikuti oleh 22 tim yang terbagi dalam divisi Open Men, Open Women, Junior Men dan Women dan Youth Men mempertandingkan nomor Sprint, Head to Head, Slalom dan Down River Race.
 
Nomor Sprint merupakan pengarungan sejauh 300 meter, dimana setiap peserta dilepas satu per satu dan dihitung jarak tempuhnya. Peserta tercepat yang menempuh jarak ini adalah tim Open Men DKI Jakarta yang mendapat catatan waktu pengarungan 02:36,75 sedangkan tim Youth Women merupakan tim women yang tercepat denga catatan waktu 02:58,81.
 
Dari peroleh hasil pada nomor Sprint, diperoleh peringkat yang menentukan lawan pada nomor selanjutnya, yaitu nomor Head to Head. Pada nomor ini dua tim diadu, dan yang kalah dinyatakan gugur. Seluruh tim melewati 3 jeram sebelum mencapai finish di atas Dam 8, Sungai Pekalen. 
 
Jalur ini merupakan jalur alternatif yang diputuskan pada saat pertandingan oleh karena jalur yang sesungguhnya dinilai terlalu berbahaya oleh Olga selaku Safety Director. 
 
Debit air Sungai Pekalen cenderung terus meningkat hingga melewati batas TMA air yang diperbolehkan menjelang lomba dilaksanakan. Pertandingan nomor Sprint sempat mengalami penundaan, sebelum akhirnya dipindahkan jalurnya oleh karena debit air terlalu tinggi.
 
Di nomor Slalom pada jarak sepanjang 500 meter, digantung 13 gawang yang harus dilewati dengan mulus oleh setiap tim. Terdapat 2 macam gawang yaitu gawang hijau yang harus dilalui dari hulu ke hilir dan gawang merah yang harus dilewati ke arah hulu. 
 
Terdapat 2 gawang merah yang dianggap bergengsi oleh karena hanya sedikit tim yang berhasil melaluinya dengan sempurna. Gawang nomor 11 sengaja dibuat dekat dengan jeram yang jika salah sedikit menyiasatinya akan membuat perahu terbalik.
 
Pada hari terakhir, akan dipertandingkan nomor yang mempertandingkan lomba jarak jauh dimana seluruh peserta akan diuji ketangkasannya melewati jeram-jeram Sungai Pekalen yang dikenal sebagai jeram ‘continuous rapid’ serta ketahanan nya melewati pengarungan jarak panjang sejauh 5 km.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Humas Pengurus Besar FEDERASI ARUNG JERAM INDONESIA
Editor: Nove Nobita - MAPASURI Universitas Muhammadiyah Purworejo
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Bersama FAJI Purworejo, Atlet Mapasuri UM Purworejo Ikuti Pra-PORPROV Arung Jeram di Sungai Elo
FAJI Nusa Tenggara Barat Peroleh 6 Medali di Kejurnas Arung Jeram R4 Pekalen 2017
Pengurus Besar FAJI Indonesia Siap Gelar Kejurnas Arung Jeram di Probolinggo, Jawa Timur
GEMAPALA WIGWAM FH UNSRI sukses adakan kegiatan MUSI RIVER CAMP
TWKM XXIX Mapala Se-Indonesia, Tim Arung Jeram Mulai Lakukan Pengarungan Sungai Cianten di Bogor



IP Anda Adalah: 54.224.100.134

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852724)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43926)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31990)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30858)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25534)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22085)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20815)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest