MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 23 Desember 2017 - 21:55:52 WIB

Ayu: Kecintaan Pendaki Gunung itu Murni, Bukan Karbitan

Kategori: Opini Diposting oleh : Ayu - Dibaca: 426 kali



MapalaPTM.com (25/12) - Pendaki gunung pasti paham akan makna dari perjuangan untuk sebuah hasil yang indah untuk dinikmati. Dalam proses mencapai puncak lalu menikmati keindahan alam pegunungan dibutuhkan perjuangan.

Mendaki gunung itu ada yang hanya untuk menyalurkan hobby nya, mencari ketenangan, kenikmatan, kedamaian. Menurutku ndaki gunung itu seperti sebuah kecintaan, dan mungkin sering kali terjadi “Ada Cinta di Gunung”.

Gunung itu sebuah tempat yang indah, romantis, nyaman dan menenangkan. Gunung itu tempat yang lebih romantis dibandingkan cafe-cafe tempat tongkrongannya kids jaman now. Naik gunung itu ada kenikmatan tersendiri yang aku rasakan. Ya mungkin aku bisa dibilang sebagai pendaki amatir. Belum seberapa dibanding teman-teman yang lainnya, tapi kita punya cerita disetiap pendakian.

Sebagian orang menganggap mendaki gunung itu kegiatan yang sia-sia. Tatapan mereka yang sinis serta cibiran nya terhadap seorang pendaki. Hanya sebagian saja yang menatap mereka dengan mata berbinar menyiratkan kekaguman. Lantaran tidak banyak yang bisa memahami apa yang dirasakan oleh seorang pendaki. Karena perasaan yang luar biasa itu hanya bisa benar-benar dirasakan oleh mereka yang telah mendaki gunung.

Beberapa orang juga merasa aneh kepada para pendaki wanita. Hal yang biasanya dilakukan oleh lelaki tetapi juga dilakukan oleh wanita. Mendaki bukan satu hal yang mudah, membawa carrier yang berat dan berjalan di track yang terjal adalah salah satu tantangannya. Kenapa ada wanita yang ingin melakukan hal ini juga?

Sebagian wanita memilih memanjakan diri di salon, main ke mall, shopping, atau bersantai dirumah. Mereka hanya wanita biasa. Wanita yang suka mendaki dan berpetualanglah yang menjadi idaman para lelaki pendaki pula. Wanita petualang tidak hanya bisa masak dirumah, tetapi dia bisa masak dialam terbuka dan dengan keadaan apapun. Koki yang luar biasa.

Lihatlah mereka wanita tangguh ketika mereka memberanikan diri untuk bersatu dengan alam agar bisa mendapatkan pendidikan darinya. Mereka melangkah, merayap, duduk dan berbaring hanya untuk merasa lebih dekat dengan alam ini. Mereka sangat mandiri dengan kepercayaan diri yang tinggi. Semangat mereka pun terus membara dan “pantang kembali sebelum tiba di puncak idaman”.

Mendaki gunung itu bukan semata-mata untuk menaklukan alam, tetapi untuk menaklukan diri sendiri. Dengan membunuh ego pribadi, seorang pendaki sejati bisa berdamai dan bersahabat dengan dirinya sendiri. Mendaki gunung itu adalah kebersamaan, persaudaraan, dan saling ketergantungan antar sesama. Dan tidaklah mudah untuk bisa menjadi salah satu dari mereka. Karena di butuhkan orang-orang yang memiliki perasaan yang sama tentang alam semesta, yaitu Cinta.

Di gunung, di puncaknya, dimana kaki ini bisa berpijak, terdapat tempat yang penuh kedamaian. Seseorang akan merasa dekat sekali dengan Tuhan, sehingga menundukkan kepala untuk bersujud dengan hatinya sekaligus. Disana lah tempat pembuktian diri, tentang sebatas mana kita bertekad. Tentang bagaimana kita bisa melepaskan keegoisan diri dan sifat manja, menjadi seorang yang mandiri dan percaya dengan kemampuan diri sendiri.

Puncak gunung adalah puncak dari segala puncak. Menggapai Puncak Gunung tak selama menggapai Puncak Pelaminan. Terkadang para pendaki yang sudah memijakkan kaki di puncak tertinggi masih saja merasa kurang karna belum memijakkan kaki di puncak pelaminan (baper).

Saat kamu mempunyai pasangan seorang pendaki, itu sangat menyenangkan. Seorang pendaki gunung adalah pejuang dan mereka yakin bahwa pasangan mereka itu layak untuk diperjuangkan, sama halnya seperti perjuangan mendaki puncak gunung tertinggi.

Pendaki gunung itu romantis. Ya mungkin romantisnya para pendaki beda dengan yang lainnya. Saat mereka biasa pacaran di café sama pasangannya. Seorang pendaki melakukan romantismenya di gunung. Ngopi atau ngeteh bareng sidoi sambil nunggu sunset atau sunrise. Sederhana mungkin, tapi untuk menggapai puncak bersama, itu akan menjadi kenangan yang indah buat pasangan.

Dalam proses pendekatan atau pacaran, dia akan membuktikan bahwa dia pantas bersamamu lewat perjuangan yang panjang layaknya seperti pendakian ke puncak. Dia akan memaknai secara bertahap semua perjuangan untuk bisa mendapatkan kamu, bukan secara instant seperti para pria kekinian zaman sekarang.

Cinta kami seorang pendaki pada gunung itu murni. Bukan buatan apalagi karbitan yang sesaat hilang. Karna sesungguhnya gunung adalah candu bagi setiap orang yang sudah pernah mencicipi kenikmatannya.

Saat seorang pendaki punya kecintaan yang murni, yang tidak karbitan. Berbahagialah menjadi pasangan seorang pendaki. Karna ya kecintaanya mereka itu tidak karbitan.

Yakin gak punya niat buat punya pasangan pendaki gunung?

Salam pendaki!

Salam wanita tangguh!

 

 

 

 

Kontributor: Ayu - Mapala UMRI, Riau
IG: ayuputri606
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Jawa Barat Unggul di Hari ke-2 Kejurnas Arung Jeram R4 Pekalen 2017
Ingus: Mendaki Gunung itu Perlu Totalitas, Munafik jika Puncak adalah Bonus
Bersama FAJI Purworejo, Atlet Mapasuri UM Purworejo Ikuti Pra-PORPROV Arung Jeram di Sungai Elo
FAJI Nusa Tenggara Barat Peroleh 6 Medali di Kejurnas Arung Jeram R4 Pekalen 2017
Komik Lucu Si Otong dan Si Boki: Perjuangan Menuju Puncak Gunung



IP Anda Adalah: 54.226.41.91

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2823603)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46591)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42509)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33275)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30412)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30275)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29808)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29505)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25173)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24223)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (23978)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21090)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20410)

Tim SAR Berhasil Evakuasi Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang

Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api

Carstensz Pyramid, Tim 7 Summits Indonesia in 100 Days Sukses Gapai 7 Puncak Tertinggi Indonesia

Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat

Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada

ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu

Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos

UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina

Tersesat, Pendaki Nekat Gunung Agung Dapat Bisikan Religius