MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 27 Desember 2017 - 03:09:48 WIB

Kpa Elang Rimba Ambon Gelar Ekspedisi Pendidikan di Raja Ampat, Papua Barat

Kategori: Adventure Diposting oleh : Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong - Dibaca: 558 kali



Sorong, MapalaPTM.com (27/12) - Kpa Elang Rimba Ambon gelar ekspedisi pendidikan di SD Urbinasopen, Distrik Waegeo Timur Kabupaten Raja Ampat Papua Barat, dan kegiatan ini akan di selenggarakan pada tanggal 27 Desember 2017.

Urbinasopen adalah sebuah kampung yang terletak di bagian timur pulau waigeo dan termasuk wilayah distrik Waigeo Timur, kabupaten Raja Ampat, provinsi papua barat - Indonesia.

Wisata alamnya cukup menarik. Setiap akhir Desember terdapat fenomena "Hantu laut" yang konon katanya adalah salah satu fenomena dari tradisi nenek moyang mereka.

Kpa Elang Rimba Ambon Adalah salah satu Kelompok Pecinta Alam yang berdiri dI kota ambon pada 10 Oktober 2003. Dengan slogan “Amor Natura Nostra Lex”  Slogan yang biasa digunakan anak elang Rimba, dan kemudian menjadi sapaan harmonis, karena itulah elang rimba masih tetap berdiri hingga abad ini, dengan jumlah anggota Hampir 60 orang.

foto : tim Ekspedisi KPA ELANG RIMBA AMBON

Berdasarkan Pasal 31 UUD 1945 adalah setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan tanpa kecuali. Pada kenyataannya, dengan kondisi negara Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari ribuan pulau, mulai Sabang sampai Merauke, kita dihadapkan dengan berbagai permasalahan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. Padahal pendidikan merupakan faktor utama dalam menentukan kemajuan sebuah bangsa.

Tingkat pendidikan yang tinggi, maka akan semakin baik sumber daya manusia yang ada, dan pada akhirnya akan semakin tinggi pula daya kreatifitas pemuda Indonesia dalam mengisi pembangunan sebuah bangsa. Namun di Indonesia, untuk mewujudkan pendidikan yang baik dan berkualitas sesuai dengan standar nasional saja masih sangat sulit.

Dengan adanya berbagai permasalahan penyelenggaran pendidikan di daerah tertinggal atau terpencil, seharusnya masalah pelayanan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat luas, melalui berbagai organisasi kemasyarakatan, NGO, dan organisasi lainnya bisa ikut terlibat dalam membantu mengatasi berbagai kekurangan layanan pendidikan di daerah terpencil.

Kpa Elang Rimba bergerak di bidang konservasi, lingungan  Hidup serta  Kegiatan lainya Berupa : Mountenering, Caving, Diving, Rock Climbing, dan Photography Alam. Peranan pentingya adalah Menjaga Kelestarian alam Sebagai Tanggung jawab Penuh atas Mahluk sosial.

Elang Rimba Ambon Melakukan Ekspedisi ini dengan segala persiapan serta Usaha Dan Doa, akhirya Memberangkatkan 4 orang anggota yaitu Aphiel, Fandy, diky, dan Matias.

Tim yang berangkat Dari Pelabuhan  Yosodarso Ambon Ke Pelabuhan sorong Pada  tgl 21 Desember  pukul 03:35 wit. sampai tiba di Sorong pada  tgl 22 Desember  pkl 22:00 dan melanjutkan Perjalanan dari Pelabuhan Rakyat Sorong ke Pelabuhan raja ampat pada tgl 24 Desember 2017.

Diky selaku  anggota ekspedisi mengatakan tujuan dari ekspedisi kal ini untuk megajarkan kepada  kepada siswa siswi SD Urbinasopen, Distrik waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat tentang membuka wawasan  menjaga serta melestarikan Alam Di raja ampat, agar kelestarian alam selalu terjaga, dan lebih tepatnya lagi tentang menjaga pencemaran laut, karena mengingat di Raja Ampat Merupakan  salah satu objek wisata yg terkenal di Indonesia mulai dari laut hingga darat.

“Semoga dengan ekspedisi kali ini, para calon generasi penerus  di raja ampat mempunyai kesadaran, dan lebih seemangat lagi untuk menjaga serta melestarikan alam di raja ampat, agar kelestarianya tetap slalu terjaga”  tutupnya.

 

 

 

 

Kontributor: Dhicky Ramuart - Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong, Papua Barat.

-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Sampah Gunung Yang Harus Dimusnahkan adalah Pendaki Vandalisme
Mapala Loka Samgraha UNDIKSHA Gelar Ekspedisi Waterfall di Bali
Ingus: Mendaki Gunung itu Perlu Totalitas, Munafik jika Puncak adalah Bonus
Mapala Mahesa Siap Gelar Diklatsar XVIII di Gunung Salak dengan Tema Berani Berilmu Berakhlak
Gempa Bumi Mengguncang Wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah



IP Anda Adalah: 54.198.164.83

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852762)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47031)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43932)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33726)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31991)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30860)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30184)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30173)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25536)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24356)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22087)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20816)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest