MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 01 Januari 2018 - 12:39:49 WIB

API Jateng: Masyarakat Gunung Slamet dapat Terancam Kekeringan

Kategori: Berita Diposting oleh : Nove Nobita - Dibaca: 1013 kali



Banyumas, MapalaPTM.com (1/1) - Aliansi Petani Indonesia (API), mengkhawatirkan adanya kemunculan bahaya kekeringan yang mengancam petani di lingkungan gunung Slamet. Hal ini dikarenakan akibat dampak adanya eksplorasi yang dilakukan oleh PT. SAE dengan mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Baturraden.
 
“Dalam proses eksplorasi saja kita sudah dapat melihat dampak yang diterima oleh masyarakat. Bagaimana banjir yang selama ini belum pernah terjadi, dalam tahun ini dirasakan oleh warga Banyumas. Pengeboran juga mengakibatkan kwalitas air sebagai sumber air minum menurun, logam-logam berat juga keluar dari sungai yang menjadi sumber irigasi bagi petani yang berada di tujuh kabupaten lereng Gunung Slamet,” papar Syukur Fahrudin di sekretariat Paguyuban Giri Rahayu, Jum’at (29/12).
 
Ketujuh kabupaten yang menjadi daerah terdampak dari proyek ini antara lain, kabupaten Pekalongan, kabupaten Pemalang, kabupaten Purbalingga, kabupaten Tegal, kabupaten Brebes, kabupaten Banyumas dan kabupaten Cilacap. 
 
Dari ketujuh kabupaten ini, Slamet salah satu warga Cilongok-Banyumas menyampaikan kegelisahannya atas dampak dari pembangunan ini. “Masyarakat  Cilongok airnya Buthek (keruh_red) banget. Dari pagi sampai malam. Warna coklatnya seperti besi yang sedang berkarat,” jelasnya.
 
Tidak hanya Slamet, Tia mahasiswa Farmasi dari Cilongok, juga menyampaikan kadar air yang telah tercampur dengan minyak. “dia diendapkan  tidak juga mengendap. Tapi masih terapung. Dan ketika airnya dipegang itu berasa lengket,” papar Tia.
 
Shondhey, sapaan akrab Syukur Fahrudin, meyayangkan pembangunan PLTP Baturraten yang tidak memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lereng Gunung Slamet. Ia melihat biaya yang dikeluarkan untuk investasi dengan nilai tujuh Triliun tidak sebanding dengan biaya kerusakan lingkungan dan dampak yang diterima oleh masyarakat yang diakibatkan oleh eksplorasi PT. SAE.

“Proses eksplorasi PLTP Baturaden yang membutuhkan air tidak sedikit, tentu akan mempengaruhi sumber mata air Gunung Slamet,” tambahnya.
 
Koordinator API DPD cabang Jawa Tengah ini, memaparkan informasi yang tersirat dalam Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) PT Sejahtera Alam Energy (SAE). Dalam UKL UPL tersebut, menyebutkan kebutuhan air untuk eksplorasi PLTP Baturaden sebanyak 40 liter /detik, artinya dalam 1 hari 1 malam kebutuhan air untuk pengeboran 3,456,000 liter. 

“Kita bisa bayangkan kebutuhan air per bulan maupun per tahun. Dari situ artinya, proses eksplorasi PLTP Baturaden diduga akan menggunakan air dari sumber mata air yang selama ini digunakan oleh masyarakat sekitar gunung slamet,” jelasnya.
 
Selain digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, air menjadi kebutuhan penting dalam sektor pertanian. Jika hal ini terjadi, maka masyarakat di sekitaran gunung Slamet dan masyarakat yang menggunakan air dari sumber mata air yang ada gunung tersebut, akan dihadapkan dengan ancaman kekeringan. 
 
Melihat dampak dari pembangunan proyek ini, API DPD Jawa Tengah menghimbau pemerintah pusat atau daerah untuk segera menghentikan eksplorasi gunung Slamet. “Selain itu pemerintah juga perlu melakukan moratorium terhadap semua investasi pertambangan di Indonesia dan mengedepankan pembangunan sektor pertanian dan industri berbasis pertanian sebagai investasi jangka panjang Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya ketika ditemui di sekretariat Paguyuban Giri Rahayu Rancamaya, Cilongok-Banyumas.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Kontributor: Humas Aliansi Petani Indonesia (API)
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...
 





Berita Terkait


Gunung Sinabung Kembali Erupsi disertai Luncuran Awan Panas Sejauh 4,6 Km
Kpa Elang Rimba Ambon Gelar Ekspedisi Pendidikan di Raja Ampat, Papua Barat
Penyanyi Rossa akan Menggelar Konser Amal bagi Pengungsi Gunung Agung dan Pemulihan Pariwisata Bali
Sampah Gunung Yang Harus Dimusnahkan adalah Pendaki Vandalisme
Mapala Loka Samgraha UNDIKSHA Gelar Ekspedisi Waterfall di Bali



IP Anda Adalah: 54.81.254.212

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2877693)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47330)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44879)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34061)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (33606)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31147)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30605)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30409)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26634)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26128)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24606)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22725)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21099)

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia