MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 02 Januari 2018 - 13:35:11 WIB

Malam Tahun Baru 2018, Pendakian Gunung Kerinci Dihimbau Untuk Tidak Capai Puncak

Kategori: Berita Diposting oleh : Nove Nobita - Dibaca: 481 kali



Jambi, MapalaPTM.com (2/1)  - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB-TNKS) menyebutkan, sekira seribuan pendaki diperkirakan akan merayakan malam pergantian tahun 2017-1018 di Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi.
 
"Ribuan pendaki dari berbagai daerah di Indonesia sudah mulai berdatangan dan melakukan registrasi di pos penjagaan di R10 Kersik Tuo sejak kemarin," kata Kepala Seksi Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) Kerinci, Nur Hamidi yang dihubungi dari Jambi, Minggu.
 
Ia mencatat per hari ini (minggu) sebanyak 200 pendaki melakukan registrasi di pos penjagaan dan telah melakukan pendakian melalui jalur R10 Desa Kersik Tuo, Kayu Aro.
 
"Hari ini yang daftar ada 200 pendaki, sementara yang sudah di atas sudah mencapai sekitar 800 orang, jadi kita perkirakan ada seribuan pendaki yang akan merayakan malam pergantian tahun di atas gunung," katanya.
 
Saat melakukan registrasi di pos penjagaan, para pendaki tersebut telah diingatkan untuk tidak mencapai puncak gunung, mengingat status gunung tersebut saat ini masih waspada lpada evel II dan masih aktif menyeburkan asap tebal putih.
 
Para pendaki atau pun wisatawan diminta untuk tidak memaksakan diri mendaki sampai ke puncak Gunung Kerinci yang memiliki ketinggian 3.805 Meter Dari Permukaan Laut (MDPL) jika cuaca di atas buruk.
 
"Pendaki jangan memaksakan sampai ke puncak untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kami juga meminta pendaki agar mematuhi ketentuan yang kami berikan," katanya.
 
Gunung Kerinci di Provinsi Jambi itu berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, yang terletak pada gugusan Bukit Barisan, dekat pantai barat dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang.
 
Saat ini jalur pendakian ke Gunung Kerinci telah memiliki dua jalur, yakni melalui Kersik Tuo, Kerinci. Kemudian melalui jalur Solok Selatan, Sumatera Barat yang baru saja disahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
 
Jalur pendakian melalui R10 Kersik Tuo kata Hamidi, memiliki empat shelter (pos perhentian). Shelter I--II dengan ketinggian 2.505 MPDL yang kondisi tanah padat dan pepohonan berakar.
 
Kemudian Shelter II--III sekitar 3.056 meter MDPL memiliki kondisi jalan mendaki, sempit dan curam. Shelter III? menuju Tugu Yudha sekitar 3.291 mdpl kondisinya juga curam dan mendaki terjal.?
 
Sedangkan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui pintu masuk jalur di Bangun Rejo, Kecamatan Sangir, Solok Selatan kata Hamidi, memiliki tiga shelter.
 
Shelter I--II sekitar 1.890 MDPL memilik jalur yang landai. Kemudian shelter II--III sekitar 2.225 MDPL memilik jalur yang licin, mendaki, curam.
 
Selain itu, dia mengimbau para pendaki atau wisatawan yang mendaki gunung tersebut untuk melengkapi alat pendakian sesuai standar operasional prosedur.
 
Alat pendakian yang memadai sangat penting dimiliki pendaki untuk menjamin keselamatan diri sendiri atau pun kelompok selama proses pendakian di Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera.

"Pendaki harus melalui pemeriksaan terkait dengan alat kelengkapan pendakian yang memadai untuk keselamatan pendaki itu sendiri," katanya menambahkan.
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: ANTARA 
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com.
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


API Jateng: Masyarakat Gunung Slamet dapat Terancam Kekeringan
Gunung Sinabung Kembali Erupsi disertai Luncuran Awan Panas Sejauh 4,6 Km
Penyanyi Rossa akan Menggelar Konser Amal bagi Pengungsi Gunung Agung dan Pemulihan Pariwisata Bali
Sampah Gunung Yang Harus Dimusnahkan adalah Pendaki Vandalisme
Mapala Loka Samgraha UNDIKSHA Gelar Ekspedisi Waterfall di Bali



IP Anda Adalah: 54.80.8.44

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2852599)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47029)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (43921)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33724)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (31985)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30857)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30181)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30171)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25646)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (25524)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24355)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22084)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20813)

Pecinta alam sebagai ekskul pembentukan karakter, Anies dukung eksistensi Sispala Jakarta

Peringati Hari Bumi, SEKBER PPA DIY Usung Tema Jogja Darurat Ruang Terbuka Hijau

Aksi Hari Bumi Pecinta Alam Bandung Raya

Mahasiswa asal Mataram Meninggal Saat Melakukan Pendakian di Gunung Rinjani

Siap Jadi Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia, Dua Putri asal Bandung Tiba di Basecamp Everest

Atlet Metala UMS Raih Juara di Lomba Orienteering Aldakawanaseta Udinus Semarang

Fenomena Alam yang Tidak Biasa, Lapisan Es Muncul di Puncak Gunung Semeru

Pecinta Alam se-Yogyakarta Kompak Menggelar Latihan Bersama Navigasi Darat di Gunung Merapi

GLADIAN NASIONAL XIV Sumatera Barat Akan Dibuka Secara Resmi Oleh Presiden RI Oktober Mendatang

UPL MPA Unsoed Laksanakan Praktek Simulasi I Untuk Calon Atlet Ekspedisi Soedirman VII

Mabim LH Mapala Mahesa Observasi TPA Rawa Kucing

7 Hari Pencarian di Gunung Merbabu, Pendaki Slovakia Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kalimenek

Dua Srikandi Indonesia Tiba di Nepal, Siap Bergerak Untuk Proses Aklimatisasi Menuju Everest