MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Rabu, 03 Januari 2018 - 21:43:59 WIB

Pagar Sepanjang 100m Melingkar di Bibir Kawah Gunung Ciremai untuk Melindungi Pendaki Pemula

Kategori: Berita Diposting oleh : Uban - Dibaca: 635 kali



MapalaPTM.com (3/1).- Sepanjang lebih kurang 100 meter garis lingkaran bibir kawah di sisi barat daya puncak Gunung Ciremai kini dipagar besi. Pemagaran bibir kawah sepanjang itu dilakukan secara bertahap oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai dalam beberapa bulan terakhir.

Pemagaran bibir kawah dilakukan sebagai penyekat, atau paling tidak mengingatkan pendaki agar tidak terlalu menepi ke arah jurang kawah gunung tersebut.
 
Terpantau “PR” pada Minggu, 31 Desember 2017, pagar terbuat dari rangkaian pipa besi dengan ketinggian merata sekitar satu meter. Pagar tersebut terpasang membentang di area pelataran puncak jalur pendakian jalur Palutungan, Kabupaten Kuningan, dan jalur Apuy, Kabupaten Majalengka
 
Pelaksana Tugas Harian Kepala BTNGC Mufrizal, didampingi Fungsional Hubungan Masyarakat Agus Yudantara, menyebutkan, pemagaran itu direncanakan akan dilanjutkan secara bertahap sampai sekeliling bibir kawah. 
 
“Paling tidak pemagaran seperti yang sudah ada sekarang akan diprioritaskan dulu di titik-titik berbahaya yang sering dilalui atau tempat tongkrongan pendaki di puncak Ciremai,” kata Agus Yudantara.
 
Dia menerangkan, pemagaran bibir kawah di puncak gunung berapi tertinggi di Jawa Barat itu, dilakukan karena belakangan ini ditenggarai puncak Ciremai banyak dikunjungi pendaki pemula minim pengetahuan dan kurang mempertimbangkan risiko-risiko kecelakaan di puncak gunung. Misalnya sengaja berdiri, duduk-duduk atau berfoto ria sesuka hatinya di tepi jurang kawah menganga.
 
“Harapan kami dengan adanya pagar di sana, para pendaki terutama pendaki-pendaki pemula asal gaya, paling tidak merasa diingatkan untuk tidak nekat menclok atau berfoto ria di tepi jurang kawah,” katanya, menambahkan.
 
Tetap diabaikan pendaki
Namun,  berdasarkan keterangan dari sejumlah pendaki maupun pantauan “PR” di puncak gunung tersebut, keberadaan pagar besi itu masih diabaikan banyak pendaki. Terpantau selama lebih kurang tiga jam di area tempat pagar besi itu terpasang, masih banyak pendaki sesuka hati melewati pagar itu dengan cara memanjatnya atau menerobos lubang kisi-kisi pagar tersebut sekadar untuk berswafoto dengan latar belakang kawah menganga.
 
Menyikapi itu, Agus Yudantara mengingatkan kepada pendaki untuk tidak berbuat nekat melewati pagar tersebut kendatipun pagar itu relatif mudah dilewati. 
 
“Kami mohon demi keselamatan pendaki jangan sampai nekat begitu. Demi gaya-gayaan difoto di puncak Ciremai, nekat berswafoto di titk-titik rawan terjatuh ke kawah melewati pagar itu maupun di titik-titik rawan lainnya yang belum dipagar,” kata Agus Yudantara. 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Pikiran Rakyat
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Mahasiswi Cantik Penggiat Alam Bebas asal Jogja Mengidamkan Pendaki Tangguh dan Bertanggung Jawab
Gunung Slamet, 2.000 Pendaki Rayakan Malam Tahun Baru 2018
Banyaknya Pendaki Nekad, Jalur Pendakian Gunung Agung diportal Besi
Malam Tahun Baru 2018, Pendakian Gunung Kerinci Dihimbau Untuk Tidak Capai Puncak
Nongki-Nongki Bersama di Posko Mapala UMY Jogja Saat Mengawali Hari Pertama Tahun 2018



IP Anda Adalah: 54.166.233.99

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2871508)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47258)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (44627)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33960)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (32960)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31056)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30452)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30363)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26295)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25994)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24546)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22569)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21026)

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest

Para Pendaki Gunung Alpen Swiss Meninggal Dunia Akibat Terjebak Cuaca Buruk

Mapala Satria UMP Siap Gelar Talk Show Dampak Mega Proyek PLTPB Terhadap Hutan Lindung Gunung Slamet

Pemutaran Film dan Diskusi Asimteris Dalam Rangka Memperingati Hari Bumi Se-Dunia

End Plastic Pollution, Tema Peringatan Hari Bumi Se-Dunia