MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Sabtu, 13 Januari 2018 - 09:46:50 WIB

Puncak Gunung Bukanlah Tujuan

Kategori: Opini Diposting oleh : Ainun Irvanto - Dibaca: 730 kali



Yogyakarta, MapalaPTM.com (13/1) - Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan alam bebas yang sedang digemari khalayak ramai, mulai dari anak muda hingga orang dewasa. Tujuan pendaki memang sangat beragam, seperti penelitian, hobi, berfoto, sekedar memuaskan hasrat dengan melihat sunrise atau bahkan hanya ingin sampai puncak agar diakui bahwa dirinya sudah pernah mendaki gunung tertentu.
 
Terkadang seorang pendaki senang jika dirinya mendapat pengakuan dari orang lain, bahwa Ia mampu mendaki gunung tertentu. Pengakuan itulah yang membuat bangga atau merasa hebat, gunung yang begitu tinggi, begitu dingin, begitu sulit untuk dilewati, mampu Ia taklukan. Saudaraku, apakah benar kebanggaan itu yang dicari? Marilah kita belajar dari kisah-kisah pendaki berikut ini.

Saudaraku, pernahkah dirimu mendengar kisah heroik sekelompok pendaki yang sangat berhasrat segera sampai puncak namun harus tertunda, mereka menganggap ada yang lebih penting ketika itu, mereka harus berbagi tabung oksigen dengan tim lain dikarenakan kadar oksigen di dekat puncak memang sangat sedikit. Sadarkah kalian itulah yang namanya sifat ksatria.

Pernahkah dirimu mendengar kisah seorang pemandu yang berhenti sejenak beberapa meter dari puncak, kemudian Ia mempersilahkan tamunya lebih dulu mencapai puncak, Ia sadar bahwa tujuannya bukan mencapai puncak, namun untuk mengantarkan tamu. Itulah yang dinamakan sifat melayani.

Seorang pendaki yang rela berjaga di flying camp sendirian, sementara tim melakukan summit attack dan merayakan kemenangan. Ia sadar bahwa tujuannya adalah untuk kepentingan bersama, jika Ia ikut naik ke puncak, maka tidak ada yang menjaga barang-barang ataupun makanan tim, bisa saja hilang dicuri orang. Itulah yang dinamakan sifat disiplin dan memahami peran.

Ada pula kisah seorang pendaki yang takbir dan bersujud di puncak gunung. Ia bersyukur, dengan Ia bersujud berarti posisi kepalanya ada di tanah, tidak lebih tinggi dari posisi pantat, artinya Ia bukan apa-apa jika dibandingkan ciptaan Tuhan yang lainnya. Itu adalah sifat rendah hati dan ketundukan pada Tuhan Pemilik gunung.

Foto: instagram @tarantula_adventure 

Saudaraku, puncak bukanlah tujuan. Di sepanjang jalur pendakian dirimu akan merasakan kebesaran Tuhan, embun dan kabutnya, dedaunan yang berguguran, semut yang menyapa di sepanjang jalur, laba-laba yang terus merajut sarang dan berdzikir pada-Nya dengan bahasanya.

Oleh karena itu, bawalah bekal lebih daripada kebutuhanmu, terkadang ada pendaki lain yang kekurangan makan, dan butuh sekedar sesuap nasi serta seteguk air darimu.

Bawalah perlengkapan P3K yang lengkap, bukan hanya untuk dirimu, namun juga untuk pendaki lain yang membutuhkan obatmu, jikalau mereka kesakitan karena luka yang didapatnya sewaktu mendaki, obatmu lah yang dapat menolong mereka. Bawalah biji-bijian tumbuhan setempat, tebarkan dikala musim hujan. Agar tumbuh dikemudian hari dan sebagian burung-burung pun memakannya.

Bawalah perlengkapan survival, siapa tahu ada selang air warga yang bocor disepanjang jalur. Bawalah kamera foto, untuk merekam peristiwa alam, matahari terbit, embun pagi, kawah perkasa, lukisan langit. Tak lain untuk mengajak para penikmat foto untuk ingat pada Tuhan. Hadirkan getaran itu, bacalah Bismillah saat memotret, karena engkau tengah merekam cahaya dari Yang Maha cahaya, itu adalah jalan dakwah bagimu.

Hentikan langkahmu menuju puncak, jika ada yang perlu dikerjakan disepanjang jalur dan itu lebih penting daripada sekedar puncak.




 
 

Kontributor: Doger JAGAT Outdoor Jogja (MAPALA Tarantula, BSI Yogyakarta)

-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM

Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 





Berita Terkait


Usus: Cara Pendaki Gunung Zaman Now Menanggapi Mitos
UPL MPA Universitas Jenderal Soedirman Bersiap Mendaki Gunung Aconcagua, Argentina
Tersesat, Pendaki Nekat Gunung Agung Dapat Bisikan Religius
Hari Sejuta Pohon, Penanaman Pohon Perlu Refleksi dan Evaluasi
Pendaki Nekat Gunung Agung Bali, Hingga Kini Belum Kunjung Turun



IP Anda Adalah: 54.81.110.186

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2883055)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47421)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45234)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34159)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34142)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31259)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30750)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30515)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26969)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26254)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24684)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22980)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21208)

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest