MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Jumat, 19 Januari 2018 - 14:58:54 WIB

Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam

Kategori: Jomblo Diposting oleh : Ainun Irvanto - Dibaca: 3804 kali



Yogyakarta, mapalaPTM.com (19/1) - Adalah Nur Baist Ulinnuha, mahasiswa cantik asal Indramayu, Jawa Barat yang sedang menempuh pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta. Ia hobby travelling dan mendaki gunung, kini Ia sedang mencari sosok imam untuk mendampinginya.

Ulin adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ketertarikannya mendaki gunung sudah nampak sejak Ia duduk dibangku SMP. Namun, karena bentuk kasih sayang yang mendalam dari kedua orangtuanya, Ia pun tidak diperbolehkan mendaki, dengan alasan khawatir akan keselamatan.

Ulin adalah wanita yang berbakti kepada orang tuanya, Ia selalu meminta ijin kemanapun Ia hendak bepergian, tak terkecuali dalam hal mendaki gunung. Keinginan yang kuat untuk bisa mendaki gunung tak henti Ia tunjukkan pada orang tuanya, Ia selalu berusaha meyakinkan orang tuanya bahwa Ia ingin sekali mendaki gunung.

Keinginan Ulin untuk mendaki gunung akhirnya tersampaikan. Berakhirnya ujian nasional ketika Ia kelas XII merupakan momen berharga. Liburan paska UNAS pun tak Ia sia-siakan, Ia meminta ijin kepada orang tuanya, alhasil orang tuanya pun mengijinkannya naik gunung.

 
 
Sumber: Koleksi pribadi
 
 
 
Gunung Papandayan adalah gunung yang pertama kali Ia daki. Pesona gunung yang memiliki ketinggian 2.665 meter DPL itu mampu menarik perhatian Ulin muda untuk mengungkapkan hasratnya akan mendaki.

Berawal dari pendakian gunung Papandayan, Ulin pun semakin tertarik untuk mendaki gunung-gunung lainnya. Hasrat untuk mendaki gunung itu dapat tersalurkan ketika Ia melanjutkan studinya di Yogyakarta.

Ulin yang mulai beranjak dewasa itu akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Organisasi Pecinta Alam, Mapala Pandawa Lima, organisasi yang ada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa (UST).

2015 adalah tahun pertamanya di MAPALAPandawa Lima. Jahe adalah nama rimba yang didapatkannya ketika Pendidikan Dasar Mapala. Bergabung dengan Mapala Pandawa Lima, merupakan anugerah bagi Jahe, karena keinginannya naik gunung dapat tersalurkan. Kini Jahe telah menambah koleksi gunung yang didaki, seperti Gunung Merapi, Merbabu, Ciremai, dan Gunung Sumbing.

Semenjak pendidikan lanjut, Jahe telah memperlihatkan bakatnya sebagai seorang pemimpin. Di bulan Februari 2017 akhirnya Jahe dipercaya menjadi ketua Pandawa Lima.

"Alhamdulillah, dari kakak-kakak angkatan telah mempercayakan Saya jadi ketua umum, tapi di sisi lain berat juga, tapi bersyukur aja, mungkin sudah jalannya," ungkap wanita yang kini menginjak usia 20 tahun itu.

Dalam periode kepemimpinannya Jahe harus menghadapi kendala-kendala dalam mengatur organisasi, kuliah serta kehidupan pribadinya. Namun, kendala-kendala itu mampu Ia selesaiakan dengan baik.

Dibalik sosoknya yang tegas, ternyata Jahe memiliki kegelisahan tersendiri. Jahe menyimpan unek-uneknya akan rasa memiliki dan ingin dimiliki, sebab sampai saat ini Ia belum memiliki kekasih hati. Padahal, semenjak SMP Ia memiliki cita-cita untuk nikah muda.

Keinginannya untuk menikah muda harus rela ditunda, karena Ia pernah mendapat nasehat dari orang tuanya bahwa Ia harus bersabar sampai kuliahnya selesai.
 
 
 
 
Sumber: Koleksi pribadi
 

 
Jahe sampai saat ini masih mencari sosok yang mampu membimbingnya. Ia mengungkapkan bahwa tampang ganteng tidak menjadi prioritasnya.

"Yang penting se-iman, terus mampu bertanggungjawab (menghargai perempuan), masalah ganteng itu bisa dipoles, dan yang penting postur tubuhnya lebih tinggi dari Aku," ujarnya.

Ulin juga mengungkapkan bahwa Ia lebih menyukai laki-laki yang memiliki hobi yang sama dengannya, yaitu mendaki, terlebih lagi jika anggota Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA).

"Ibaratnya kalau Mapala itu sudah tau baik buruknya kita, dan bisa saling memahami satu sama lain. Meskipun terkadang memiliki pandangan yang berbeda, namun masih satu arah," tambahnya.

Apabila para cowok-cowok petualang atau pendaki atau traveller yang ingin kenal serius lebih dekat dengan Ulin (Jahe), Silahkan bisa langsung DM ke Instagram-nya yaitu @jahehitam atau kirim Biography-nya ke email mapalaptm@gmail.com. 
 

Hayooo Mbloo, Buruan langsung Japri ke Instagramnya @jahehitam sebelum diambil oleh para petualang-petualang yang lainnya.


 
 



Kontributor   : Ainun "Usus" Irvanto - Madapala UAD Yogyakarta
Narasumber : Nur Baist Ulinnuha "Jahe", Ketua Mapala Pandawa Lima, FKIP-UST, Yogyakarta

-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook : MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM

Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 

Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com

#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.

Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api
Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat
Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada
ICC Gelar Indonesian Climber First Ascent Expedition Bumi Rafflesia, Bengkulu
Jalur Pendakian Gunung yang Resmi Ditutup, Update Januari 2018



IP Anda Adalah: 54.160.153.233

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2833294)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46722)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42951)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33402)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30924)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30544)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29927)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29796)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25312)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24635)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24093)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21422)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20522)

Nagapala SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Musang Ke-II

Eko Pasem, Siap Menahkodai Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang

Canyoning: Olahraga Extreme yang Memacu Adrenalin

Wadah Kompetisi Orienteering Bergengsi- METALA Mengadakan Event Lomba Nasional MOC III

Jumlah Pendaki dari Tibet Menurun Drastis, China Ubah Ketinggian Gunung Everest

Debit Air Cisadane Meluap, Banjir Kiriman Mengancam Bibit Mangrove di Tanjung Burung

Diksar Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong Angkatan XII Lahirkan Endemic Camp

Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung

Lahirkan Penulis Masa Depan, METALA FEB UMS Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Seluruh Anggota

Evakuasi Pendaki Gunung Raung Terhambat Akibat Cuaca Buruk

Gelar Mabim Rafting, Mapala Mahesa Mendapat Tanggapan Pelatih FAJI Kota Tangerang

Pendaki yang Hilang di Gunung Raung Telah ditemukan Meninggal di Puncak Tusuk Gigi

Mengungkap Cerita Mistis Hilangnya Pendaki di Gunung Raung