MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Senin, 29 Januari 2018 - 21:45:44 WIB

Gunung Agung: Pendaki Nekat Asal Itali Berhasil Dicegah Oleh Relawan Pasebaya

Kategori: Berita Diposting oleh : Nobitan - Dibaca: 448 kali



Bali, MapalaPTM.com (29/01) - Relawan Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung Karangasem mencegah dua wisatawan asal Italia naik ke Gunung Agung, Minggu (28/1). 
 
Dua wisatawan asal Italia itu, Emanuale Biodo, 27, dan Vinorio Panese, 28, itu pun membatalkan keinginan mereka mendaki Gunung Agung. Mereka diberikan arahan oleh Ketua Pasebaya, I Gede Pawana, agar tidak melintas dan naik Gunung Agung karena sewaktu-waktu bisa erupsi.
 
Semula rombongan relawan Pasebaya Gunung Agung beranggotakan 30 orang hendak memasang jalur evakuasi di setiap pertigaan jalan menuju Gunung Agung. Selanjutnya mereka menuju Pura Pasar Agung yang merupakan jalur pendakian Gunung Agung.
 
Mengingat jalur dari parkir bagian bawah Pura Pasar Agung hingga parkir atas sejauh sekitar 1,5 kilometer tertutup ranting-ranting pohon yang bertumbangan, maka rombongan tidak bisa naik dengan kendaraan. Maka rombongan relawan berjalan kaki sambil bawa pisang dan buah-buahan lainnya untuk pakan kera. 
 
Setiba di parkir atas Pura Pasar Agung, rombongan istirahat sejenak. Dalam perjalanan kembali ke Sekretariat Pasebaya Gunung Agung di Banjar Wates Tengah, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, rombongan bertemu dua wisatawan Italia mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 3719 QJ. Relawan pun mencegat dua wisatawan itu. Selanjutnya diberikan peringatan agar tidak melanjutkan perjalanan. Selain jalur tertutup ranting pohon bertumbangan juga tidak boleh naik Gunung Agung.
 
Kedua wisman Italia itu, Emanuale Biodo dan Vinorio Panese itu sempat menolak diajak kembali. Setelah berulang kali diberikan pengertian, akhirnya wisman  itu mengurungkan tekadnya naik Gunung Agung. “Kami bertemu wisatawan Italia, saat perjalanan pulang. Kami cegat agar tidak naik Gunung Agung, kalau itu dibiarkan kami jadi repot mengevakuasi,” jelas Gede Pawana didampingi Perbekel Desa Peringsari, I Wayan Bawa. 
 
Kasus wisatawan asing nekat mendaki Gunung Agung dalam status Awas, terus saja terjadi. Pada Kamis 28 Desember 2017, tiga wisatawan asing asal belahan Eropa Timur nekat mendaki Gunung Agung dari jalur berbeda. Mereka masing-masing Evgenii Klepikov, 36 (asal Rusia), Martin Latvia Riga, 41 (asal Ukraina), dan Yephen Vorobiei, 28 (asal Ukraina). Begitu balik dari pouncak Gunung Agung, mereka pun sempat diinterogasi Pasebaya Gunung Agung dan jajaran Polsek Bebandem.
 
Sementara pada Jumat 29 Desember 2017, seorang wisatawan dari Estonia, Jaano Rassa, 44, nekat mendaki Gunung Agung. Uniknya, Jaano Rassa turun dari puncak Gunung Agung dengan cara terbang layang menggunakan parasut. Selanjutnya pada Kamis (4/1) dinihari, duo Ausie, Ricky Tonacia, 34, dan Jack Dennard, 26, sempat diamankan ke Mapolsek Selat sekembalinya dari puncak Gunung Agung. Aksi nekat dua turis Australia ini mendaki terungkap setelah Ketua Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung, I Gede Pawana, mendapat laporan dari relawan yang menggelar patroli di Banjar Sogra, Desa Sebudi, yang merupakan jalur pendakian dari selatan.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Sumber: NusaBali
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook.
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com.
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...
 





Berita Terkait


S.T.O.P Ketika "Kemungkinan Terburuk" Melanda Pendakianmu
Empat Pendaki Tersesat di Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang Akibat Kabut Tebal
Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam
Perlengkapan Wajib Tidak Dibawa, 2 Pendaki Gunung Panderman Tersesat
Gunung Agung Kembali Erupsi, Warga Senantiasa Waspada



IP Anda Adalah: 54.166.207.223

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2893367)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47609)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45793)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (35134)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34325)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31446)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (31035)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30649)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (27430)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26548)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24878)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (23264)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21405)

Sinergitas Pecinta Alam untuk “LOMBOK BANGKIT MANDIRI”

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia