MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Selasa, 30 Januari 2018 - 13:00:57 WIB

Mapala Satria Univ. Muhammadiyah Purwokerto Gelar Baksos di SDN 1 Suwidak, Banjarnegara

Kategori: Mapala Diposting oleh : MAPALA SATRIA UMP - Dibaca: 745 kali



Banjarnegara, MapalaPTM.com (30/1) - Bencana Tanah Bergerak yang terjadi di Desa Suwidak Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara menggerakan hati banyak pihak, tak terkecuali Mahasiswa Pecinta Alam Satria (MAPSA) Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang ikut menyalurkan bantuan untuk para korban.
 
Bakti sosial serta penggalangan dana ini merupakan sebagai bentuk kepedulian bagi mereka yang terkena musibah tanah bergerak di Desa Suwidak, Wanayasa, Banjarnegara.
 
Bantuan dari Mapala Satria tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan pengurus Mapala Satria dan diterima oleh pengurus Karang Taruna Desa Suwidak selaku perwakilan para korban.
 
Ridwan Siddiq selaku pengurus Mapala Satria menjelaskan jumlah uang yang terkumpul dari penggalangan dana selama lima hari oleh anggota Mapala Satria Universitas Muhammadiyah Purwokerto mencapai Rp 2.300.000,00, yang nantinya akan disalurkan dalam bentuk sembako serta pakaian layak pakai.
 
"Selain penyerahan bantuan kepada warga setempat, kami lakukan kegiatan di SDN 1 Suwidak dimana salah satu sekolah yang terkena dampak dari bencana tanah bergerak”, ujar Ridwan Siddiq.
 
Foto: Pengurus Mapala Satria Memberikan Bantun di Desa Suwidak, Banjarnegara
 
Selain penyerahan bantuan kepada korban bencana, Mapala Satria juga mengadakan kegiatan berupa soft outbond kepada seluruh siswa-siswi SDN 1 Suwidak yang jumlah 151 siswa dari mulai kelas 1 sampai kelas 6.
 
Siswa-siswi SDN 1 Suwidak juga mendapat bantuan berupan alat tulis, dan beberapa tas yang diterima oleh Mapala Satria dari para dermawan.
 
Bapak Tuwaris selaku Kepala Sekolah SDN 1 Suwidak mengaku senang atas kedatangan teman-teman Mapala Satrtia, beliau menuturkan, "Bantuan yang diberikan sangat membantu bagi mereka, selain akan menumbuhkan semangat kepada siswa-siswi kami, kedatangan teman-teman akan mengembalikan lagi mental mereka yang kemaren cukup terganggu atas bencana yang telah terjadi.” 
 
 
Arfila Lestari atau Gasik selaku pengurus inti Mapala Satria mengatakan, “Harapan kami kepada seluruh siswa-siswi SDN 1 Suwidak dengan telah diadakan kegiatan ini mereka dapat memperkuat mental mereka dan meumbuhkan semangat untuk bersekolah”.
 
“Peduli dengan sesama adalah mau memperhatikan dan mau memahami sesama manusia, dengan kejadian seperti ini banyak memberikan pelajaran hidup dan dapat menanamkan jiwa-jiwa sosial diatara anggota Mapala Satria”, ujar Arfila Lestari.
 
Untuk diketahui saat ini, tanah gerak yang terjadi di jalan penghubung antar desa dan antar kecamatan ini sudah sedalam 3 meter. Adapun luncurannya, sudah mencapai 100 hektar di lahan milik warga. Akibat kejadian ini, akses menuju Dusun Sikonong Desa Bantar dan Desa Suwidak terputus.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kontributor: Barto MAPALA SATRIA - Universitas Muhammadiyah Purwokerto
 
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


S.T.O.P Ketika "Kemungkinan Terburuk" Melanda Pendakianmu
Musyawarah Besar (MUBES) ke-VIII MAPALU Lahirkan Pemimpin dan Pengurus Baru
AOC II, Aldakawanaseta Universitas Dian Nuswantoro Semarang Kembali Menggelar Kejuaraan Orienteering
Hobby Mendaki Gunung, Mahasiswi Cantik Asal Jogja Siap Taaruf Mencari Calon Imam
DIKDASLU KE- IX, MAPALU UM Sukabumi Lahirkan Angkatan Mutiara Api



IP Anda Adalah: 54.198.27.243

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2882484)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (47415)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (45213)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (34150)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (34071)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (31251)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (30736)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (30507)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (26951)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (26244)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24679)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (22957)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (21203)

Sukses Gelar Try Out 1 Tim Ekspedisi Soedirman Semakin Dekat Dengan Pendakian Ke Aconcagua

Persiapan menuju Astacala Telkom University Expedition (ATEX) 2018

TARANTULA ADVENTURE Adakan Pengabdian Masyarakat di Jembatan Edukasi Siluk

Mapala Satria UM Purwokerto Siap Gelar Kompetisi Panjat Dinding Se-Jawa Bali Sumatra 2018

Buka Bersama dan Talkshow "Kompetensi dan Sertifikasi dalam Bidang Pecinta Alam"

GEMAPALA BBC Cirebon Akan Menggelar Festival Ramadhan 2018

GUNUNG BUKAN MILIK KALANGAN DAN GOLONGAN.

Derita Para Petani Salingka Gunung Talang Terkait Konflik Mega Proyek PLTPB Geothermal

Dua Srikandi Gapai Puncak Gunung Tertinggi Dunia di Everest, Seven Summiter Wanita Pertama Indonesia

Predator Sebagai Penunjang Ekosistem

Jelang Ramadhan, PMPA KOMPOS FP UNS Gelar Donor Darah

Indofest 2018 Jakarta Telah Mulai Dibuka, Pagelaran Festival Outdoor Terbesar di Indonesia

Tim Putri Indonesia asal Mahitala Unpar Bandung Menunggu Waktu Menuju Puncak Everest