MapalaPTM.com

Portal Berita Petualang



Kamis, 08 Februari 2018 - 08:04:04 WIB

Diksar Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong Angkatan XII Lahirkan Endemic Camp

Kategori: Mapala Diposting oleh : Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong - Dibaca: 243 kali



Sorong, MapalaPTM.com (8/2) - Diksar Mapala Gempa angkatan XII (Endemic Camp) di buka oleh Bapak Sirojjudin, M.Pd selaku Biro Kemahasiswaan STKIP Muhammadiyah Sorong, tepatnya di depan sekretariat Gempa.
 
Pada sambutannya beliau berpesan dan menghimbau kepada peserta, begini ucapnya "hanya kalian yang mengetahui kondisi diri kalian sendiri dan kalian harus bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan diksar, karena pendidikan tentunya berat". Bapak Sirojjudin, M.Pd sendiri merupakan Demisioner Mapala Gempa.
 
Perjalanan peserta ditempuh selama 4 jam dari kampus hingga lokasi. Lembah, jurang, sungai, danau, jalan aspal hingga jalan setapak semua lengkap, rute ini memang sengaja di pilihkan untuk peserta, cukup menguji fisik.
 
Diksar angkatan ke XII ini diikuti peserta sejumlah 5 orang yang terdiri dari 4 orang putri, dan 1 orang putra, namun ketika hari ke 2 di lapangan, satu-satunya peserta putra memilih mundur karena tidak sanggup mengikuti diksar dan ini merupakan pertama kali dalam sejarah mapala gempa ada peserta yang memilih mundur.
 
Panitia pelaksana mempersilahkan dan akan di antar kembali sampai pemukiman, sistemnya masih sama dari dulu hingga kini. Istilah bahasa jawanya "Ora enek seng nggondeli" (tidak ada yang menahan) karena kwalitas lebih penting dari pada kuantitas. 
 
Maka, jadilah peserta hanya 4 orang perempuan saja. Malam hari pertama di warnai dengan seorang peserta yang pingsan karena kelelahan. Dengan santai dan hati-hati tim medis menangani karena peserta ini hampir sering pingsan sejak awal pradiksar, namun memiliki semangat dan tekad yg kuat.
 
Hampir saja panitia mengantarnya ke klinik terdekat dan memulangkan saja peserta ini karena kondisi fisik tak memungkinkan mengikuti pendidikan. Dengan kondisinya peserta tetap memilih kembali ke bivak. Begitu seterusnya peserta ini pingsan lagi ketika malam terakhir, namun tetap saja tidak mau dipulangkan. Dari tidak mau dan tidak bisa minum obat hingga mau dan bisa minum obat demi meneruskan perjuangan pendidikan Dasar menjadi Anggota Muda Mapala Gempa.
 
Diksar di laksanakan di Hutan Malawai Kabupaten Sorong Papua Barat selama empat hari. Meskipun diksar tidak dilaksanakan di daerah gunung, malawai termasuk medan yang cocok untuk menyelenggarakan diksar, hutan Papua merupakan paru-paru dunia, termasuk kemistisannya pun masih terjaga.
 
Materi demi materi telah diberikan, dan perserta telah diuji dengan berbagai materi mental ideologi. Singkatnya senin siang matahari telah benderang, bersama 4 orang peserta yang bangga melewati aral yang ada, wajahnya begitu bercahaya meski terbalut lumpur alam papua.
 
Gema kode etik pencinta alam dan Janji Bakti mapala gempa kini telah di baca. Ucapan selamat dan semangat kian membara sembari tangan menjabat dan mencium hangatnya bendera sang saka dan bendera mapala gempa.
 
Empat orang wanita tangguh endemik papua, resmi menjadi anggota muda mapala gempa yaitu:
  1. Karaka
  2. Ganemo
  3. Gedi
  4. Ngyiri
Dengan bangga kami memperkenalkan anggota muda Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong angkatan XII Endemic Camp.
 
I Made Setyawan atau Byson selaku Ketua Umum Mapala Gempa menuturkan, "Saya berharap angkatan XII Endemic Camp dapat menjadi kader yang peduli terhadap lingkungan, tidak menutup mata dan telinga saat saudara di luar membutuhkan, selain itu bisa mengembangkan prestasi-prestasi dalam dunia pecinta alam".
 
"Meskipun mereka semua perempuan,, itu tidak menjadikan suatu alasan dalam sebuah persaingan. Cari dan temukan semangatmu disini, bawa terbang harum namanya bersama almamater Kampus Biru STKIP Muhammadiyah Sorong," ujarnya lagi
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 


Kontributor: Heni suswanti (Kweni) - Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong, Papua Barat.
 
-Media Petualang Indonesia-
Hastag #Mapala #MapalaPTM
#Facebook: MapalaPTM.com
#Twitter  : @MapalaPTM
#Instagram: @MapalaPTM
#Youtube  : MapalaPTM
 
Jika para petualang, Backpacker, Pecinta Alam, Mapala, maupun Sispala yang hobby menulis tentang Kegiatan- kegiatan Organisasinya, petualangannya, kritik kerusakan lingkungan, Wisata Alam,  dan Artikle-nya ingin dimasukan ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com, Silahkan tulisannya kirim ke email: MapalaPTM@gmail.com atau inbox ke Fanspage halaman MapalaPTM.com yang di facebook. 
 
Kami juga akan membuatkan username akun penulis dan passwordnya di portal MapalaPTM.com, agar para penulis bisa langsung memposting artiklenya sendiri ke Media Petualang Indonesia MapalaPTM.com
 
#Apabila ada teman-teman yang ingin kejuaraan panjat dinding-nya kita tayangkan di halaman MapalaPTM.com, diharapkan mengirimkan dalam bentuk artikle berita + famplet berbentuk landscape untuk judul beritanya.
 
Yuukkk Mari Menulis, Berbagi itu Indah...





Berita Terkait


Lahirkan Penulis Masa Depan, METALA FEB UMS Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Seluruh Anggota
Evakuasi Pendaki Gunung Raung Terhambat Akibat Cuaca Buruk
Gelar Mabim Rafting, Mapala Mahesa Mendapat Tanggapan Pelatih FAJI Kota Tangerang
Tim SAR Kembali Diberangkatkan Untuk Pencarian Pendaki Tersesat di Gunung Raung
Gunung Talang: 15 Pendaki Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan



IP Anda Adalah: 54.160.153.233

Translate



Kategori



Gallery Foto


Dua Tokoh Petualangan di Indonesia
Yuni & Cahyo
Mila Ayu Haryanti - 7 Summiter Indonesia in 100 days
Mila Ayu H
Kang Bongkeng dan Portal Berita Petualang MapalaPTM.Com
Djukardi Bongkeng
APGI: Assosiasi Pemandu Gunung Indonesia
APGI
Vicky Gosal, Seorang tokoh petualangan di indonesia
Vicky Gosal
Tim Putri Seven Summit Indonesia "Wissemu" Mahitala Unpar, Bandung
Hilda & Fransisca



Sekilas Info

Mayor John Wesley P, Bpk Arung Jeram Dunia dgn pertama kali susuri Sungai Colorado sejauh 250 mil

Apakah Anda Tahu? Salah Satu Jalur Pendakian Termahal di Dunia yaitu di Gunung Carstenz, Papua

Berkemah di alam terbuka, mengasah kreatifitas anak & mampu hadapi tantangan utk selesaikan masalah

Green Boots adalah sebutan Mayat yg tdk teridentifikasi dan menjadi acuan arah ke puncak Gn Everest

Senyuman dpt menularkan kebahagiaan kpd orang lain, Senyum yg tulus bermanfaat dlm meraih kesuksesan

Pemandu pendaki gunung Nepal Appa Sherpa telah mendaki puncak Everest 18x

Semua pendaki Gn Everest dan tim pendukung wajib angkut sampah 8 kg ketika turun

Remaja masa kini lebih lancar berkomunikasi di sosial media, dibandingkan di kehidupan nyata

Sherpa di Nepal anjurkan makan bawang putih, Cegah rasa tidak nyaman krn ketinggian gunung

Pikiran positif Anda akan menuntun kehidupan Anda pada hasil yang positif

Penelitian Menemukan Seorg yg Cintai Lingkungan adlh yg lebih diinginkan u/ Hubungan Jangka panjang

Melamun terbukti mampu buat Seseorang lebih kreatif & merangsang otak memunculkan ide-ide kreatif

Cuaca buruk, Jangan Aktifkan Hp di atas gunung jika tak ingin tersambar petir

Masih Jomblo? Mau Cari Pasangan Hidup yg bisa diajak Berpetualang? Join Yukkk di Kolom Jomblo





video klip hasil karya musik dari musisi IWA K yang turut mendukung #WALHI (2833294)

Merinding, Baca Sms Terakhir Supriyadi Saat Nyasar di Gunung Semeru (46722)

Pendaki asal Jakarta Meninggal Dunia Saat Mendaki ke Puncak Gunung Tertinggi di Indonesia, Carstenz (42951)

Gunung Semeru Memakan Korban Lagi, Pendaki asal Depok Tewas di Kalimati pagi tadi (33402)

Cerita Unik Dan Menakutkan Dibalik keindahan Gunung Kerinci Jambi (30924)

LOTENG Resmi Buka Jalur Baru Rinjani Terindah Terlandai & Terdekat (30544)

Pendaki yang Hilang ditemukan telah Tewas Jatuh ke Jurang sedalam 150 Meter (29927)

Mapala itu Garda Terdepan di Setiap Bencana, Sistem Diksar Dibenahi & Bukan Mapalanya dibubarkan (29796)

Kronologis Meninggalnya Pendaki asal Depok di Kalimati Gunung Semeru (25312)

Pendakian Gunung Sindoro-Sumbing Terbaru Januari 2016 (24635)

Guider Mahasiswa UIN Jatuh Ke Dasar Goa Terdalam di Indonesia, Maros Sulsel (24093)

Kronologis Meninggalnya Ike Suseta Adelia Asal Palembang di Gunung Rinjani (21422)

Kronologi Hilangnya Pendaki asal Cirebon di Gunung Semeru (20522)

Nagapala SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Musang Ke-II

Eko Pasem, Siap Menahkodai Mapala Mahesa Universitas Muhammadiyah Tangerang

Canyoning: Olahraga Extreme yang Memacu Adrenalin

Wadah Kompetisi Orienteering Bergengsi- METALA Mengadakan Event Lomba Nasional MOC III

Jumlah Pendaki dari Tibet Menurun Drastis, China Ubah Ketinggian Gunung Everest

Debit Air Cisadane Meluap, Banjir Kiriman Mengancam Bibit Mangrove di Tanjung Burung

Diksar Mapala Gempa STKIP Muhammadiyah Sorong Angkatan XII Lahirkan Endemic Camp

Evakuasi Pendaki Hilang yang Telah Meninggal di Puncak Tusuk Gigi Gunung Raung

Lahirkan Penulis Masa Depan, METALA FEB UMS Gelar Pelatihan Jurnalis Bagi Seluruh Anggota

Evakuasi Pendaki Gunung Raung Terhambat Akibat Cuaca Buruk

Gelar Mabim Rafting, Mapala Mahesa Mendapat Tanggapan Pelatih FAJI Kota Tangerang

Pendaki yang Hilang di Gunung Raung Telah ditemukan Meninggal di Puncak Tusuk Gigi

Mengungkap Cerita Mistis Hilangnya Pendaki di Gunung Raung